icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Diselingkuhi Saat Mengandung

Bab 3 membuat Salma menggigil

Jumlah Kata:733    |    Dirilis Pada: 10/04/2025

menggigil. Di dalam dirinya, ada kehampaan yang tak bisa lagi dihangatkan oleh apapun, bahkan ole

ontonnya. Sejak malam itu, mereka seperti dua orang asing yang terjebak dalam satu atap. Tak ada bentaka

ai di sekolah," ujar Salma sambil m

h dari tiga kalimat kepada Salma sejak malam pengakuan itu. Bukan karena tak punya k

akhirnya keluar rumah,

yang. I m

um akhirnya mematikan layar ponsel. Ia ba

ia mengulang semua yang terjadi selama beberapa tahun terakhir. Ia ingat bagaimana dulu ia rela meninggalkan pekerjaannya demi membesarkan Amara. Ia ingat malam-mal

rhenti di sebuah taman kecil yang sepi. Duduk di bangku kay

g mulai berbisik, "Kenapa kamu masih

embut, tapi keras kepala-yang menjawab, "

an, dan selalu memaafkan. Tapi kini, sesuatu dalam dirinya berubah. Ia tidak ingin hanya m

kemeja putih dan rok hitam panjang, wajahnya rapi dengan make-up tipis. Terlihat

tkan dahi. "Ka

mendaftar kerja lagi. In

Rayden. Aku enggak akan bergantung lagi pada kamu. Aku akan

i hamil. Kamu ha

ekarang? Waktu kamu sibuk tidur dengan wanita

Kali ini, tak bis

ggal di sini, silakan. Tapi kamu harus tahu... aku tidak akan menunggu kamu lagi. Aku bukan perem

olah ia baru sadar bahwa istrinya kini bukan lagi sosok yang lemah dan pa

ubah," gu

awab Salma, "kare

ahal, memandangi jam tangannya dengan gelisah. Sud

ak ada pesan. Tidak ada p

i mengetik pesan panjang,

a mau, terutama pria seperti Rayden-beristri, lelah, dan mudah dimani

jauh. Dan Clarissa benci tidak

u saja, kamu salah besar, Rayden," gumamnya samb

alik perut buncit dan mata yang letih, ia melihat seseorang yang mulai

n-bulan, ia membisikkan kata-kata kepad

baik saja. Kita akan baik-baik

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Diselingkuhi Saat Mengandung
Diselingkuhi Saat Mengandung
“Menikah karena cinta bukanlah jaminan bahwa rumah tangga akan selalu tenang dan bahagia. Itulah kenyataan pahit yang sedang dijalani oleh Salma dan Rayden. Pasangan muda yang telah dikaruniai seorang putri berusia empat tahun itu kini tengah dihantam badai dalam pernikahan mereka. Di saat Salma tengah mengandung anak kedua mereka-usia kandungannya memasuki bulan keenam-Rayden mulai berubah. Perhatian dan kasih sayang yang dulu begitu hangat kini terasa dingin dan jauh. Dan perlahan, sumber luka itu terungkap: seorang wanita bernama Clarissa, karyawan baru di perusahaan tempat Rayden bekerja. Clarissa bukan sekadar orang ketiga-ia adalah perempuan yang tahu cara memanfaatkan kelemahan Rayden, merayunya saat Salma tak lagi bisa menemani karena kehamilan yang melelahkan. Dan ketika Salma mulai merasakan kejanggalan demi kejanggalan, kebenaran yang terkuak justru menghancurkan kepercayaannya pada pria yang pernah bersumpah akan melindunginya.”