icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terpaksa Jadi Playboy

Bab 2 Si Pembuat Celaka

Jumlah Kata:809    |    Dirilis Pada: 21/05/2025

E

h aku mendadak menginjak rem di sebuah perempatan.

kan yang sangat keras saat mobilku menabrak mobil lain itu. Tapi setelah it

elinga. Kupastikan bunyi itu bukan berasal dari mobilku. Mungkinkah dari mobil yang kuta

pingnya. Kulihat seseorang di belakang kemudi, tampaknya tak sadarkan diri. Kepa

depan mobilku juga ringsek. Tingkat kerusakannya sepertinya

g. Sebab, meski hanya mengandalkan penerangan lampu ja

ng memiliki mobil seperti mobil yang aku tabrak itu?

ar-samar aku mulai mengenali sosok yang kepalanya terkulai di a

ok yang menjadi korban dari ulahku itu, tapi tidak bisa. Sepert

-ya ampun, aku baru mengingat namanya di saat seperti ini-masih duduk di sebelahk

l namanya. Dia masih hidup, 'kan? Iya, 'kan?! Astag

hana

atianku. Aku mencari-cari sosok yang berteriak i

jang berwarna putih yang mirip dengan pakaian yang

perhatikan. Aku berteriak keras, meminta tolong pad

orban jiwa, aku masih sempat memuji seorang gadis asing? Gila kau, Kenzo! Fokus pada kecelakaan ini! Otakku

ar suaraku. Ia bahkan berlari ke balik mobil yang aku tabrak,

" sergahk

sarkan aku selama ini. Jadi dia adalah

perjalanan bisnis ke Eropa. Aku tak mengira, jadwalnya bisa dipercepat se

wa Papi yang terluka ke tepi jalan. Mulai menyesali

i jok sebelah jok pengemudi-ya ampun, ternyata dia adalah asisten P

adis itu, orang-orang mulai berdatangan untuk melihat apa yang terja

daan Papi. Beliau masih hidup, tapi aku

*

U

yaku pada Pak RT saat menyadari bahwa masih ada korban s

karena mereka terjepit. Kita bawa

Pak RT. Sehingga, Pak RT menyuruh putranya mengan

n orang yang tengah melihat lokas

ban ke rumah sakit? Menjaga dulu

RT sangat berharap agar aku yang menemani anaknya ke rumah sakit. Apakah benar, di antara k

Asma di jok penumpang bagian depan. Di jok ten

atkan diri melihat keadaan mobil lain yang terlibat dalam kecelakaan terse

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terpaksa Jadi Playboy
Terpaksa Jadi Playboy
“Semakin aku menjauh, dia malah semakin mendekat. Padahal aku sudah menolaknya mentah-mentah, tapi berbagai peristiwa justru membuat aku semakin sering bertemu dengannya. Kenzo yang bergaya hidup bebas, tidak sudi dijodohkan dengan Husna, gadis berhijab yang ia ragukan kemampuannya dalam menjadi pendamping hidupnya. Sebab, perbedaan di antara mereka berdua, sangat jauh. Husna yang berasal dari keluarga sederhana dan yatim piatu, tampaknya tidak akan bisa mengimbangi Kenzo yang merupakan anak tunggal pasutri pengendali kerajaan bisnis dan juga adalah seorang pengusaha muda. Kenzo dan orang tuanya lalu membuat kesepakatan. Jika dalam sebulan Kenzo tidak mendapatkan wanita lain sebagai calon istrinya, maka dia harus menikahi Husna. Jika setelah kegagalan itu, dia masih menolak Husna, maka Kenzo akan kehilangan haknya untuk mewarisi kekayaan orang tuanya yang bernilai trilyunan. Maka, Kenzo memutuskan untuk 'menebar jala' demi mencari gadis pilihannya sendiri. Ia menyasar Vita, Hima dan Putri demi mendapatkan cinta salah seorang dari mereka. Anehnya, semakin ia mengejar cinta tiga orang gadis tersebut, Kenzo justru semakin sering berinteraksi dengan Husna dan menjadi semakin dekat dengannya. Jadi, apakah Kenzo harus menerima Husna? Atau, justru Husna yang menolak Kenzo karena bisa jadi membawa pengaruh buruk bagi hidupnya?”
1 Bab 1 Insiden Pagi Buta2 Bab 2 Si Pembuat Celaka3 Bab 3 Penjual Kue4 Bab 4 Supir Keren5 Bab 5 Permintaan Bu Krisye6 Bab 6 Visi Papi7 Bab 7 Si Gaun Biru8 Bab 8 Duit9 Bab 9 Brownies10 Bab 10 Bang Ojol11 Bab 11 Drama dan Kejutan12 Bab 12 Mimpi13 Bab 13 Panik14 Bab 14 Jejaring15 Bab 15 Pulang Bersama16 Bab 16 Perhitungan17 Bab 17 Kebetulan18 Bab 18 Sepupu19 Bab 19 Matahari20 Bab 20 Terhubung21 Bab 21 Berdamai22 Bab 22 Terpaksa Jadi Playboy23 Bab 23 Tak Terduga24 Bab 24 Perkara Saling Sayang25 Bab 25 Asumsi26 Bab 26 Mati Kutu27 Bab 27 Rumit28 Bab 28 Barang29 Bab 29 Tidak Minta Digendong30 Bab 30 Satu-Satunya