icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Patah Hati Terlalu Dalam

Bab 5 hati yang jujur

Jumlah Kata:966    |    Dirilis Pada: 11/04/2025

as di wajahnya, namun juga ada sesuatu yang lebih gelap, yang membuat Liv merasakan ketegangan yang tak bisa ia hindari. Setiap detik yang b

alam hati. Ia berusaha untuk tetap tenang, meskipun kenyataan yang ia hadapi semakin menekan dirinya.

ilang, seolah dunia yang dulu ia kenal kini tak lagi sama. "Liv, aku tahu ini sulit, dan aku tahu aku tid

ya. Tetapi semakin ia memandangnya, semakin banyak pertanyaan yang muncul dalam pikirannya. Mengap

uga penuh tekad. "Amara... dia bukan hanya anak tiri dari ayahku. Dia terlibat lebih dalam dar

esar?" Suaranya bergetar, tetapi ia berusaha untuk m

biasa. Ada banyak hal yang lebih besar, yang lebih berbahaya dari sekadar uang dan kekuasaan. Amar

a cintai, ternyata terlibat dalam sesuatu yang jauh lebih gelap daripada yang ia bayangkan. "Kenapa tidak pernah ada y

salan. "Aku tidak ingin kau terlibat. Aku ingin melindungimu. Aku tahu ini tida

ereka, kini terasa seperti kebohongan besar. Kepercayaan yang telah ia bangun selama ini hancur dalam sekejap, dan

elindungiku dari kebenaran? Melindungiku dari apa yang sebenarnya terjadi? Apa yang k

dah, dan aku tidak menginginkan semua ini terjadi. Tapi kau harus memahami, in

yang bukan miliknya, dipaksa untuk menerima kenyataan yang tidak ia pilih. Semua yang ia harapkan,

i penuh dengan keteguhan. "Apa yang benar-benar terjadi, Adrian? Kenap

tahu, Liv, aku sudah terjebak dalam semua ini sejak lama. Keluargaku, orang-orang yang mengendalikan bisnis ini, mereka semua terlibat dalam jaringan y

ang kekuasaan dan uang, bukan tentang cinta? Tentang kita?" Suaranya penuh dengan kepedihan yang mendalam, namun ada keberanian yang tumbuh d

ham. Aku mencintaimu lebih dari apa pun. Tapi hidup kita tidak sesederhana itu. Jika aku bi

uar dari mulutnya seperti sebuah keputusan yang sulit, namun diperlukan. "Aku tidak ta

ng sama, ia menyadari bahwa hubungan mereka telah berubah selamanya. Tidak ada lagi tempat bagi kebohongan dalam hid

kipun hatinya hancur, meskipun ia merasa seolah dunia runtuh di sekelilingnya, ia tahu satu hal: ia tidak bisa terus terjebak dalam masa lalu yang penuh deng

kebohongan yang ada. Liv melangkah dengan tekad yang baru, menyadari bahwa hidu

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Patah Hati Terlalu Dalam
Patah Hati Terlalu Dalam
“Livia Suryani, seorang CEO muda yang telah mengukir nama besar di dunia bisnis kecantikan, dikenal dengan merek skincare "Glow Essence", sebuah perusahaan yang telah mendominasi pasar dengan inovasi dan kualitas luar biasa. Livia, yang biasa dipanggil Liv, tidak hanya sukses secara profesional, tetapi juga memiliki kehidupan pribadi yang tampak sempurna. Ia bertunangan dengan Adrian Wira, pria tampan dan berkarisma yang menjalankan bisnis showroom mobil bekas yang juga berkembang pesat. Keduanya saling mencintai dan merencanakan pernikahan mereka dalam waktu dekat. Sejak awal, hubungan Liv dan Adrian memang terlihat seperti pasangan yang sempurna. Mereka saling mendukung, penuh dengan kasih sayang dan perhatian. Liv merasa sangat beruntung memiliki Adrian, yang selalu ada untuknya, baik dalam kebahagiaan maupun kesulitan. Namun, kebahagiaan Liv berubah drastis pada suatu hari yang tak akan pernah ia lupakan. Pada malam sebelum ulang tahun Adrian, Liv merencanakan kejutan spesial untuk tunangannya. Ia ingin menunjukkan betapa dalamnya cintanya kepada Adrian, dengan membuat malam itu penuh dengan kenangan manis. Liv mempersiapkan segala sesuatu dengan cermat, mulai dari dekorasi hingga hadiah yang istimewa. Namun, saat ia tiba di rumah Adrian lebih awal untuk menyiapkan kejutan, ia justru mendapati pemandangan yang membuat jantungnya berhenti berdetak. Melalui celah pintu, Liv melihat Adrian sedang bergulat dengan seorang wanita yang tidak asing baginya-Amara, anak tiri ayahnya yang baru beberapa bulan pindah ke kota. Keduanya tampak terperangkap dalam sebuah adegan yang tak bisa dijelaskan dengan kata-kata, saling berpelukan dan bergumul dalam keintiman yang begitu intens. Wajah Amara yang selalu tampak ramah, kini menunjukkan ekspresi penuh hasrat yang sama sekali tidak pernah ia bayangkan akan dilihatnya. Liv merasakan dunia seperti runtuh seketika. Hatinya hancur, seolah ada sesuatu yang merobek setiap bagian dari dirinya. Ia tidak bisa menerima kenyataan ini. Dengan tubuh gemetar, ia bersembunyi di dalam lemari dan merekam semua yang terjadi, berharap itu akan menjadi bukti atas pengkhianatan yang baru saja ia temui. Air mata mengalir tanpa bisa ia bendung, menyesali semua yang telah ia percayai selama ini. Setelah kejadian itu, Liv merasa seluruh dunianya hancur. Adrian, yang ia percayai dan cintai dengan sepenuh hati, ternyata memiliki sisi gelap yang sama sekali tak ia ketahui. Keputusan yang berat harus ia buat, dan dengan rasa sakit yang tak terlukiskan, Liv memutuskan untuk meninggalkan Adrian, mengakhiri hubungan yang sudah dibangun selama bertahun-tahun. Namun, bukan berarti luka di hatinya langsung sembuh begitu saja. Dalam keadaan kacau dan frustasi, Liv pergi ke sebuah klub malam yang terletak di pusat kota. Ia ingin melupakan semuanya, membiarkan dirinya tenggelam dalam kegilaan malam itu. Tanpa banyak berpikir, ia menenggak alkohol hingga tubuhnya terasa ringan dan dunia di sekitarnya semakin kabur. Keesokan paginya, Liv terbangun dengan kepala pusing dan tubuh yang terasa lemah. Ia membuka mata perlahan, hanya untuk mendapati dirinya telanjang, tanpa sehelai benang pun menutupi tubuhnya. Kaget dan bingung, Liv berusaha mengingat apa yang terjadi semalam, namun segala hal tampak kabur, seperti mimpi yang sulit dicerna. Saat ia hendak bangkit, matanya terbelalak melihat seorang pria tampan yang terbaring di sampingnya. Tubuhnya terbungkus selimut, namun tangannya masih melingkar erat di sekitar tubuh Liv, memeluknya dengan cara yang sangat posesif. Hatinya berdetak kencang, bingung dan ketakutan. Siapa pria ini? Apa yang terjadi semalam? Pria itu tampaknya tertidur dengan tenang, wajahnya yang tampan tampak begitu damai, berlawanan dengan kekacauan dalam diri Liv. Ia berusaha mengingat lagi, namun hanya menemukan kekosongan. Apakah ia mengenal pria ini? Atau mungkin ini hanya salah satu akibat dari alkohol yang ia minum semalam? Liv mencoba bangun perlahan, menghindari untuk membangunkan pria itu, namun takdir sepertinya memiliki rencananya sendiri. Pria itu terbangun dengan perlahan, membuka matanya, dan langsung menatap Liv dengan tatapan yang penuh misteri. Sebuah senyuman tipis terbentuk di wajahnya, namun ada sesuatu dalam tatapannya yang membuat Liv semakin bingung. "Selamat pagi," kata pria itu dengan suara serak, seolah baru saja bangun dari tidur yang sangat lelap. "Kau baik-baik saja?" Liv tidak bisa mengucapkan sepatah kata pun. Ia hanya memandang pria itu, mencoba mencari jawaban dari tatapan matanya yang penuh rahasia. Apa yang terjadi semalam? Mengapa ia terbangun di samping pria ini, yang bahkan wajahnya tidak pernah ia kenal sebelumnya? Saat pria itu menarik Liv ke dalam pelukannya, Liv merasa ada sesuatu yang aneh, seperti ada hubungan tak terungkapkan di antara mereka. Namun, pertanyaan terbesar yang ada dalam benaknya adalah, siapa sebenarnya pria ini, dan mengapa dia merasa begitu terhubung dengan Liv?”
1 Bab 1 menampilkan keramaian2 Bab 2 Kepanikannya3 Bab 3 menariknya kembali4 Bab 4 sebagai sosok yang penuh kasih5 Bab 5 hati yang jujur6 Bab 6 memilih hidupnya7 Bab 7 mempengaruhi keteguhan hatinya8 Bab 8 mencoba merangkai kembali9 Bab 9 menghancurkan mereka berdua10 Bab 10 merasa dikhianati11 Bab 11 menggoda hatinya12 Bab 12 Ada begitu banyak yang harus dipertimbangkan13 Bab 13 Cinta itu ada14 Bab 14 kesabaran yang menantang15 Bab 15 kekecewaan yang belum sembuh16 Bab 16 Tidak mudah untuk melupakan17 Bab 17 pengharapan18 Bab 18 janji yang mengikat19 Bab 19 menuntut keputusan20 Bab 20 Sebuah klarifikasi21 Bab 21 rasa sakit22 Bab 22 penyesalan dan harapan23 Bab 23 belum terjawab24 Bab 24 melupakan25 Bab 25 ada rasa keberanian26 Bab 26 tidak sebanding27 Bab 27 tak peduli28 Bab 28 cintai lebih dari apapun29 Bab 29 hatinya yang berantakan30 Bab 30 menghalangi