icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ditinggalkan Karena Tak Punya Gelar

Bab 5 organisasi rumah sakit yang dulu ia pimpin

Jumlah Kata:643    |    Dirilis Pada: 10/04/2025

ndal itu memang tak pernah terbukti, tapi cukup kuat untuk memukul mundur karier yang ia bangun dengan darah dan waktu. Media berhe

lagi dengan jas putih penuh tekanan atau ruangan rapat yang dipenuhi poli

u ada sesuatu yang hilang dalam dirinya. Karena tiap kali ia memasuki ruang operasi, ia merasa seperti menunggu seseor

udah tidak lagi

ngit kelabu. Rayhan sedang duduk di ruang istirahat dok

wanita. Riwayat pingsan di rumah, tekanan

a bangkit, mengenakan masker,

itarik, waktu

vi

ah. Matanya terpejam. Tapi tak

di sini?" suara

at apartemen Asri. Katanya sempat muntah darah semalam, ta

ih cepat dari biasanya. Ia memegang pergelangan t

siknya. "Kam

da re

lengkap, EKG, dan USG abdomen.

oba tetap tenang. Tapi pikirannya kacau. Kenapa Elvira bisa sep

sendirian

erut bagian atas menunjukkan tanda-tanda perdar

makan. Semua terakumulasi selama berbulan-bulan. Ia bisa membayangkan bagaim

tu masih tidur. Wajahnya tenang, tapi tubuhnya lemah. Sangat jauh dari soso

i samping ranjangnya. I

ku," katanya lirih. "Tapi aku menyesa

yang dingin. "Aku di sini, El. Kal

gelap. Cahaya lampu temaram membuat pandangannya b

r?" tanya R

n wajah. Mena

mu.

. "Masih sama. Masih keras kepala

pi otaknya bekerja. Ia mencoba duduk, ta

arus is

kamu d

tuh aku," jawab

k ingin kamu melihat aku d

iapa kamu, El. Kamu tetap perempuan yang kupilih

ut mata Elvira. Tapi dia s

ya apa-apa l

awabnya tegas. "Kal

ak. Melainkan sunyi yang menyatukan dua hati yang p

aih tangannya. "Biar aku yang

contin

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ditinggalkan Karena Tak Punya Gelar
Ditinggalkan Karena Tak Punya Gelar
“Siapa sangka wanita misterius yang dikenalnya lewat aplikasi kencan ternyata adalah Direktur Utama di rumah sakit tempat Rayhan bekerja. Awalnya, Rayhan hanya ingin mengalihkan pikirannya dari luka lama-ditinggalkan begitu saja oleh kekasihnya, Dr. Karina Ayunda, seorang spesialis bedah kandungan yang memilih menikah dengan rekan sejawatnya. Alasannya sederhana namun menyakitkan: Rayhan, meskipun seorang dokter umum yang cerdas dan berdedikasi, dianggap tidak cukup ambisius karena memilih tidak melanjutkan pendidikan spesialis. Rasa kecewa dan harga diri yang terluka membuat Rayhan menarik diri dari dunia asmara. Tapi pertemuan virtual dengan seorang wanita bernama "El" membuatnya penasaran. Obrolan mereka nyambung, topik-topik berat terasa ringan, dan perlahan-lahan luka lama terasa lebih samar. Namun saat Rayhan dipanggil untuk menghadiri rapat mendadak di lantai eksekutif rumah sakit, hatinya nyaris berhenti berdetak. Wanita yang selama ini ia ajak bicara di dunia maya... berdiri di depan ruang rapat dengan balutan jas resmi dan sorot mata dingin. "Selamat pagi, saya Dr. Elvira Maheswari, Direktur Utama rumah sakit ini." Dan saat itu, Rayhan sadar-permainan ini jauh lebih rumit dari yang ia kira.”