icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dosenku Mantan Suamiku

Bab 5 Mengembalikan harta yang diminta

Jumlah Kata:1122    |    Dirilis Pada: 18/03/2025

a. Tak ada jadwal Ardan di kelasnya saat ini, jad

hasiswa yang ada di kelas itu sibuk

u akun instag

sti mau men

sedikit,

tahuan i

ja. Pengen lihat foto-fo

mau kepala empat. Nggak kebayang gimana

nteng sama ca

-temannya. Sambil menumpu dagu dengan tangan kiri, tanga

dan? Kok nggak balik sampai selesai? Pak Ardan kelihata

t. Pas udah mau balik, ternyata dosennya udah keluar

dia Dosen baru, takutnya nggak nyaman ngajar d

una sambil ter

ahasiswa lainnya. Hal itu karena ia sempat menunda kuliah selama tiga tahun. Setelah umur C

nya. Ia mengambil kartu berwarna hitam dari dalam tas, menyimpannya

u untuk bertanya kepada dosen atau mahasiswa, takut mereka akan curiga. Setelah beberapa lama tak menemukan so

sambil berlari kecil m

ya dan menatap Luna dengan alis tera

njawab. "Emh... Ibu tahu di mana D

erut. "Pak Ardan?"

gguk cepat.

annya. Kenapa

ik mobil, jadinya saya ambil terus saya simpan," jawab Luna berbohong, lalu me

jadi sinis. "Itu nggak kamu ambil kan, isinya?

sedikit tersinggung. "Alhamdulillah

yang kasih ke Pak Ardan," kata B

kasih sendiri aja, Bu. Saya yang menemukan, jadi saya

bih lanjut, ia melangkah pergi begitu saja tanp

ya sambil sesekali melirik setiap pintu yang dilewatiny

menoleh, dan di sanalah ia melihat seseorang keluar dari kamar mandi. Tubuhny

ya pelan namun

dengan tisu, mengangkat wajah dan menata

berwarna hitam. "Nih," katanya singkat, nada suar

ya sekilas sebelum berkata, "Bawa ke ruangan saya." Lalu,

mudian dengan cepat mengikuti

ertuliskan Dosen Pembimbing - Ardan Willy Kusuma. Ardan membuka pintu itu dan mela

an laptop di atasnya. Sebuah rak buku menempel di dinding, penuh dengan buku-bu

marin?" tanya Luna heran, matanya mengitari ruangan yang te

onggarkan dasinya. "Duduk," tambahnya samb

tas meja. "Lunas. Aku udah nggak berhutang apa-apa ke kamu. Soal uang yang kamu sumbang

ak yakin, apakah uang di kartu in

jari aku kalau uang di kartu

sinis. "Apa yang bisa dipercaya dari mulut seorang

ai percaya semua yang dia katakan?" tanya Luna,

Karena memang ada buktinya," tamba

aktu yang menjawab. Kita lihat nanti, siapa yang pada akhirnya terbukti bers

eluar, Ardan tiba-tiba menghalangi pin

ada geram, merasa frustasi deng

enjawab, "Kamu tahu tempat jualan

a HP, punya teman, punya kenalan. Kenapa ha

ngan nada santai, seolah tidak ad

i, nanti juga ketemu sendiri. Di pinggir jalan

food yang paling enak, bukan d

an cepat meraih tangannya dan menariknya keluar dari

u. Namun, Ardan tak menyerah dan kembali menggen

, berusaha melepaskan diri. Namun, Ardan tetap menggen

benta

i mobil. Kalau kamu nggak datang, jangan salahin saya kalau besok foto perselingkuha

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dosenku Mantan Suamiku
Dosenku Mantan Suamiku
“Ardan menceraikan Luna setelah dia mengira bahwa anak yang dikandung Luna bukanlah darah dagingnya, melainkan anak dari laki-laki lain. Lima tahun kemudian, Ardan dan Luna kembali di pertemukan lagi. Ardan yang dulu menjadi pengusaha besar, kini beralih menjadi Dosen di kampus tempat Luna belajar. "Setelah lima tahun, saya pikir kamu sudah hancur, ternyata masih belum. Entah apa alasannya, Tuhan masih memberi nyawa ke tubuh pengkhianat."- Ardan Willy Kusuma. "Aku curiga sama kamu deh, Mas. Dari tadi ngikutin aku mulu. Kamu masih suka sama aku?"- Drucia Luna.”
1 Bab 1 PROLOG2 Bab 2 Bertemu Kembali3 Bab 3 Dendam yang tersisa4 Bab 4 Batas kesabaran5 Bab 5 Mengembalikan harta yang diminta6 Bab 6 Si pemaksa7 Bab 7 Menyesal8 Bab 8 Karma9 Bab 9 Pengakuan Wulan10 Bab 10 Menebus kesalahan11 Bab 11 Memohon kembali12 Bab 12 12. Cemburu berat13 Bab 13 13. Membalas hinaan dengan kesombongan14 Bab 14 14. Cari muka15 Bab 15 15. Being a good father16 Bab 16 16. Manja17 Bab 17 17. Sayang anak18 Bab 18 18. Cio sakit19 Bab 19 19. Dylan vs Ardan20 Bab 20 20. Bertemu mantan mertua21 Bab 21 21. Kedengkian Wulan22 Bab 22 22. Rencana licik yang terbongkar23 Bab 23 23. Tertangkap basah24 Bab 24 24. Pengakuan Luna25 Bab 25 25. Curhat26 Bab 26 26. Perseteruan Luna dan Wulan27 Bab 27 27. Tersudutkan28 Bab 28 28. Pulang ke Jakarta29 Bab 29 29. Terbongkarnya hubungan Luna dan Ardan30 Bab 30 30. Digantung31 Bab 31 31. Gara-gara Ardan32 Bab 32 32. Rahasia dibalik pernikahan Ardan dan Wulan33 Bab 33 33. Jahil tapi perhatian34 Bab 34 34. Kecelakaan kecil