icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istri Cadangan

Bab 10 membangun kepercayaan

Jumlah Kata:863    |    Dirilis Pada: 09/04/2025

menjadi saksi bisu dari perang batin yang tak terlihat antara Nadia, Reza, dan Ayendra. Di ruang tamu apartemennya, Nadia dudu

g keluar dari mulut Reza bukan lagi untuk membangun kepercayaan, te

ekhawatiran. "Ibu, apa yang terjadi? Apa yang ak

za tak akan bisa mengendalikan kita lagi, Dara. Dia tidak bisa terus menu

tu dengan hati-hati. Di dalamnya, terdapat sebuah video-rekaman yang diambil dari malam yang tak terl

ngan, berbicara dengan Reza di sebuah ruangan gelap. Mereka berdua tampak bekerja sama, merencanak

yendra terdengar jelas di latar belaka

akan percaya bahwa kamu yang pantas disalahkan. Aku akan mengambil al

datang ini adalah kemarahan atau penyesalan, atau mungkin keduanya. Apa yang Reza lakukan kepada Ay

lat dalam permainan Reza. Semua itu adalah kebohongan yang tela

uang dengan amarah dan kebingungannya sendiri. "Ibu, apa yang akan kit

akan hadapi semuanya, Dara. Kita tidak akan mundur. Kita akan tunjukkan p

a perang yang dimulai Ayendra sudah mencapai titik yang tak bisa dihentikan. Video itu sudah tersebar ke tangan orang yang salah. Dan jika

ntuk menghubungi Karina. Mereka berdua perlu merencanakan lan

arina. Reza mengangkat tel

biasanya. "Ayendra sudah mengirimkan video itu kepada pengacaranya

khir, Karina. Kita masih bisa mengendalikan semuanya. Apa pun yang har

saja. Tapi aku harus jujur, Reza-aku takut.

Reza dingin. "Kita masih

ak ingin mengakui, Ayendra telah mulai mengubah jalannya permainan ini. Reza merasakan ancaman yang datan

m. Ia tahu bahwa ini adalah langkah terakhir. Dengan bukti ini, ia bisa meruntuhkan kerajaan Reza, menghancurkan setiap keb

eolah mengiringi perasaan Ayendra-perasaan lega setelah bertahun-tahun menahan amarah dan ras

nerima telepon dari pengacara. "Kami telah mendapat salinan dokumen yang disiapkan oleh pengacara Reza.

ekspresi tegas. "Kita tidak

untuk menentukan siapa yang akan menang. Dan kali ini, Nadia bersumpah, mer

tuk melakukan langkah besar yang bisa mengubah segalanya. Ayendra bergerak leb

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Istri Cadangan
Istri Cadangan
“Nadia berdiri terpaku di ambang pintu kamar tamu, tubuhnya membeku melihat pemandangan yang menghancurkan dunianya dalam sekejap. Di atas ranjang yang seharusnya hanya milik pernikahannya, Reza-suaminya-berbaring bersama wanita lain. Wanita itu adalah Karina, seseorang yang selama ini tinggal di rumah mereka dengan alasan butuh tempat sementara. Alih-alih merasa bersalah, Karina menatap Nadia dengan senyum penuh kemenangan. "Sekarang kau tahu, Nadia," ucapnya tanpa sedikit pun rasa bersalah. "Reza memilihku. Kami saling mencintai." Reza, yang seharusnya bersujud meminta maaf, justru mengangguk setuju. "Aku ingin menikahi Karina. Aku harap kau bisa mengerti." Darah Nadia mendidih. Penghinaan ini terlalu besar untuk bisa dibiarkan begitu saja. Ia mengangkat dagunya, menatap mereka dengan mata penuh tekad. "Kalian pikir aku akan menangis dan menyerah begitu saja? Jangan bermimpi." Dengan hati yang membara, Nadia berjanji pada dirinya sendiri-pengkhianatan ini akan dibayar lunas.”