icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Kado Dari Masa Lalu

Bab 22 Ruangan rapat

Jumlah Kata:850    |    Dirilis Pada: 06/06/2025

ik dan tatapan penuh kecurigaan menyelimuti setiap sudut. Pengakuan pengkhianatan ya

tajam menembus kerumunan. "Ini

Buka bab ini

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kado Dari Masa Lalu
Kado Dari Masa Lalu
“Di ulang tahunnya yang ke-35, Declan Montereau mendapat "kado" paling mengejutkan sepanjang hidupnya: seorang bocah laki-laki berusia empat tahun yang berdiri di depan pintu rumahnya, dengan mata abu-abu yang begitu familiar dan sebuah kalimat yang mengguncang dunia Declan. "Namaku Elio... Mama bilang, kamu ayahku." Declan, pria yang selalu menolak pernikahan, tidak pernah tertarik membangun keluarga, dan terlalu sibuk mengejar kejayaan bisnisnya, kini terjebak dalam satu kenyataan pahit-ia mungkin saja sudah menjadi ayah tanpa pernah mengetahuinya. Wajah Elio adalah cerminan dirinya di masa kecil, dan setiap gerak-geriknya menyayat logika yang selama ini Declan banggakan. Ia mencari penjelasan, bukti, dan siapa perempuan dari masa lalunya yang membawa serta rahasia sebesar ini. Pertanyaan demi pertanyaan menghantuinya: Bagaimana bisa seorang pria yang bahkan tidak percaya cinta... memiliki seorang anak? Dan yang paling membuatnya gila: mengapa wanita itu pergi tanpa mengatakan apa pun selama ini?”
1 Bab 1 Kado dari Masa Lalu2 Bab 2 penuh pikiran3 Bab 3 membuat pikirannya kalut4 Bab 4 perjuangan menjaga Elio5 Bab 5 masa lalu yang terus menghantui6 Bab 6 penderitaan yang mereka lalui7 Bab 7 Apa tujuan mereka 8 Bab 8 bukan musuh9 Bab 9 menguatkan dirinya dan putranya10 Bab 10 persembunyian baru yang sudah disiapkan11 Bab 11 penentuan nasib mereka12 Bab 12 keputusan Declan13 Bab 13 penuh semangat14 Bab 14 luka yang dalam15 Bab 15 mengamati target16 Bab 16 rasa bersalah17 Bab 17 setuju bersatu18 Bab 18 harus mereka balas19 Bab 19 masih lemah20 Bab 20 menyatukan hati21 Bab 21 membahas rencana22 Bab 22 Ruangan rapat23 Bab 23 Menyatukan Kepingan24 Bab 24 Langit di atas markas25 Bab 25 Waktunya membalikkan keadaan26 Bab 26 Langit akan cerah dalam tiga hari27 Bab 27 Markas pusat siaga28 Bab 28 keinginan untuk penebusan29 Bab 29 Tiga hari sunyi yang dipenuhi reruntuhan30 Bab 30 Kita semua hilang bersama31 Bab 31 keempat penumpang