icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Istri Balas Dendam

Bab 3 terasa seperti hukuman

Jumlah Kata:912    |    Dirilis Pada: 24/03/2025

ni. Setiap hari terasa seperti hukuman. Setiap langkah yang dia ambi

kitinya-baik dengan kata-kata maupun dengan tindakan. Dan yang lebih men

da

ta lain, membawa mereka masuk dan keluar dari rumah me

i sudut ruangan, mendengarkan

a

g wani

ngin melihat wajah siapa kali ini y

angga dan suara lembut seorang wanita bergema

untuk

ran, dengan seorang wanita berambut merah mene

itu bertemu d

ningan menyel

Kieran terangkat dalam se

" katanya santai. "

k ingin menjawab, tidak ingin memberi

i sampingnya

umamnya, menatap Vivianne dari kepala

enyum. "Oh, janga

atupkan tanga

ng

i sangat

agi, lalu menarik Ki

dak menut

enjauh sebelum dia benar-benar muntah kar

ya me

ran tidak menganggapnya

rlalu

nne memutuskan untuk m

tidak bisa, tidak dengan ancaman

melarikan diri dari semua

pengawal, tanpa mobil mewah. Hanya dia se

. Tidak ada yang tahu bahwa wanita yang berdiri di sana sedang tenggelam dala

cil yang sepi. Dengan napas gemetar, dia duduk di b

sa ditahan, ai

pan Kieran. Tidak pernah membia

sini, se

akhirnya

uk di sana, terisak dalam diam. Ya

tiba

ncengkram pergel

k, mendongak deng

epannya, tatapannya

ini?" suaranya dingin, pen

an ludah. "Aku

ya, mencengkeram tangannya lebih era

ingin uda

riku, Vi

narkah? Aku pikir aku bu

k aku memperlakukanmu. Tapi aku tidak akan membiarkan dunia m

"Oh, jadi sekarang kau

n men

pul

menggelen

gi masuk ke rumah itu hanya untuk melih

t. "Aku tidak sedan

menariknya berdiri dan menyeretnya menu

e meronta, tapi cengker

suk ke dalam mobil, menutup pintu, dan me

nan, mereka ti

l begitu pekat dengan kemar

luar jendela, menco

berkata apa pun. Hanya membuka pintu dan men

rnya keluar dari mobil, berjalan melewat

tangga menuju kamar mereka,

via

jantungnya ber

ahnya dingin tapi matanya m

ra pelan tapi tajam, "Janga

asakan tubuh

ekat, suaranya nyaris seperti bisikan. "Aku akan memas

e menah

k perlu dijelask

is apa yang d

hanya tent

ntang

seolah udara telah dih

dak bi

meninggalka

kukannya, ayahnya ak

lalu mengangkat dagunya, menat

amanmu. Tapi karena aku ingin melihat sampai sejauh man

berkilat dengan emosi ya

dian, dia

ak membawa kehang

," katanya sebel

anya naik turun dengan emosi

dia sadar

ah bisa melarikan d

ih dari

ikan bahwa neraka ini hanya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Istri Balas Dendam
Istri Balas Dendam
“Kecelakaan maut itu terjadi begitu cepat. Mobil sport hitam yang melaju di jalan tol dihantam truk bermuatan pasir di persimpangan. Salah satu penumpangnya, Eleanor, wanita yang seharusnya menikah besok, meninggal di tempat. Truk besar itu menabrak sisi mobil tempat Eleanor duduk, membuatnya tak memiliki kesempatan untuk bertahan hidup. Di sisi lain, Kieran Lancaster, pria yang akan menikahi Eleanor, berdiri dengan rahang mengeras, tatapannya penuh kebencian. Dendam membakar hatinya begitu dia mengetahui bahwa sopir truk yang menyebabkan tragedi ini memiliki seorang putri. Vivianne, gadis sederhana yang tidak tahu apa-apa, dikejutkan oleh kedatangan keluarga Lancaster di rumahnya. Evangeline, ibu Kieran, menatapnya dengan dingin sebelum melontarkan tuntutan yang tidak masuk akal-Vivianne harus menikahi Kieran, menggantikan Eleanor yang telah tiada. "Jika bukan karena ayahmu, Eleanor masih hidup," suara Evangeline tajam, menusuk hati Vivianne. "Ini tanggung jawab keluargamu. Kau akan menikah dengan Kieran besok." Vivianne ingin menolak, tapi ayahnya yang sudah tua berlutut di hadapan keluarga Lancaster, memohon agar mereka tidak membawa masalah ini ke jalur hukum. Dengan hatinya yang berat, Vivianne akhirnya menyetujui pernikahan itu, berharap setidaknya bisa melindungi ayahnya. Namun, pernikahan itu tidak membawa kebahagiaan. Kieran memperlakukannya dengan dingin, penuh kebencian. Setiap tatapannya mengingatkan Vivianne bahwa dia bukan Eleanor-dia hanya pengganti yang tak diinginkan. Hari demi hari, Vivianne harus menghadapi amarah Kieran. Pria itu tidak menyentuhnya kecuali untuk menyakitinya, baik dengan kata-kata tajam maupun sikapnya yang penuh penghinaan. Namun di balik kebencian itu, Kieran mulai menyadari sesuatu yang mengganggunya-Vivianne tidak bersalah. Dan semakin dia mencoba menolaknya, semakin sulit baginya untuk mengabaikan keberadaan gadis itu. Apakah kebencian yang membara di hati Kieran akan berubah? Atau pernikahan ini hanya akan menjadi luka yang tak bisa sembuh bagi mereka berdua?”
1 Bab 1 Pernikahan mereka bukan hanya soal cinta2 Bab 2 tidak tahu apakah hari itu nyata3 Bab 3 terasa seperti hukuman4 Bab 4 Luka lama5 Bab 5 membencinya6 Bab 6 Retakan7 Bab 7 Di sisinya8 Bab 8 Ancaman itu terdengar9 Bab 9 mengamati pria itu10 Bab 10 Apakah dia hanya mencoba memanipulasinya 11 Bab 11 mencintai kekuasaan12 Bab 12 Bagaimana mungkin seseorang yang begitu tenang13 Bab 13 penuh bayangan masa lalu14 Bab 14 keluarga yang selama ini ia pikir hanya sekadar bisnisman kaya15 Bab 15 siap menguliti setiap kebohongan16 Bab 16 Penyelamatan yang Terlambat17 Bab 17 Ada sesuatu yang terjadi18 Bab 18 Pria misterius19 Bab 19 hanya dapat mengikuti pria misterius20 Bab 20 Kehilangan tidak hanya pada ayahnya21 Bab 21 Kita harus melawan mereka22 Bab 22 mengungkap lebih banyak23 Bab 23 menyusuri lorong besar24 Bab 24 kenyataan pahit25 Bab 25 Pagi yang suram26 Bab 26 sekitarnya mulai runtuh27 Bab 27 damai seperti sebelumnya28 Bab 28 menantikan keputusan besar29 Bab 29 Hari yang ditunggu-tunggu akhirnya tiba