terhadap kisah hidup Clara. Meskipun wanita itu mengeklaim sudah pernah ber
ang. Sudah dua jam berlalu tanpa satu pun kata di antara keduanya. "Pasien-pasienku merasa tak
, tangannya beralih memijat d
hat frustrasi adalah kucing k
well berkerut.
eperti seekor kucing kecil yang butuh bantuan. Sungguh m
seperti rubah licik. Berulang kali, dia berhasil membuatku menyingkirkan karakterku hanya de
yimpan rasa kasihan pada mangsamu." Tak lama setelah berucap, Dr. Monroe
ona Whitmore adalah musuh,"
lalu berkata dengan serius, "Sebagian besar orang yang kutemui akan me
pan yang tak berguna, dia menyahut, "Kau memotong pembicaraanku, membawa kita pada bahasan yang tak relevan. Nona Whi
untuk memengaruhi pan
ngsung, rasanya seperti ada lebih banyak yang terjadi." Tuan Blackw
e sedang menyembunyikan sesuatu. Tanpa pertemuan langsung, sulit bagiku untuk memberikan analisis
ku. Jangan kira aku tak tahu apa yang kau lakukan di penthouse waktu
uinya. Niatku memang membantunya lepas da
masih men
apa pun tetap har
aku, tapi sebelum sempat menyulutnya, Dr. Monroe
nyimpan rokoknya sambil bertanya, "La
ya kenangan buruk di masa lalu. Kita perlu menyembuhkannya sebelum be
oe, memilih tenggelam dalam pikirannya tentang
g untuk bertemu Nona Whitmore," ucap Dr. Mo
*
a masuk ke apartemen Tuan Blackwell, terutama
kwell minta. Jangan ragu untuk memberi tahu kami jika ada hal l
tanya?" ucap Clara
ona Wh
ya pikir Tuan Blackwell menggunakan sen
njelaskan, "Kami mendapatkan akses melalui kunci cadangan elektronik yang disediakan oleh man
k yang ditunjukkan padanya. "Ah, begitu rupanya. Saya khawatir
ingin ditanyakan lagi, maka kami akan pamit. Semoga hari Anda menyenangkan," u
u hal; meminta pinjaman kunci cadangan elektronik hanya akan menimbulkan kecurigaan
uh Clara, lalu dengan dramat
ari, semakin sulit menemukan jalan keluar. Bahkan Ms. Ellison, ya
gas menuju kamar untuk mencarinya. Tak menemukannya di kamar, Clara melangkah menuju ruang cuci
membuka lipatan pada kartu tersebut. Dia
pon apartemen. Sebuah ide muncul, dia bisa menggunakannya untuk menghubungi Dr. Monroe dan menyus
s mendekati telepon dan menghubungi Dr. Monroe sesuai nomor yang tertera pada
n, sebuah suara
eolah-olah tak percaya bahwa dia benar-benar terh
. Monroe terdengar ragu
artemen. Tuan Blackwell tak ada di sini sekarang, jadi aku mengambil kesempatan in
jangan di
gung. "Y-ya? Ken
Sekarang bukan waktu yang tepat untuk
icara dengan
lemah. Dia bisa mendengar suara Tuan Blackwell di sebera
seru Dr
rikan padaku ponsel itu." Suara Tua
dia adalah ... baiklah,
tuskan untuk mengakhiri panggilan telepon. Tangannya menempel
ung dilaksanakan, tapi upaya Clara tak sia-sia. Tuan Blackwell memercayai b
/0/24387/coverbig.jpg?v=1586ce787c5a25c5e99f610d20133ad0&imageMogr2/format/webp)