icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Duet Maut Janda dan CEO Badass

Duet Maut Janda dan CEO Badass

Penulis: Royalphi
icon

Bab 1 Perlakuan Mereka

Jumlah Kata:1208    |    Dirilis Pada: 27/10/2021

ihat, siapa yan

di lantai. Gaun merahnya yang membarah sedang memberitahu orang-orang bahw

inginkan agar semua melihat diriny

gan manja. Sesekali bibir pria tersebut menciumi kepalanya denga

inya karna perlakuan hangat dari pria di sampingnya. Dengan sengaja, dia mem

a. Dia bisa melakukan apa pun bahkan untuk mematahkan tulang-tulang mereka. Kukunya sengaja di cat warna merah, men

n oleh wanitanya. Dia melirik dengan sengaja kepada orang-orang yang berani menyakiti wanitanya,

ita kesayangannya. Lalu mengecup bibir itu sekali dengan sangat lembut dan hangat. Tangann

ah mereka yang berani menghina kekasihku!" titah

mau melepaskan satu orang pun yang lo

nnya. Pria tersebut tersenyum. Setelah semua orang di bawa pergi

ingin mengecewaka

mar hotel di tengah tubuh yang memanas ini. Ada di ruang kantornya, mereka harus melakukanny

hun ya

ah kaki pria. Harus menurut apa pun!" mertu

ng untuk di ungkit. Bahkan yang tak ada, dibuatnya menjadi ada. Tidak akan puas j

sudut meja yang tadi telah dia bersihkan.

h bersih maka suami akan tenang," keluhnya lagi dengan

rang ibu mertua yang penyayang dan berhati lembut. Selama setahun Vina dan Gerry berpa

itu hanya

aat kedua orang tuanya secara tiba-t

ntung sekali untuknya mendapati satu rumah besar pemberian orang tua Vina. Ta

-Gerry, telah menjadi direktur di perusahaan yang dia dirikan. Perusahaan itu memang dib

ya. Dia menangis sejadi-jadi sambil merapi tubuh kedua orangnya. Namun, sebuah perkataan menenangka

a itu?!" Siska menunjuk ke wajahnya, kesal mendengar ta

mbutuhkan itu. Semua perlakuan langsung berubah

iska menggaruk kepalanya dengan wajah frust

keluarga Gerry, dan merekalah yang melarangny

bil melemparkan sikat ke wajah Vina yang baru saja

membuat mereka juga memandang rendah Vina. Memang siapa dirinya? Hanyalah seorang istri yang b

memberikan makanan sisa seolah Vina memang

rah dari ini, lalu bertindak lebih drama dari ini. Kemarin, bahkan dia berpura-pura bahwa Vina telah men

rima olehnya. Gerry akan menghardik Vina karna dia per

singkat yang membuat Vina b

enyukai aku

rus melakukannya, padahal ada dua pembantu lainnya yang sedang menga

rsenyum getir, tubuhnya yang lemas dia

sama kedua orang tuamu! Dasar jalang ini," keluh Siska sambil memegang

itu, dia ingin mertuanya bahagia, karna Vina telah cukup memegang uangnya sendiri. Tanpa menyada

gaji dari suaminya, perlakuan baik dari suam

i tampak lusuh. Kerahnya melar dengannya warna

eli baju untuk dirinya sendiri,

r hanya karna kau diam di sana!" bentakan dari Siska membuatnya

p juga sama seperti dirinya. Karna Siska sangat menginginkan cucu laki-laki, tapi yang k

yang tidak mampu melahirkan anak laki-laki. Padahal, penentu jenis kelamin d

a semua. Membuat Vina sering menangisi perlakuan mereka. Dia harap, ha

sedang

ang, pelukan kecil itu membuat

AMBU

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Duet Maut Janda dan CEO Badass
Duet Maut Janda dan CEO Badass
“WARNING 21++ DIPEBUHI DENGAN ADEGAN KEKERASAN, SEKS DAN LAINNYA. TOLONG BIJAKLAH . "Sekarang, kau lihat, siapa yang ada di bawah?" ** Vina Pryanika, seorang janda 29 tahun yang harus bercerai dengan suaminya. Dia tidak pernah bekerja sebelumnya, membuat dirinya kesulitan untuk mencari pekerjaan untuk menghidupi dirinya dan anaknya sendiri. Suatu hari, ketika dia mabuk, Vina menampar seorang pria yang ternyata adalah Eros Gaharu. Seorang CEO dari perusahaan teknologi terkenal, yang dikenal mempunyai desikap tempramental, bebas, dan kejam. Karna insiden itu, Eros meniduri Vina yang pingsan karna mabuk sebagai bentuk balas dendam. Sedangkan Vina, menginginkan balas dendam untuk keluarga mantan suami dan mantan suaminya. Dia ingin mereka ada di bawah kakinya lagi, dan hancur seperti dirinya. Keduanya membuat sebuah kolaborasi yang mematikan untuk keinginan masing-masing. Apakah ini hanya tentang kolaborasi? Atau tentang lainnya yang tidak mereka perkirakan?”