icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PENYESALAN DI UJUNG CINTA YANG HILANG

Bab 8 Konflik Emosional

Jumlah Kata:1074    |    Dirilis Pada: 07/03/2025

ng. Ia melihat sekeliling rumah, merasa engg

di ruang tamu. Sosok itu adalah Erik. Ia tidak menyangka Erik sudah ada di rumah saat ini dan merasa sedik

tama. Dia mengeluarkan sebuah koper besar berwarna mera

acakan, dan pakaiannya kusut. Dia terlalu banyak minum tadi malam dan pikirannya tidak sepenuhnya jernih. Mila telah me

wa dia tidak begitu memahaminya. Dia jelas ingin membalas, teta

n tanpa kata menuju kamar tidur. Erik menjentikkan puntung rokok dan melangkah masuk k

.

mpuan harus menanggung hutang ayahnya. Apa kau pernah mendengarnya?" Erik

anak dari musuhmu terus-menerus ada di depan matamu?" Silvi

ipitkan matanya, mengabaikan kata-katanya. Tanpa melihatnya, dia den

ik..." Erik berbisik di telinganya. S

Dia tidak menyangka pria itu masih akan memperlakukannya seperti

an mudah menahannya, mencengkeram dagunya dan dengan paksa mengangkat wajahnya. D

annya sebelumnya. Lebih baik kau tidak berjuang

at sadar, dia dengan kasar merobek pakaiannya. Reaksiny

asar. Setiap kali dia mendorong, gerakannya sangat kuat,

giginya, wajahnya tan

dapat menahannya lag

rik turun dari tempat tidu

, dan Erik yang sudah bersih dan mengenakan

ura keanggunan. Ketika dia melewati tempat tidur, dia meli

ukkan pukul 1 siang. Tidak ada seorang pun

dan pakaian-pakaian yang berserakan di lantai, Silvia p

an bersiap untuk pergi ke rumah sakit pada sore hari untuk menjeng

ketika teleponnya, yang ada di dalam t

t telepon dan

amu baik-baik saja? Apakah kamu melihat beri

.

ayahku. Jangan pedulikan berita-berita yang tidak informatif itu. Fokuslah p

lika menghiburnya. Sebenarnya, dia sangat marah setelah melihat koran tadi pagi. Jika bukan karena Irawa

erlalu penuh kasih sayang. Bahkan sebagai sahabat Silvia, Alika punya keluhan. Namun, melihat betapa Silvia peduli dengan pe

r-benar mencintai keluarganya dan menghormati istrinya, apakah dia akan tetap terlibat dengan mantan

Alika terin

.." Nada bicara Alika yang biasanya riang dan bersemang

yang aneh dengan Alika hari ini dan b

, dengan tekad, dia dengan cepat berkata,

gga Silvia hampir tidak dapat menangkap

epon tanpa sengaja mengencang, sebuah

Mungkin dia seharusnya tidak memberitahunya. Sekarang dia menyesalinya. Dia tahu betapa dalam pria itu telah me

ura-pura bersikap santai. "Semuanya sudah berlalu sekarang.

tu egois, pelupa, dan sombong. Itu hanya penghina

adi mereka tidak bertemu selama enam tahun. Namun sekarang setelah dia kembali dan bisa bertemu Irawan , dia mungkin akan bertemu dengannya juga.

lah, jangan khawatir. Hari sudah larut. Aku akan pergi ke rumah sakit t

tup telepon,

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PENYESALAN DI UJUNG CINTA YANG HILANG
PENYESALAN DI UJUNG CINTA YANG HILANG
“Silvia selalu mengira bahwa Erik adalah pria yang ditakdirkan untuknya. Dia yakin bahwa cinta terindah di dunia telah diberikan kepadanya. Namun, dia tidak pernah menyangka bahwa selama ini, cinta yang dia rasakan hanyalah ilusi. Erik tidak pernah benar-benar mencintainya, dan momen-momen bahagia yang mereka lewati bersama hanyalah kepura-puraan belaka. Ketika pernikahan mereka yang telah berlangsung selama tiga tahun akhirnya berakhir, Silvia memilih untuk pergi. Barulah pada saat itu dia menyadari kebohongan dan rencana balas dendam yang disembunyikan oleh Erik. Empat tahun kemudian, takdir mempertemukan mereka kembali. Silvia kini telah memiliki versi kecil dari dirinya sendiri, seorang putri kecil yang lucu dan penuh kasih sayang. Sementara itu, Erik tengah menjalin hubungan dengan seorang wanita yang telah direncanakan untuk dinikahinya. Mereka berdua seperti dua garis sejajar yang tidak akan pernah bertemu. Namun, Erik mulai menyadari bahwa perasaannya terhadap Silvia jauh lebih dalam dari yang dia kira. Ketika dia mengetahui bahwa anak kecil yang selalu bersama Silvia adalah putri kandungnya, kemarahan dan penyesalan memenuhi hatinya. Kini, satu-satunya keinginannya adalah memegang tangan Silvia dan putri mereka, menghabiskan sisa hidupnya bersama mereka.”
1 Bab 1 Rahasia di Balik Senyum Suami2 Bab 2 Dilema Cinta dan Rahasia yang Tersembunyi3 Bab 3 Beban yang Terasa Berat4 Bab 4 Rahasia di Balik Pernikahan5 Bab 5 Antara Rahasia Pengorbanan dan Kebenaran yang Terungkap6 Bab 6 Konflik Percintaan7 Bab 7 Hubungan yang Rumit8 Bab 8 Konflik Emosional9 Bab 9 Tekanan Keuangan dan Pengorbanan Keluarga10 Bab 10 Konflik Balas Dendam dalam Dunia Bisnis11 Bab 11 Cinta yang Terkubur dalam Dendam12 Bab 12 Bayi Rahasia di Tengah Permainan Dendam13 Bab 13 Bisakah Silvia Selamatkan Keluarganya14 Bab 14 Akankah Erik Sadar Sebelum Terlambat15 Bab 15 Dia Hanya Boneka Sandiwara Cinta yang Harus Silvia Jalani16 Bab 16 Aku Mencintainya, Tapi Dia Hanya Ingin Melihatku Menderita17 Bab 17 Bos Baru itu Ternyata Mantan Sahabatku – Dan Dia Baru Saja Memecatku!