icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Patah Hati Terlalu Dalam

Bab 9 menghancurkan mereka berdua

Jumlah Kata:916    |    Dirilis Pada: 11/04/2025

itu seolah-olah isi di dalamnya adalah kunci untuk membongkar semua kebohongan yang selama ini menjeratnya. Ia dapat merasakan degup jantungnya

tentang keluarganya, tentang dunia yang tidak kamu ketahui-dunia yang jauh lebih kelam dari yang kamu kira. Dan kamu

ngat penting yang sedang disampaikan, sesuatu yang selama ini tersembunyi di balik semua kebohongan yang diciptakan. "Apa

idak bersih. Semuanya dimulai dengan ayahnya, yang sudah lama terjerat dalam berbagai transaksi ilegal. Dan Adrian... dia terperangkap dalam

ia anggap sebagai kekasihnya, ternyata memiliki sisi gelap yang sangat berbeda dari yang ia kenal. Ia tak bisa membayangkan b

lam kekacauan itu. Dia... dia mencintaimu, Liv. Tetapi dia terikat oleh banyak hal yang tid

ungannya. "Jika dia benar-benar mencintaiku, mengapa dia tidak memberitahuku? Mengapa dia tidak bisa terb

t. Ada banyak rahasia yang harus dilindungi, dan kadang-kadang, cinta tidak cukup untuk menyelamatkan semuanya. Bukan

alam hubungan yang penuh kebohongan, dan ia baru saja menyadari betapa dalamnya permasalahan yang dihadapi Adrian. Dalam sekejap, hatinya ya

n suara lirih, hampir tidak terdengar. "Jika semuan

gkah maju, kita harus melepaskan sesuatu yang kita cintai, terutama jika itu hanya akan menarik kita ke dalam kehancuran lebih dala

foto. Foto yang memperlihatkan Adrian, berdiri di samping seorang pria yang tampak lebih tua, dengan ekspresi yang sangat serius. Mereka berdua tampak sedang berada di dalam sebuah ruangan y

ya terdapat tulisan tangan kecil, yang seolah memperingatka

ekitarnya berguncang. Apa yang baru saja ia temui? Apa maksud dari "Proyek Kel

Adrian. Itu lebih dari sekadar bisnis atau keluarga. Ini melibatkan hidup banyak orang, dan keputusan yang akan diambil oleh keluarga mereka

ang ia mulai menyadari bahwa semuanya jauh lebih rumit daripada yang ia bayangkan. Adrian bukan hanya seorang pria yang ia cintai,

kebenaran, jika ia ingin memahami sepenuhnya dunia yang Adrian hadapi, ia harus siap menghadapi apa pun yang ada di depan. Nam

v," kata Amara pelan, "Ini tentang memilih siapa

semakin terombang-ambing, berada di antar

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Patah Hati Terlalu Dalam
Patah Hati Terlalu Dalam
“Livia Suryani, seorang CEO muda yang telah mengukir nama besar di dunia bisnis kecantikan, dikenal dengan merek skincare "Glow Essence", sebuah perusahaan yang telah mendominasi pasar dengan inovasi dan kualitas luar biasa. Livia, yang biasa dipanggil Liv, tidak hanya sukses secara profesional, tetapi juga memiliki kehidupan pribadi yang tampak sempurna. Ia bertunangan dengan Adrian Wira, pria tampan dan berkarisma yang menjalankan bisnis showroom mobil bekas yang juga berkembang pesat. Keduanya saling mencintai dan merencanakan pernikahan mereka dalam waktu dekat. Sejak awal, hubungan Liv dan Adrian memang terlihat seperti pasangan yang sempurna. Mereka saling mendukung, penuh dengan kasih sayang dan perhatian. Liv merasa sangat beruntung memiliki Adrian, yang selalu ada untuknya, baik dalam kebahagiaan maupun kesulitan. Namun, kebahagiaan Liv berubah drastis pada suatu hari yang tak akan pernah ia lupakan. Pada malam sebelum ulang tahun Adrian, Liv merencanakan kejutan spesial untuk tunangannya. Ia ingin menunjukkan betapa dalamnya cintanya kepada Adrian, dengan membuat malam itu penuh dengan kenangan manis. Liv mempersiapkan segala sesuatu dengan cermat, mulai dari dekorasi hingga hadiah yang istimewa. Namun, saat ia tiba di rumah Adrian lebih awal untuk menyiapkan kejutan, ia justru mendapati pemandangan yang membuat jantungnya berhenti berdetak. Melalui celah pintu, Liv melihat Adrian sedang bergulat dengan seorang wanita yang tidak asing baginya-Amara, anak tiri ayahnya yang baru beberapa bulan pindah ke kota. Keduanya tampak terperangkap dalam sebuah adegan yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata, saling berpelukan dan bergumul dalam keintiman yang begitu intens. Wajah Amara yang selalu tampak ramah, kini menunjukkan ekspresi penuh hasrat yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan akan dilihatnya. Liv merasakan dunia seperti runtuh seketika. Hatinya hancur, seolah ada sesuatu yang merobek setiap bagian dari dirinya. Ia tidak bisa menerima kenyataan ini. Dengan tubuh gemetar, ia bersembunyi di dalam lemari dan merekam semua yang terjadi, berharap itu akan menjadi bukti atas pengkhianatan yang baru saja ia temui. Air mata mengalir tanpa bisa ia bendung, menyesali semua yang telah ia percayai selama ini. Setelah kejadian itu, Liv merasa seluruh dunianya hancur. Adrian, yang ia percayai dan cintai dengan sepenuh hati, ternyata memiliki sisi gelap yang sama sekali tak ia ketahui. Keputusan yang berat harus ia buat, dan dengan rasa sakit yang tak terlukiskan, Liv memutuskan untuk meninggalkan Adrian, mengakhiri hubungan yang sudah dibangun selama bertahun-tahun. Namun, bukan berarti luka di hatinya langsung sembuh begitu saja. Dalam keadaan kacau dan frustasi, Liv pergi ke sebuah klub malam yang terletak di pusat kota. Ia ingin melupakan semuanya, membiarkan dirinya tenggelam dalam kegilaan malam itu. Tanpa banyak berpikir, ia menenggak alkohol hingga tubuhnya terasa ringan dan dunia di sekitarnya semakin kabur. Keesokan paginya, Liv terbangun dengan kepala pusing dan tubuh yang terasa lemah. Ia membuka mata perlahan, hanya untuk mendapati dirinya telanjang, tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhnya. Kaget dan bingung, Liv berusaha mengingat apa yang terjadi semalam, namun segala hal tampak kabur, seperti mimpi yang sulit dicerna. Saat ia hendak bangkit, matanya terbelalak melihat seorang pria tampan yang terbaring di sampingnya. Tubuhnya terbungkus selimut, namun tangannya masih melingkar erat di sekitar tubuh Liv, memeluknya dengan cara yang sangat posesif. Hatinya berdetak kencang, bingung dan ketakutan. Siapa pria ini? Apa yang terjadi semalam? Pria itu tampaknya tertidur dengan tenang, wajahnya yang tampan tampak begitu damai, berlawanan dengan kekacauan dalam diri Liv. Ia berusaha mengingat lagi, namun hanya menemukan kekosongan. Apakah ia mengenal pria ini? Atau mungkin ini hanya salah satu akibat dari alkohol yang ia minum semalam? Liv mencoba bangun perlahan, menghindari untuk membangunkan pria itu, namun takdir sepertinya memiliki rencananya sendiri. Pria itu terbangun dengan perlahan, membuka matanya, dan langsung menatap Liv dengan tatapan yang penuh misteri. Sebuah senyuman tipis terbentuk di wajahnya, namun ada sesuatu dalam tatapannya yang membuat Liv semakin bingung. "Selamat pagi," kata pria itu dengan suara serak, seolah baru saja bangun dari tidur yang sangat lelap. "Kau baik-baik saja?" Liv tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun. Ia hanya memandang pria itu, mencoba mencari jawaban dari tatapan matanya yang penuh rahasia. Apa yang terjadi semalam? Mengapa ia terbangun di samping pria ini, yang bahkan wajahnya tidak pernah ia kenal sebelumnya? Saat pria itu menarik Liv ke dalam pelukannya, Liv merasa ada sesuatu yang aneh, seperti ada hubungan tak terungkapkan di antara mereka. Namun, pertanyaan terbesar yang ada dalam benaknya adalah, siapa sebenarnya pria ini, dan mengapa dia merasa begitu terhubung dengan Liv?”