icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pernikahan Kontrak Berakhir

Bab 2 Tidak ada kegembiraan dalam kebebasan

Jumlah Kata:632    |    Dirilis Pada: 11/02/2025

pahit yang baru saja dihadapi. Tidak ada kegembiraan dalam kebebasan yang seharusnya menjadi haknya, hanya kehampaan yang menyesakkan dada. Da

a suara langkah kaki mendekat, s

hanya bisa dipahami oleh Althea-sebuah ketidakhadiran yang menggelisahkan. Dia memandangnya dengan tatapan datar, tidak menunjukkan emosi

ya datar dan penuh kebingungan. "Namun, aku ingi

sau yang kembali menancap di hatinya. Dia menahan napas, mencoba menemukan kata-kata yang tepat. "Karena aku tah

ekspresinya yang kosong. "Aku tidak tahu kenapa kamu merasa seperti itu," kata Darius akhirnya, suaranya terdengar lelah, sepert

ra bagi Darius, sebuah sosok yang mudah digantikan. Cika, wanita yang selama ini begitu

ya yang sudah mulai menggenang. "Kenapa kamu tidak

kin mendalam. "Aku... tidak tahu lagi. Mungkin aku terlalu terbiasa dengan semuanya. De

uatu yang dibangun di atas dasar cinta atau pengertian, hanya sesuatu yang terjadi begitu saja, seperti sebuah kewajiban yang dipenuhi t

an sudah diambil, dan ia tidak akan kembali. Namun, sebelum ia bisa melangkah lebih jauh, Darius berkata dengan suara yang lebih rendah, lebih penu

an. Ada rasa marah, ada rasa kecewa, namun ada juga sedikit penyesalan yang meresap dalam dirinya. Apakah ia bisa

wab Althea dengan suara serak. "Aku bukan seka

ar, namun hatinya yang terluka lebih memilih untuk pergi daripada tetap tinggal dan terus menderita dalam keb

nah utuh-dia masih memiliki satu hal yang lebih berharga dari semuanya: kebebasan untuk memilih jalan hidupnya sendiri. Sebuah pe

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pernikahan Kontrak Berakhir
Pernikahan Kontrak Berakhir
“Althea terpaksa mengakhiri pernikahan kontraknya dengan Darius, meskipun waktunya belum tiba, setelah menghadapi kenyataan pahit. Keputusan tersebut diambil setelah mengetahui bahwa seorang wanita bernama Liora, yang selama ini sangat dekat dengan Darius, sedang mengandung anaknya. Perasaan cemas dan dihianati memaksa Althea untuk bertindak, meskipun Darius hanya menerima keputusan tersebut tanpa bertanya lebih lanjut. Althea tak bisa menahan amarah dan rasa kecewa karena Darius tidak peduli dengan alasan yang mendalam di balik keputusannya, sementara ia merasa dihancurkan oleh pengkhianatan yang terjadi begitu dekat dengannya. Dalam pergulatan perasaan yang tak terungkapkan, Althea harus menghadapi kenyataan bahwa dirinya mungkin bukan satu-satunya yang memiliki tempat di hati Darius.”