icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Belenggu Adik Ipar

Bab 5 Teman Masa Dulu

Jumlah Kata:911    |    Dirilis Pada: 17/12/2024

mi dikejutkan dengan Rea yang sudah memegangi perutnya. Menandak

rtambah sehat malah makin parah. Sebenarnya,

n sambil mengusap

tau bagaimana rasa sakitnya. Tapi aku yakin, sakit

u___aku gak kua

singkap pada paha Rea, sedikit aku sibak selimut

sedikit menyibaknya dan ternyata darah yang keluar cukup banyak. A

pa darahnya sebanyak ini?" Mas Juan sedikit

r. Bahkan darah yang yang menggenang pun tak ia hiraukan. Aku tidak tau

*

da pahaku. Kali ini dia tidak berontak sama sekali, hanya menggeliat m

bagaimanapun pasti saat ini yang ia inginkan Rea segera ditangani oleh tim medis. Aku hanya bisa

tt

epan saking kencangnya Mas Juan mengerem. Ada rasa sakit dibagian b

ngekor saja. Ku lihat sekitar, dan ternyata Mas Juan hanya membawa Rea ke klinik saja bukan ke rumah sakit. Orang-orang b

angani R

tuk berjalan bahkan mengimbangi langkah Mas Juan yang begitu cepat membawa Rea ke ruangan Dokter diklinik ini. Klinik kecil sepe

yang awalnya duduk berhadapa

i." Sahut Mas Juan pada wan

." Seorang Dokter wanita datang menghampir

iri Mas Juan yang t

semuanya berakibat fatal." Tegas Dokter pada Mas J

i, jangan ban

." Dokter mengambil langkah

dahulu." Ucap Dokter sambil menoleh ke a

apa dengan Mas Juan barusan. Yang membuatku merasa janggal adalah perkataan Dokter barusan, d

beranjak dari klinik ini, mungkin urusannya dengan Dokter belu

anya kepikiran sama Adik ipar

a yang aku rasakan saat ini. Meski sebenarnya, perasaan dan pikirank

u istrinya

, Mb

Jangan panggil mbak, panggil Audrey saja."

Juan." Sahutku menerima

npa menggunakan embel-embel mbak, tapi langsung menyebut nama. Deng

un, mbak. Eh m

ya!" Ia beralih men

u balas dengan anggukan tanp

an bisa menemukan wanit

enapa moodku benar-benar kacau saat ini, bukannya tidak ingin

pa dibawa kesini, bukan ke

umah Ibu mertua. Sudah ku dapati Rea

u, dia berteriak kesakitan pada perutnya. Lalu saat ku lihat

kir, terlihat dari raut waja

un dari masa lalu Mas Juan, toh tidak ada hal aneh yang ku temui pada Mas Juan. Entah itu pada ponselnya atau apa pun itu. Nam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Belenggu Adik Ipar
Belenggu Adik Ipar
“Nara, diusia kehamilannya yang memasuki usia 38 minggu harus menelan kenyataan pahit saat ia menemukan testpack yang terjatuh dari tas suaminya Juan. Testpack yang ia temui bukan hanya satu melainkan banyak. "Mas ..." Panggilku mencoba memberi tau Mas Juan jika barangnya ada yang jatuh. Brak ... Pintu tertutup rapat, tanpa menunggu lama akupun memungut benda yang terjatuh dari tas Mas Juan tadi. Dan betapa terkejutnya aku, saat tau jika yang ada digenggamanku saat ini adalah ... "Testpack siapa ini? Kenapa sebanyak ini dan ..." Aku membolak-balikkan Testpack yang terbungkus plastik ditanganku. "Kenapa ada angka yang tertera disetiap testpacknya." "Aku tidak pernah memiliki testpack sebanyak ini," Tak terasa hati ini bergemuruh, gelisah dan kecewa. "Apa mungkin, Mas Juan ada main dibelakang ku?"”
1 Bab 1 Testpack Yang Terjatuh2 Bab 2 Rea Sakit3 Bab 3 Perhatian Pada Rea, tapi Tidak Pada Nara4 Bab 4 Nara Ingin Tau5 Bab 5 Teman Masa Dulu6 Bab 6 Audrey7 Bab 7 Ibu Menunggu Dan Khawatir8 Bab 8 Satu-satunya Jalan9 Bab 9 Janin Itu Masih Ada10 Bab 10 Isi Hati Rea11 Bab 11 Sikap Nara Aneh12 Bab 12 Pesan Singkat