icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
THE DEVIL WIFE

THE DEVIL WIFE

Penulis: Herofah05
icon

Bab 1 1.PROLOG

Jumlah Kata:612    |    Dirilis Pada: 23/09/2021

berusaha melepaskan diri tapi Gibra

ertanyaan gue

" ucap Mirella dengan wajah cemas, resah, gelisah, takut, da

bran lagi dengan tatapan lurus dan tajam. Dada lelaki itu naik turun. Sekuat

yang lo cari!" desis Mirella sambil melotot. Sesekali dia melirik

tegas Gibran menantang. Dia menarik pingg

n sekarang! Lo itu lelaki beristri! Nggak seh

emancing getaran lain di sekujur tubuhnya. T

tahun nanti, gue dan Gaby akan bercerai sesuai perjan

la mata Mirella terus bergerak menatap bola mata Gibran. Wajah mereka benar-benar d

i sama Gaby, gue aka

ndelik lalu berputar, kepal

belah tangannya merayap di punggung Mirella berusaha melepas sa

rhasil menarik handuk bagian belakangnya. Men

gue lebih dari ini! Dan nggak seharusnya lo mendekat, karen

alah men

e bibir Mirella yang sukse

m bibir itu t

meloto

a seolah

t sambutan, Gibran

k nggak mengakui yang sebenarnya! Gue yakin lo Mimi! Lo nggak bisa mengelak terus dari gue! Bunga tu

nnya bertambah tatkala Gibra

erusaha menahan meski gundukan buah dadanya yang menemp

gue mohon..." katanya lirih. Air ma

bran sudah t

sekedar mencium tapi juga menyesap leher Mirella di beberap

saat Mirella berusaha

us mencumb

a, Mirella pun

mi! Berhenti Ib! G

Mirella dan kembali menatap wajah Mi

itu ter

ng langsung mendekap kuat-kuat tubuh Mirella dan membena

.." bisik Gibran saat it

masih d

kamar m

eorang mengetuk pintu

ney? Kamu

Fr

ih Mi

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
THE DEVIL WIFE
THE DEVIL WIFE
“ROMANCE DEWASA 21+ Harap Bijak dalam membaca! ***** "Ada apa?" tanya Gibran cuek pada wanita dihadapannya. Dia Gaby, calon istrinya. "Besok kita menikah Gib!" ucap Gaby serius. "Terus?" tanya Gibran masih dengan gayanya yang super duper santai. "Kok terus sih? Gue kan udah bilang, gue nggak mau nikah sama lo, karena lo udah bohongin gue!" tegas Gaby yang terus berusaha untuk tidak larut dalam perasaannya sendiri. "Yaudah, lo tinggal batalin susah banget!" balas Gibran yang langsung melengos. Malas meladeni Gaby. "Gue nggak bisa! Om sama Tante gue bakalan ngamuk sama gue! Semua ini kan gara-gara lo, jadi lo yang harusnya mikir gimana caranya supaya pernikahan ini dibatalkan! Gue nggak sudi ya punya suami penyakitan kayak lo!" BRAK! Kalimat Gaby kali ini sukses memancing emosi Gibran, sampai lelaki itu tak lagi bisa mengendalikannya dan terpaksa melampiaskannya ke atas meja. "Lo pikir gue juga sudi punya istri sombong kayak lo? Lo pikir diri lo itu sempurna banget apa jadi cewek, sampe lo terus merendahkan gue setiap kali kita ketemu! Lo pikir gue nggak tau gimana liarnya lo di luar sana? Hari gini, jablay aja dibayar! Nggak ada yang gratisan!" PLAK! Satu tamparan keras mampir di pipi Gibran. "LO NGGAK TAHU APA-APA TENTANG GUE! JADI NGGAK USAH SOK TAU APALAGI MENJUDGE DIRI GUE DENGAN HAL-HAL RENDAH SEMACAM ITU!" balas Gaby dengan gertakan di kedua rahangnya yang putih mulus. Gibran berdecih dengan senyum sinis. "Kalau lo nggak mau direndahkan, belajar lebih dulu untuk nggak merendahkan orang lain!"”