icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perjuangan Hati Naraya

Bab 4 menilai reaksi dari setiap kata

Jumlah Kata:726    |    Dirilis Pada: 07/02/2025

yang barusan keluar dari mulutnya masih bergaung dalam pikirannya, dan hati Aurielle berdebar semakin cepat. Ada

erkata dengan suara rendah, hampir sepert

lle, seperti sedang menilai reaksi dari setiap kata yang keluar dari bibirnya. Matanya penuh dengan keb

enuntut ketenangan. "Aku tidak ingin mendengar lebih bany

an. Namun, ia tahu betul bahwa bertindak gegabah hanya akan semakin memperburuk keadaan. Ia sudah cukup lama hidup dalam bayang-ba

dalam sekejap, ketegangan antara ketiganya semakin memuncak. Adrian tahu betul betapa berbahayanya Cassian, tetapi d

dengan suara keras, penuh dengan keyakinan. "Dia tidak akan

rcaya diri, Adrian," jawabnya datar, tetapi ada ketajaman dalam su

gubah keputusanmu. Tapi aku berusaha membuat Auriel

g membatasi mereka. Namun, auranya sangat jelas-Cassian menginginkan kontrol

ekejaman yang terikat dengan nama Cassian. Namun, ada juga sisi yang takut kehilangan semuanya. Kehidupan yang nyaman meski terpaksa, harta yang tak b

penuhi dengan ketidakberdayaan yang luar biasa, dan pada saat itu

dengan suara yang lebih tegas, berusaha mengungkapkan keberanian yang ia rasa

Kau ingin pergi? Kau pikir kau bisa pergi begit

aranya penuh dengan emosi yang menggebu. "Apa yang kau buat hanya membunu

dengan lembut. "Kami akan melawan ini bersama, Aurielle. Aku

au pikir aku akan diam saja melihat kalian berdua melakukan

nan kuat untuk melawan, ia tahu bahwa apapun yang terjadi, pertarung

an membuka pintu dengan terburu-buru, wajahnya terlihat panik.

an tiba-tiba dalam situasi mereka. Cassian mena

Aurielle mendidih. "Ada laporan dari pihak luar, Tuan. Seseorang sedang menyeba

Setelah itu, wajahnya kembali menunjukkan ekspresi dingin.

s kepalanya. Apa yang sedang terjadi? Apakah

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perjuangan Hati Naraya
Perjuangan Hati Naraya
“Aurielle tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah menjadi serangkaian penderitaan setelah pernikahan yang dipaksakan. Hamil di usia muda, tanpa cinta dan tanpa harapan, ia harus menghadapi suaminya, Cassian, yang menganggapnya tak lebih dari beban. Baginya, pernikahan ini hanyalah kewajiban, sesuatu yang harus dijalani sampai saatnya ia bisa melepaskan diri. Saat Aurielle mulai berpikir untuk bertahan demi anak yang dikandungnya, kenyataan pahit menghantam lebih keras-Cassian ingin menceraikannya. Bukan karena kesalahan yang ia perbuat, tetapi karena cinta pertama pria itu kembali. Perempuan yang dulu pergi kini kembali menuntut tempatnya, dan Aurielle harus menerima kenyataan bahwa dirinya hanyalah penghalang dalam kisah mereka. Tapi apakah ia hanya akan pasrah? Saat seluruh dunia tampak berpihak pada pria yang telah mengabaikannya, seorang sosok dari masa lalunya muncul. Adrian, pria dengan tatapan tajam dan luka yang tersembunyi, datang dengan tawaran yang membuat Aurielle ragu. Apakah ia harus menerima bantuan dan melawan takdir yang dipaksakan kepadanya, ataukah ia akan membiarkan dirinya tenggelam dalam keputusasaan? Di antara kepedihan dan pengkhianatan, Aurielle harus memilih-bertahan sebagai korban atau bangkit untuk melawan.”
1 Bab 1 hangatnya terasa tidak nyaman2 Bab 2 Setiap kata yang diucapkan suaminya3 Bab 3 mempercayai janji4 Bab 4 menilai reaksi dari setiap kata5 Bab 5 Pelayan itu tampak cemas6 Bab 6 badai yang siap menerjang7 Bab 7 mengikuti permainan8 Bab 8 ada secercah harapan yang tumbuh9 Bab 9 Keputusan yang ia buat untuk melawan10 Bab 10 merasa perutnya semakin berat11 Bab 11 anak yang ia kandung12 Bab 12 kegelisahan Aurielle13 Bab 13 ruang pernikahan mereka14 Bab 14 banyak yang harus dihadapi15 Bab 15 ketidakpastian16 Bab 16 banyak pertanyaan17 Bab 17 menyaksikan kota yang sibuk18 Bab 18 ada rasa lega yang mulai menggantikan beban19 Bab 19 menemukan ritme baru20 Bab 20 pikirannya terhanyut dalam ketenangan21 Bab 21 menginjak pedal gas22 Bab 22 rasakan bukanlah dari langit23 Bab 23 sebuah kejutan datang24 Bab 24 Aurielle merasa semakin terbebani25 Bab 25 merangkai mimpi bersama26 Bab 26 sesuatu yang mungkin berhubungan27 Bab 27 Tempat yang ditunjukkan oleh pesan itu28 Bab 28 bukan atas dasar cinta29 Bab 29 Dalam perjalanan pulang30 Bab 30 tidak merasa sendirian lagi