icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istri Cadangan

Bab 2 Setelah kejadian

Jumlah Kata:779    |    Dirilis Pada: 09/04/2025

g baginya. Ruangan-ruangan yang dulu penuh tawa dan canda kini sunyi. Hanya ada suara langkah kaki yang terti

at tidur. Wajah mereka tampak bahagia-tersenyum, penuh harapan. Namun sekarang, semua itu hanya kenangan pahit yang harus ditinggalkan.

rikutnya. Setiap detik yang berlalu memberi ruang bagi rasa sakit yang semakin dalam, namun sekaligus memberi peluang bagi kebencian yang tumbuh

keduanya secara hukum. Ruang pengacara itu dingin, suasananya formal dan tenang, sangat berbeda dengan perasaannya

Nadia menggambarkan bagaimana semuanya dimulai, dari pernikahan yang tampak sempurna hingga penghia

Nadia?" tanya pengacara itu dengan

au mengakhiri semuanya dengan cepat? Tapi tidak, ia tidak bisa memilih jalan yang mudah. Ia

ipun perasaannya terasa berantakan. "Tapi lebih dari itu, aku i

sah dan dilindungi oleh hukum. Namun, jika Anda ingin memulai proses perceraian, kita perlu bukti pengkhianatan atau penyalah

anya dipenuhi tekad yang keras.

hukum lainnya. Ia mengumpulkan informasi tentang Karina, tentang latar belakangnya, tentang bagaimana wanita itu bisa masuk ke dalam hidupnya tanpa ia sadari. Sementar

atinya hanya dipenuhi dengan kebencian. Ia tidak ingin mendengarka

eorang mengetuk pintu. Ia membuka pintu dan mendapati Reza

ra, Nadia," katanya denga

g sulit disembunyikan. "Aku tidak ingin berbicara de

mengkhianatimu, dan aku menyesalinya. Tapi aku ingin kita meny

ngan damai setelah semuanya yang kau lakukan? Kau p

"Aku... aku akan melakukan apa s

amun penuh tekad. "Kau sudah membuat pilihanmu. Aku juga akan membuat pilihank

p pintu dengan keras, meninggalkan suaminya d

g ia kumpulkan selama beberapa hari terakhir. Bukti-bukti pengkhianatan yang ia cari mulai menunjukkan sisi gelap kehidupan Reza dan Karina.

metar, ia menulis surat. Sura

dia sudah siap untuk menghancurkan mereka, perlahan-lahan, dengan cara

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Istri Cadangan
Istri Cadangan
“Nadia berdiri terpaku di ambang pintu kamar tamu, tubuhnya membeku melihat pemandangan yang menghancurkan dunianya dalam sekejap. Di atas ranjang yang seharusnya hanya milik pernikahannya, Reza-suaminya-berbaring bersama wanita lain. Wanita itu adalah Karina, seseorang yang selama ini tinggal di rumah mereka dengan alasan butuh tempat sementara. Alih-alih merasa bersalah, Karina menatap Nadia dengan senyum penuh kemenangan. "Sekarang kau tahu, Nadia," ucapnya tanpa sedikit pun rasa bersalah. "Reza memilihku. Kami saling mencintai." Reza, yang seharusnya bersujud meminta maaf, justru mengangguk setuju. "Aku ingin menikahi Karina. Aku harap kau bisa mengerti." Darah Nadia mendidih. Penghinaan ini terlalu besar untuk bisa dibiarkan begitu saja. Ia mengangkat dagunya, menatap mereka dengan mata penuh tekad. "Kalian pikir aku akan menangis dan menyerah begitu saja? Jangan bermimpi." Dengan hati yang membara, Nadia berjanji pada dirinya sendiri-pengkhianatan ini akan dibayar lunas.”
1 Bab 1 menjalani rutinitas tanpa curiga2 Bab 2 Setelah kejadian3 Bab 3 suasana hati4 Bab 4 penasaran dan marah5 Bab 5 memperjelas kepanikan6 Bab 6 Gugatan cerai7 Bab 7 Tidak ada rasa bersalah8 Bab 8 menyajikan sarapan9 Bab 9 suasana yang suram10 Bab 10 membangun kepercayaan11 Bab 11 menguat dalam dirinya12 Bab 12 Di ruang pengadilan13 Bab 13 hidupnya sudah diambil14 Bab 14 permainan strategis15 Bab 15 Kebenaran yang Menghancurkan16 Bab 16 Serangan balik17 Bab 17 berhembus kencang18 Bab 18 sibuk kini tampak sunyi19 Bab 19 menyusun20 Bab 20 mengusir21 Bab 21 mencekam seiring berlalunya waktu22 Bab 22 disembunyikan23 Bab 23 rumah yang menjulang24 Bab 24 sangat nyata terpendam25 Bab 25 menjadi saksi26 Bab 26 hanya preambul27 Bab 27 berjuang untuk melawan28 Bab 28 beberapa hari terakhir29 Bab 29 diprediksi30 Bab 30 sudah terlalu jauh