icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dinodai Calon Kakak Ipar

Bab 6 Dari Mulut ke Mulut

Jumlah Kata:1118    |    Dirilis Pada: 05/09/2025

h ba

rkumpul seketika. Kulihat punggung pria yang du

kamu. Aku an

ik bening berisi gamis dan jilbab dengan m

akutan. Tanganku menarik selimut putih sampai ke atas kepala, menyembuny

? Aku udah lihat s

rteriak sekencang-kencangnya. Bulir air mata membasahi wajahk

yang telah merenggut kesucianku. Mahkota yang kujaga untuk calon suamiku-Baga

cari mat

ram tangan kananku yang berusaha mel

aga sampai terjungkal ke belakang. Dadaku naik

n menguncinya. Di sana aku kembali menangis putus asa. Guyuran air membasahi

aga dan pingsan untuk kedua kalinya. Begitu terbangun, aku ada

ah sadar

ntas di kepala adalah kenangan tiga tahun yang lalu. Sekarang a

an, ternyata memang demam. Kenapa

ya saat pintu kamar terbuka. Sosok pria dengan jak

imut untuk pergi dari sana. Sayangnya, kepalaku terasa begit

kembali. Saya yang

O

idak percaya dengan

....

asa sakit luar biasa kurasakan di tanga

kter butuh dua minggu sampai sembuh t

tangan sampai pergelangan. Sepertinya selain kepala,

u. Sontak rahangku mengerat, ingin mengumpat. Namun, aku masih menaruh hormat

sa melakukan apa pun. Pintu tertutup sempurna, menyisakan pria

ekeh, sengaja menggodaku de

tapi masih bisa terdeng

. Kamu makin canti

otot ke arahnya. Dia justr

e me

itu juga, aku menghempasnya sekuat tenaga. Degup jantungku berdetak kencang seketika.

emam. Aku ngg

tu aku ya

ialnya, dia sama sekali tidak menangkap tubuhku, membiar

di kepala, bisa d

h

ang barusan kulakukan memang tidak dipikirkan baik-baik,

sambil berjongkok di hadapanku, membawa soto yang dibelikan Renata beb

harus makan dulu. Jang

mati sekalipun,

" titahnya dengan s

muka, tidak m

Kalau kamu keras kepala, bukan nggak mungkin

aman untuk membuatku menuruti permintaannya. Sayang sekali, aku bukanla

ng dinding, kursi, dan benda apa saja yang ada, aku berhasil keluar kamar d

keras k

at, masih membawa

tanyanya dengan suara yang lebih be

besok pagi dibandingkan makan di hadapannya. Sayang sekali, perutku just

ebaliknya, aku bisa lakuin apa aja yang nggak pern

a. Aku masih bisa makan

in b

k. Taru

tawa. Aku semakin

mu-lut ke mu-lut." Dia sengaja meng

ta

angannya dan meletakkannya di meja. Tubuhku beringsut turun, duduk di

eleo dua-duanya biar kamu nggak punya a

kalimat apa pun dari mulutnya. Namun, karena kurang hati-hat

h, p

mendudukkanku di atas toilet duduk yang tertutup. Tangannya segera menghidupkan

basah. Dia refleks mengusap perutku, menyingkirkan sisa makanan yang masih menempel

kal

an dengan itu, kesadarannya pun terkumpul sempurna. Sebagai pria dewasa, di

sulitan mengungkapkannya dengan kata-kata. Sampai kemudian aku sa

l

arkan dia akan situasi yang tidak seharusnya. Namun,

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dinodai Calon Kakak Ipar
Dinodai Calon Kakak Ipar
“Aku gagal menikah karena dinodai oleh calon kakak iparku sendiri. Mirisnya, justru akulah yang dituduh sudah menggodanya dan diusir dari rumah. Sebagai gadis ternoda, aku hanya bisa menjual tubuhku pada pria hidung belang yang banyak uang. Bertahun-tahun kemudian, lelaki brengsek itu menjadi pelangganku, bahkan menyewaku selama sebulan agar tidak tidur dengan lelaki lain. Apa yang dia inginkan?”
1 Bab 1 Wanita Penggoda2 Bab 2 Anak Pembawa Sial3 Bab 3 Pertemuan Tak Terduga4 Bab 4 Terusir5 Bab 5 Tamu Tak Diundang6 Bab 6 Dari Mulut ke Mulut7 Bab 7 Pengorbanan8 Bab 8 Ingatan Pahit Masa Lalu9 Bab 9 Buah Simalakama10 Bab 10 Masih Adakah Surga untuk Gadis Ternoda 11 Bab 11 Apakah Kiamat akan Segera Tiba 12 Bab 12 I Want You Now13 Bab 13 Rasa Nyaman Hanya Jebakan14 Bab 14 Kerja Sama Saling Menguntungkan15 Bab 15 La Luna: Sang Rembulan dan Dahan Surga16 Bab 16 Paket Perawatan Khusus Calon Pengantin17 Bab 17 Mama Renata & Bunda Sera18 Bab 18 Dia Anak Siapa 19 Bab 19 Dipandang Sebelah Mata20 Bab 20 AB's Restaurant and Coffee Shop21 Bab 21 Like Father, Like Son22 Bab 22 Unqualified - Tidak Memenuhi Syarat23 Bab 23 Mantan Calon Suami24 Bab 24 Mimpi Buruk25 Bab 25 Tidak Ada Kata Terlambat untuk Bertaubat26 Bab 26 Ketakutan yang Tersembunyi27 Bab 27 Satu Keping Puzzle Terbuka28 Bab 28 (Bukan) Pelakor29 Bab 29 Penerimaan dan Pengakuan30 Bab 30 Bukan Cerita Cinderella31 Bab 31 Pilih Aku atau Dika 32 Bab 32 Pulang33 Bab 33 Suara Sumbang Tetangga34 Bab 34 Masih Adakah Surga untuk Gadis Ternoda (Ending)