icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dinodai Calon Kakak Ipar

Bab 7 Pengorbanan

Jumlah Kata:1202    |    Dirilis Pada: 05/09/2025

nggak gue abis

, menatap wajahku sambil

ia

itu terus menunggu, membuatku harus

oa

mengg

an

uk

ender ganteng d

i-lagi dia

s dalam-dalam, k

k don

saat kusebutkan nama Dev

ukan m

iapa? Paijo?" ketusku, melem

wajahnya yang semula semringah, langsung redup seketika. Dia memiliki standa

raa

kan ponsel warn

, lo ninggalin po

ir dipake waktu nai

el ini ada

O

ejar jawabanku, duduk be

lto, guling-guling,

t atau gimana gitu." Renata menggaruk be

ggak ada kontak penting di sana. Sehari-hari yang h

ada lima panggilan dari Madame tahu, R

l minum karena merasa haus. Obat yang diresepkan dokter semalam membuatku harus bany

ia berikan. Sebaik apa pun sikapnya, dia tetap saja makhluk

Diangkat juga

a kalau Dika tah

a yang ikut terhenti setengah meter di belakang. A

a. Tangan

erurai oleh teriakan hebohnya barusan. Renata bar

na? Ada luka yang lain nggak? Lo

epala sampai kaki, kanan juga kiri, depan sampai b

cuma keseleo. Udah m

kalau dia tidak perlu sepanik itu. Langkahku tertuju ke ara

sama siap

u, Re. Gu

a air ujan." Renata terlihat syok, membuatku urung minum. Pertanyaannya men

a?" tanyaku sengaja me

epon ponsel lo jam dua pagi, tapi Dika yan

Renata memakai pakaian ter

a dia pengen ketemu kalau lo ada waktu. Sek

riga karena gadis itu

anjutnya be

angan kiriku terangkat, memijat pelipis yang kembali berdenyut nyeri. Setel

Apa jadinya jika Dika tahu aku tidur d

rtanyaan Renata memutus berbagai pertanya

juga nih di meja. 'Lauknya ada di kulk

hkan tidak menyadari kapan pria itu memasak. Setelah ketidaksengajaan it

...

tuh pundakku, padahal sebelumnya d

sini semalam? Nggak mungkin Mad

ah berikutnya, aku mengambil lauk yang ada di dalam kulkas dan melakukan hal ya

aru di hatiku. Sebaik malaikat pun dia, sebesar apa pun pengorbanannya, dia tetaplah tersangka utama penyebab

erti kesulitanku. Hanya dia yang terus bersedia ada di sampingku meski semua orang memandang r

u suka momen itu. Ada kehangatan yang kurasakan saat melihat hampa

lu, ya. Ada klien

ta yang sudah berganti min

Kalau ada apa-apa, l

sebelum bertanya, "Be

ki setelahnya dia pura-pura tersenyum dan mengatakan pertan

semua klien g

gak git

cedera, dia dengan senang hati ngasih gue cuti sampai sembuh. S

erlihat dari anggukan yang dia tunjukkan. Aku tahu, seja

at istirahat total. Begitu pun sebaliknya. Mau tidak mau, sudi tidak sudi, itu

n wanita malam-yang menurut sebagian orang hanya bisa menghambur-h

adame dan klien yang semakin beragam, masih ada berbagai risiko lainnya ikut mengintai

angan aja yang luka. Lo nggak perlu ambil klie

sih sanggup, kok. Kali in

a ti

mbuh dulu atau gue marah. Sekalinya mar

R

should take a r

Ren

t kucoba berdiri. "Ingat, Ra. Tetap di

u ucapkan saat meminta Renata istirahat total tempo h

enuh kasih sayang. Tapi, bagaimana mungkin aku bisa t

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dinodai Calon Kakak Ipar
Dinodai Calon Kakak Ipar
“Aku gagal menikah karena dinodai oleh calon kakak iparku sendiri. Mirisnya, justru akulah yang dituduh sudah menggodanya dan diusir dari rumah. Sebagai gadis ternoda, aku hanya bisa menjual tubuhku pada pria hidung belang yang banyak uang. Bertahun-tahun kemudian, lelaki brengsek itu menjadi pelangganku, bahkan menyewaku selama sebulan agar tidak tidur dengan lelaki lain. Apa yang dia inginkan?”
1 Bab 1 Wanita Penggoda2 Bab 2 Anak Pembawa Sial3 Bab 3 Pertemuan Tak Terduga4 Bab 4 Terusir5 Bab 5 Tamu Tak Diundang6 Bab 6 Dari Mulut ke Mulut7 Bab 7 Pengorbanan8 Bab 8 Ingatan Pahit Masa Lalu9 Bab 9 Buah Simalakama10 Bab 10 Masih Adakah Surga untuk Gadis Ternoda 11 Bab 11 Apakah Kiamat akan Segera Tiba 12 Bab 12 I Want You Now13 Bab 13 Rasa Nyaman Hanya Jebakan14 Bab 14 Kerja Sama Saling Menguntungkan15 Bab 15 La Luna: Sang Rembulan dan Dahan Surga16 Bab 16 Paket Perawatan Khusus Calon Pengantin17 Bab 17 Mama Renata & Bunda Sera18 Bab 18 Dia Anak Siapa 19 Bab 19 Dipandang Sebelah Mata20 Bab 20 AB's Restaurant and Coffee Shop21 Bab 21 Like Father, Like Son22 Bab 22 Unqualified - Tidak Memenuhi Syarat23 Bab 23 Mantan Calon Suami24 Bab 24 Mimpi Buruk25 Bab 25 Tidak Ada Kata Terlambat untuk Bertaubat26 Bab 26 Ketakutan yang Tersembunyi27 Bab 27 Satu Keping Puzzle Terbuka28 Bab 28 (Bukan) Pelakor29 Bab 29 Penerimaan dan Pengakuan30 Bab 30 Bukan Cerita Cinderella31 Bab 31 Pilih Aku atau Dika 32 Bab 32 Pulang33 Bab 33 Suara Sumbang Tetangga34 Bab 34 Masih Adakah Surga untuk Gadis Ternoda (Ending)