icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Cruel Prince

Bab 3 Bekas luka

Jumlah Kata:1348    |    Dirilis Pada: 25/10/2021

Cruel

y Natali

perlahan, meski tidak sepenuhnya ia lupakan. Semuanya sudah berakhir dan tidak ada yan

ersit

asuk ke universitas yang cukup terkenal itu. Salah satunya, N

an melengkapi administrasi, Nathasya

i waktu sekolah..." gumam Nathasya, karen

kan dengan bermain media

jut ketika melihat foto Zakra dengan seorang wanita di facebook. Foto

memutuskan kontak. Ia tidak lagi saling add/follow di media sosial, ta

yang cukup mendukung, penampilan wajah dan fisiknya juga sempurna sebagai

empuan mana saja..." pikir Nathasya pelan sambil

athasya mulai menat

dalam hidup yang jauh lebih

tahun k

u sama lain dan bahkan bertemu dengan mantan kekasihnya Zakr

beruntung bisa datang untuk menghadiri konsernya..--"

ang banyak itu. Setelah cukup berkeliling, Nathasya pun mengambil beberapa k

*

an beberapa band yang ak

ya rambut sederhana mengalir dengan setengah diikat untuk mengambil bagian dari poninya, dengan make-up sederhana d

guna

na masih banyak yang berniat untuk menyewa, maka

k di sini.." Nathasya duduk perlahan

ari, seseorang telah memperhatikan

ata salah satu pelayan sambil membawaka

a menolak tawaran minum, lalu mengambil su

g temui aku di kamar

gumam Nathasya

kuti instruksi dari penulis surat tersebut untuk ber

gumam Nathasya saat sudah

Tok...

encoba men

rek

, there was a king size bed, wi

asya berjalan pelan, tiba-tiba lampu p

nik, keringat gugupnya mulai membasahi permukaan kepalany

elas dari belakangnya, Nathas

belakang, tiba-tiba membuat Nathasya m

mohon!" Nathasya berteriak den

, seseorang yang kini memeluk tu

ap pria yang membuat Nathasya terdiam

u dan ini... senior Zakra.." kat

ai dan tatapan penuh nafsu seperti biasanya. Sekarang ya

a mendesah tepat di telinganya, sa

rlihatkan belahan dada beg

ah apa yang kau lakukan!!" Nathasya berteriak

n tubuhmu semakin menggoda.." kata Zakr

aku Senior

akan lebih bersemangat lagi..."

" Nathasya menghela napas la

raku.." kata Zakra sambil menarik paksa tubuh Nathasya, l

pan cermin besar dan tinggi. Zakra mencengkeram dagu Nathasya, dan tangan satunya mengelus perut dan paha Nathasya. Mulutny

an..." Jeritan dan desahan Nathasya

perawananmu untukku sayang.." Zakra menggigit daun t

anusia serendah dirimu!!" Jeritan Natha

Zakra melepas gaun Nathasya dengan perlahan men

n.. um

ngkangan Nathasya. Perlahan ia merasakan selangkangan Nathasya dengan jari tengahnya. Tentu saja Nath

uara cium

an sayang.." Seringai dan tatapan nafs

berani meningga

..." ja

Nathasya, saat Zakra menggigit bahunya dengan

ior.." Nathasya menger

a setelah kamu pergi lima tahun yang lalu !! " Bentak Zakra samb

dengan berlinang air mata, karena Zakra kali ini sangat b

asakan hukumanmu yang telah aku tanggung selama lima tahun ini.." bentak Zakra

i.." Nathasya meringis ke

mu!!" Bentak Zakra sambil menjambak rambut panjan

gi Senior, tolong..." Na

ntak Zakra dan membuat Nathasya semakin ketakuta

akra membelai lembut rambut Nathasya dan menciu

bahkan keluargak

a keluargamu mencoba memisahkan kita!!!" Zakra menggigit bahu Nath

melepaskanmu lagi..." Zakra terlihat gila dan sangat m

rus diancam oleh keluargamu!!" Bentak Zak

gannya dengan penuh nafsu. Sementara

dengan tatapan membunuh. Nathasya hanya menahan air matanya, m

mas area intinya. Genggaman tangan Zakra benar-benar kasar, da

li ini berakhir. Tubuh Nathasya dipenuhi bekas ciuman, bahunya

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Cruel Prince
The Cruel Prince
“Mature | Vampire - Fantasy - Gore- Romance Novel ini mengandung gore 85% "Kau hanya milikku, dan hanya aku yang boleh menyentuh seluruh tubuh ini!" bentak si pria sambil menjambak rambut panjang sang kekasih yang tengah terisak dan meringis kesakitan. Terjebak dalam cengkraman pria maniak sex, dan sangat terobsesi dengan gadis-gadis perawan. Cinta pertama yang akhirnya membawa penderitaan dan siksaan yang tiada akhirnya Semua impian mau pun harapannya seakan sirna. Akankah Nathasya mampu menghadapi segala penderitaannya?”