icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dendam Birahi Penakluk Hati

Bab 5 Terperangkap

Jumlah Kata:1580    |    Dirilis Pada: 23/10/2021

dalam waktu kerja, setelah mengantar makanan Dirham ke mejanya, Dinar segera melangkah hend

di depan kos." Tajam mata elang

u aku pulangny

ng jam 6 sore, sift kerjam

erjaan." Tidak mau debar

s, ingat beso

ada pula orang kek gini, 'sudah ng

a, dia juga menyadari banyak orang yang menyak

*

da did

terdengar setela

ak berperasaan langsung, bila

nya itu yang

tadi sempat bermalasan sebentar, diolesnya lipgloss di

nya dan keluar menuju

di pintu mobilnya, Dinar melangkah mendekat

k sibuk kan

pi ada orang yang maksa keluar

ang aja sih Di? Badan ju

an aku tulang punggung keluarga, mau ata

buat Dirham terd

n tempat dia kos atau restoran tempat dia bekerja. Waktu masih kuliah dulu juga mana pernah pergi kemana-m

eolah merobek hati Dirham ada rasa suka

gnya, mungkin aku sud

idak? Aku mau isi bensin dulu

h. Air miner

am keluar dari tempat duduk

irham padanya selalu berhasil mencuri ketenang

ya meng

eral pada Dinar, gadis itu menerima dan berterima kasih. Perlahan di

alu. Mereka han

ang ini kita

h Dinar yang berkeringat. Gadis itu mengurut p

apa

erasa pusin

dulu, bentar lagi

ntar nggak apa ya

in." Sahut Dirham masi

jamkan mata. Mencoba meredakan pusing kepalanya, mun

k kecil, tapi kelihatan mahal karena kawasan itu memang kawasan perumahan elit, terlihat lampu rumah d

obilnya masuk ke halaman rumah. Diliriknya gadis cantik yang tengah tert

utup lagi secara otomatis, Dirham keluar dan berjalan menuju pintu di samp

angun. Kita s

eee

r dari bibir gadis

edalam rumah, pintu mobil ditutup dengan kaki panjangny

ik

is itu leluasa di jamah dengan mata elangnya, mulai dari alis, mata, hidung, pipi dan bibir semua t

u sangat ingin

kar celana dalam, kapan saja dia mau pasti akan mendapatkan wanita yang sesuai seleranya. Hanya ada seorang gadis bernama Julia yang selama ini dekat dan disukainya. Gadis mana yang tidak

nnya pasti akan di bawa ke hotel atau ke apartemennya yang lain. Rumah ini baru saja selesai direnovasi. Dan Dinar l

ran sofa. Sepatu yang dipakai Dinar dibuka dan disimpan di dalam laci meja paling bawah. Dirham tidak tahu kenapa dia ingin selalu menatap wajah polos itu, ingin selalu dek

u Dirham, jang

r di atas tempat tidurnya. Entah kenapa kulit putih mulus gadis itu membuatnya tidak ingin berpaling,

kamar mandi yang berada

a mata perlahan, mengenali tempat dimana dia berada sekarang. D

ega pakaiannya masih lengkap.

ba mengingat kejadian

ena ada acara, ada rasa takut

ya di tahan sekuat hati. Dia harus keluar dari tempat ini. Kaki diatur menuju pintu keluar, tap

n hati Dirham. Tangan gadis itu tidak dilepaskan bahkan di tarik dengan kuat sehingga empu

rdiri tegak di tepi tempat tidur tepat di dekat

sar tidak seperti Dirham ya

aku pulang, ki

kuatir." tangan pria itu menyentuh pi

ir mata mulai berge

meja slimfitnya. Entah kenapa napas Dinar memburu, ada sesuatu yang mendesak di ba

dikepala Dinar membuatnya menggeleng. Gadis

hmmmm? Sekali jal

dan menggelen

ih." Rasa asing itu bahkan

engar itu tersen

erja dengan baik' b

nang diatas tempat tidur. Wajah gadis itu memohon untuk dilepaskan, t

nan dari bibir Dinar. Sebisa mungkin Dinar

ri sini, atau tolong

pipi mulusnya. Dirham menarik tali pengikat rambut Dinar, wajah memelasnya membuat pria i

metar. Yang pasti dia cuma ingin terlepas dari rasa asing di tubuhnya. Mata yang penuh dengan air bak hujan deras itu tidak memb

gan Dinar tiba-tiba menyentuh lengan Dirham, membuat pemuda itu tersentak kag

ah ke lehernya sendiri, membelai leher mulusnya sendiri dengan desahan halus dan tat

ngkuk gadis itu langsung diraih dan ditarik mendekat, bibir merah muda itu

aa

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dendam Birahi Penakluk Hati
Dendam Birahi Penakluk Hati
“Bacaan dewasa Pertemuan karena ingin membalas dendam kepada penyebab kematian sang adik, menimbulkan bibit-bibit cinta yang tak pernah disadarinya. Dirham Assegaff(29 tahun) terjebak dalam permainan dendamnya pada Dinar Azalea(20 tahun). Siapa sangka dendam yang dipupuknya selama ini, telah memakan diri. Ia mengambil jalan yang salah saat dikuasai amarah. Demi membalas sakit hati keluarganya, ia nekad menodai seorang gadis suci. Benih bercambah, Dinar terpaksa harus menghilangkan diri untuk menutupi malu karena hamil tanpa suami. Ia harus mati-matian mencari sesuap nasi dan mempertahankan anak yang mulai dicintai. Hatinya diliputi rasa benci. Pertemuan tanpa sengaja, kembali membawa mereka pada pusaran peristiwa. Rasa ingin memiliki keduanya membawa Dirham pada sebuah tawaran. Menikah. Tapi kehadiran cinta pertama Dirham sekali lagi membuat hati rawan Dinar terluka. Mampukah Dirham memiliki darah dagingnya sendiri? Akankah dendam itu berganti cinta jika hati masih dimiliki oleh cinta pertama?”