icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perawan Tua Idola CEO

Bab 5 Akhirnya Free

Jumlah Kata:1660    |    Dirilis Pada: 15/11/2021

Jingga, tetapi ada sesuatu dalam dirinya yang sangat ingin bertemu d

yang sedang surut. Sepertinya d

n mengikuti Jingga. Kemudian memasuki ruang r

lto bertanya ketika melihat Carlos me

"Gue mau masuk ke sana," katan

? Apakah Soni memintamu

Y

, lo payah dan pembohong. Soni memerint

Gue cuma mau memeriksa

er

"Gak ada. Gue cuma mau melihat apakah a

ra kalau kamu benar-benar pergi ke sana untuk melihat desain

khirnya

tahu, du

"Ngomong-ngomong, gue mau masuk duluan,, mungkin Soni sudah nyariin gur.. Dia har

tersenyum. "Oke. Gue

sepsi, dan segera menemukan waanita yang dia cari. Jingga

aat mengatur taplak meja, Jingga masih bisa bergerak dengan anggun. "Apakah dia dilatih

cocok untuk Jingga, karena gerakannya

ebar ketika melihat Carlos, lalu sedetik

g kamu mau?"

eraya mendekatinya. "Kamu

ngan dekat-

napa kamu ngusir saya? Apa

isa gak sih, jangan ganggu?! Saya gak

angis. "Kamu membuat hati saya sakit,

mendesis padanya. "Itulah kenapa ka

Hmm. Cuman begitu doang mah bukan brengsek da

pa

suka, dan pastin

akan membiarkan pria bodoh itu berdiri di hadapan dan mempengaruhi dirin

ngka kamu bek

uan, bo

gak tahu saya? Saya kira, di sini kita akan berbagi sesuatu yang

ita tidak pernah berciuman!" Dia menggeram

inya, saya tau. Ma

tung dari satu sampai sepuluh, sampai em

tup? Nunggu saya ci

tikan, "Lihatlah Tuan. Saya gak lagi bercanda. Say

etapi Anda harus memanggil dengan nama saya, bukan Tuan.

pas panjang. "Bagu

memberitahum

jangan panggil

ya memanggilmu BIdadari karen

pinya memerah. Apakah dia ters

liki ingatan jangka pendek sehingga

tidak tersinggung sedikit pun

berkata, "gimana kalau

ia merasa ada yang merencan

engganggumu, jika kamu memanggil nama saya. Janji, ketika kit

tapi ... "Terus gimana kalo

u. Tapi kali ini, s

"Kesepakatan yang

russn saya. Kamu punya waktu sat

menerima k

nciummu di depan banyak orang, dan itu bukan bercanda. Saya pasti melakukanny

n yang tepat ini. "Kenapa kamu melakukan itu?

berkata, "Karena kamu terlihat

pa

mudian Carlos pergi dengan se

a menggeleng.

namanya tetapi tidak bisa. Dia ingat bahwa waktu itu merek

#

ni sendirian?" Revi bertanya ketika memas

pakah semuanya baik-baik saja. Begitu pokoknya," Dia menggigit b

ikan berapa banyak, kamu bisa pergi ke kantor saya dan meminta sekret

mbaca nama pria aneh itu di daftar unda

ih." Jingga

kasih. Yaudah, sa

kan aula resepsi. Jingga bergegas ke kan

i lalu tersenyum saat meli

mau melihat salinan tamu pernikahan. Kita mungkin kekurangan makan

e siap. Tunggu seben

an apa yang dia lakukan. Memang benar bahwa dia membutuhkan jumlah pasti oran

p. "Ada nama-nama tamunya. Nama-nama itu tidak

senyum pad

lai menghitung garis miri

oni

llani

oma

ijal

adai

lotes

baca. Ya Tuhan! Apakah pria ini ada di

kegugupan yang dia rasakan. Tapi kenapa dia gugup?

mendapatkan apa pun di daftar ini. Dia ben

u

aftar itu kepada Ga

e,

Siapa nama pria itu? Mengapa tidak dia ingat? Apa hsru

m kemud

eka mengawasi staf Hotel. Pernikahan se

yang tertawa dan menggoda pasangan yang baru menikah. Dan salah satu dari p

a tetapi ketika matanya melihat ke ara

h? Dialah yang seharusnya marah karenanya

baik-baik saja?

undaknya. "Semuanya baik-baik

. "Syaa gak bisa mena

Tenang. Semuanya pasti baik-b

a kasi

sah ma

a tertuju ke tanah. Dia tidak tahan menatap pria yang ta

mbil berpikir. "Kamu terlihat tegang. Bukankah

baik." Lalu berjalan ke aula r

otel yang sedang men

baik-baik saja?

b mereka seca

um pada mer

g ingin dia beri makan kepada hiu di depannya. Apa yang dilakukannya di sini?

au?" Jingga bert

dia bersandar, jantun

a berkata, tu

amu gak mau mengambil air? Saya haus

ngan cepat berg

ambil air. Bahkan ketika dia meminum air

ka dia selesai minum, dia meletakkan gelas di atas m

aranya agak tenang, namun terdengar tidak jelas

ab, tetapi sebelum dia bisa berbicar

menelepon, dia ingin

Revi dan keluar dari ruang resepsi untuk berbicara deng

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perawan Tua Idola CEO
Perawan Tua Idola CEO
“Karena sebuah kebohongan, JIngga Amelia berhasil membujuk Carlos Santana--seorang Fotografer terkenal, untuk berpura-pira menjadi pacarnya. Dia tidak berpikir panjang apakah Carlos adalah pria yang baik-baik saja. Namun, keesokan harinya Carlos menawarkan hubungan persahabatan padanya, tetapi bagi Jingga itu adalah hal yang tidak masuk akal. Bagi Jingga, tatapan Carlos mencerminkan omong kosong dalam dirinya. Dia tahu bahwa pria tampan itu tak pernah tertolak siapa pun dan di manapun. Dari yang awalnya hanya persahabatan, Carlos menawarkan diri untuk menjadi kekasihnya. Siapa Jingga jika menolak tawaran tersebut? Apalagi saat mereka sedang berada di tengah-tengah hubungan intim dan mereka sudah seperti layaknya sepasang kekasih. Jingga tidak menyangka bahwa hubungannya dengan Carlos menjadi semakin dalam. Bahkan, meski tanpa status dia tetap bahagia. Dia merasa memiliki ruang kosong dalam hatinya dan itu telah terisi selama berhubungan dengan Carlos. Namun, suatu hari penyakit Jingga kambuh dan itu membuatnya memutuskan untuk menjadi antagonis dalam kisah cinta mereka. Dia terpaksa pergi bersama Gin. Apa yang tidak terpikirkan olehnya, adalah kenangan saat bersama Carlos dan itu menjadi beban baginya, di kemudian hari. Pada akhirnya, Jingga kembali. Namun, apakah Carlos mampu membuktikan kebenaran pepatah yang mengatakan, "Hati melihat apa yang tidak dilihat mata"?”
1 Bab 1 Kencan Paksa dan Pria Aneh Misterius2 Bab 2 Akhirnya Mereka Harus Berpisah3 Bab 3 Indahnya Suasana Baru4 Bab 4 Dia Sebenarnya5 Bab 5 Akhirnya Free6 Bab 6 Kesepakatan Bodoh7 Bab 7 Yang Terkuak8 Bab 8 Karena Sebuah Tekanan9 Bab 9 Waktunya Pertunjukan10 Bab 10 Godaan Tak Tertolak11 Bab 11 Teman Baru12 Bab 12 Tercipta Rindu13 Bab 13 Sekuat Apa Cintamu 14 Bab 14 Tercipta Janji15 Bab 15 Arti Hadirmu16 Bab 16 Kedekatan yang Tercipta17 Bab 17 Kembali Pulang18 Bab 18 Yang Mengejutkan19 Bab 19 Sebuah Fakta20 Bab 20 Saat Ini21 Bab 21 Pertemuan Ke-222 Bab 22 Yang Membingungkan23 Bab 23 Sebuah Kebenaran24 Bab 24 Jangan Menangis25 Bab 25 Rekonstruksi26 Bab 26 Kepingan Ingatan27 Bab 27 Masa Lalu28 Bab 28 Kembali Bercinta29 Bab 29 Tenang Bersamamu30 Bab 30 Tiga Kata31 Bab 31 Momok Menakutkan32 Bab 32 Kita Akan Selalu Bersama33 Bab 33 Ngidam34 Bab 34 Besar Harapan35 Bab 35 Demi Sayang36 Bab 36 3637 Bab 37 3738 Bab 38 3839 Bab 39 3940 Bab 40 4041 Bab 41 4142 Bab 42 42