icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Perjuangan Hati Naraya

Bab 2 Setiap kata yang diucapkan suaminya

Jumlah Kata:773    |    Dirilis Pada: 07/02/2025

ti suara yang tak bisa dia hilangkan. Perceraian. Itu yang diinginkan Cassian, dengan atau tanpa persetujuannya. Kehidupan mereka hanya tinggal kenangan pah

ya, ada kehidupan yang sedang tumbuh di dalamnya. Itulah satu-satunya alasan yang membuatnya bert

h keheningan yang tebal. Aurielle menoleh dengan cepat, masi

serak, seperti b

akanan. Mata pelayan itu tampak ragu sejenak saat melihat wajah Aurielle, namun i

yonya?" tanya pelayan itu l

Lebih dari itu, ia hanya butuh kesendirian, jauh dari perhatian, jau

ielle, memaksakan senyum

beranjak pergi, meninggalkan Auri

g terhidang terlihat lezat, namun apalah arti semua itu jika hatinya kosong.

g lebih dalam, lebih berat,

rie

ihat sosok yang baru saja masuk. Adrian, pria yang seharusnya sudah lama menghilang dari hidupnya, berdir

ria yang kini tampak lebih matang, dengan mata yang lebih tajam dan aura misterius yang membungkus tubuhnya. Adrian ti

Aurielle terkejut,

mbut dan melangkah masuk, tetap dengan tatapa

entang Cassian." Suaranya rendah, namun penuh pene

at. Bagaimana Adrian tahu tentang semuanya? Apa yan

elle, suaranya bergetar. "Kenapa

tidak bisa membiarkanmu berjuang sendirian. Aku tidak bisa membiarkanmu menderita hanya karena keputusan bodoh yang dibuat ol

r hidup, ia merasa seperti tidak ada yang peduli padanya. Tidak ada yang mengerti betapa beratnya hidup ini, betapa

apannya, memberikan perhatian yan

pir tidak percaya. "Cassian sudah membuat keputusan. Aku

lu menunggu apapun lagi," katanya dengan tegas, tangannya perlahan menyentuh tangan Aurielle. "Aku di

a teman lama, kini hadir dengan keyakinan yang memberi harapan. Tapi apakah ia siap untuk menerima ba

ku tahu ini tidak mudah, tapi aku berjanji, aku akan a

lega yang tak terucapkan. Selama ini, ia berjuang sendirian. Tapi kini, mu

datang lagi. Takut akan jatuh lagi dalam kekecewaan. Tapi, satu ha

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Perjuangan Hati Naraya
Perjuangan Hati Naraya
“Aurielle tak pernah membayangkan hidupnya akan berubah menjadi serangkaian penderitaan setelah pernikahan yang dipaksakan. Hamil di usia muda, tanpa cinta dan tanpa harapan, ia harus menghadapi suaminya, Cassian, yang menganggapnya tak lebih dari beban. Baginya, pernikahan ini hanyalah kewajiban, sesuatu yang harus dijalani sampai saatnya ia bisa melepaskan diri. Saat Aurielle mulai berpikir untuk bertahan demi anak yang dikandungnya, kenyataan pahit menghantam lebih keras-Cassian ingin menceraikannya. Bukan karena kesalahan yang ia perbuat, tetapi karena cinta pertama pria itu kembali. Perempuan yang dulu pergi kini kembali menuntut tempatnya, dan Aurielle harus menerima kenyataan bahwa dirinya hanyalah penghalang dalam kisah mereka. Tapi apakah ia hanya akan pasrah? Saat seluruh dunia tampak berpihak pada pria yang telah mengabaikannya, seorang sosok dari masa lalunya muncul. Adrian, pria dengan tatapan tajam dan luka yang tersembunyi, datang dengan tawaran yang membuat Aurielle ragu. Apakah ia harus menerima bantuan dan melawan takdir yang dipaksakan kepadanya, ataukah ia akan membiarkan dirinya tenggelam dalam keputusasaan? Di antara kepedihan dan pengkhianatan, Aurielle harus memilih-bertahan sebagai korban atau bangkit untuk melawan.”
1 Bab 1 hangatnya terasa tidak nyaman2 Bab 2 Setiap kata yang diucapkan suaminya3 Bab 3 mempercayai janji4 Bab 4 menilai reaksi dari setiap kata5 Bab 5 Pelayan itu tampak cemas6 Bab 6 badai yang siap menerjang7 Bab 7 mengikuti permainan8 Bab 8 ada secercah harapan yang tumbuh9 Bab 9 Keputusan yang ia buat untuk melawan10 Bab 10 merasa perutnya semakin berat11 Bab 11 anak yang ia kandung12 Bab 12 kegelisahan Aurielle13 Bab 13 ruang pernikahan mereka14 Bab 14 banyak yang harus dihadapi15 Bab 15 ketidakpastian16 Bab 16 banyak pertanyaan17 Bab 17 menyaksikan kota yang sibuk18 Bab 18 ada rasa lega yang mulai menggantikan beban19 Bab 19 menemukan ritme baru20 Bab 20 pikirannya terhanyut dalam ketenangan21 Bab 21 menginjak pedal gas22 Bab 22 rasakan bukanlah dari langit23 Bab 23 sebuah kejutan datang24 Bab 24 Aurielle merasa semakin terbebani25 Bab 25 merangkai mimpi bersama26 Bab 26 sesuatu yang mungkin berhubungan27 Bab 27 Tempat yang ditunjukkan oleh pesan itu28 Bab 28 bukan atas dasar cinta29 Bab 29 Dalam perjalanan pulang30 Bab 30 tidak merasa sendirian lagi