icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Belenggu Adik Ipar

Bab 2 Rea Sakit

Jumlah Kata:1071    |    Dirilis Pada: 17/12/2024

ara normal, perbanyak jalan kaki sama sering-serin

yaku yang memang tidak paham dengan apa

gituan lah, Bu." Ucap Dokter sam

jak hamil kami tidak lagi semesra awal pernikahan. Mas Juan berkata jika dia takut menyakiti anaknya jika ia menuntaska

anku memasuki trimester ke tiga ini. Agak malu rasanya saat aku meminta nafkah batin p

emana, mbak?? Atau l

Mertua saya, ke jalan jingga no. 5 ya, Pak." Jelasku pada supir t

k, M

njung sebentar ke rumahnya. Karena memang s

*

Ibu sudah pulang, jadi tanpa ragu aku pun melangkah

ala

... Huwe

ng muntah-muntah didalam rumah. Tanpa fikir panjang aku pu

... Huw

a. Kamu

... Huw

r saja. Wajahnya pucat dan lagi, bukannya tadi Mas Juan bilang ingin membeli keperluan sekolah Rea?

mam atau tidak. Tidak panas sama sekali bahkan Rea

n ya!" Ujarku sambil memegang pundaknya, tapi b

," jawabn

uka, sejak aku menikah dengan Mas Juan tak pernah sedikitpun aku

yaku penuh selidik, siapa tau dia tau kemana Mas Juan pergi.

ah mbak perg

Rea, niat hati ingin membantu jawabannya malah begini. Padahal keadaannya sa

.... Hu

iri wajahnya. Tanngannya pun dingin sedingin es

ng pundak Rea perlahan, pikirku mungkin bisa membantunya duduk dengan benar. T

ak

ontak aku menole

a hampir terjatuh akibat dorongan

malah ngeliatin doang." Bentak Mas Juan saa

Jelasku pada Mas Juan, tak ku sangka dia malah menodongko seperti itu. Apa

Rea beli Hp? Kok nyampek sini malah Rea kea

urusan." Jawabnya ketus da

lahan. Layaknya kasih sayang seorang Kakak kepada Adiknya, tapi aku merasa ini sangat ber

k pernah mendapatkan perhatian yang begitu dalam

ya, biar cepet keluar." Ucapnya dengan lembu

Mas Juan, namun yang membuatku jang

anin ya" sangat tampak jela

dua orang kakak beradik ini, sebenar

erkata, "Nggak bisa, Re. Terlalu banya

kakak gak saya

Juan, drama apalagi ini. Aku sebagai istri Mas Juan malah se

kamu, Re. Makanya Kakak gak mau

ejak lama masa depan Re

nengahi, karena aku benar-benar dibuat penasaran dengan arah topik pembicaraa

gannya dengan masa

diri terpaku agak jauh dari tempat tidur R

campur," Lagi-lagi, amarah yang k

pergi sendiri jika mau ke Dokter. Bahkan sudah ku berikan uang tambaha

lih memeriksan kesini, benar atau t

gh

alinya dalam sejarah pernikahanku, Mas Juan membentakku d

perti itu, kenapa kamu tega nuduh aku kayak gitu. Aku

dengar alasan apa pun. Lebih ba

Sontak aku dan Mas Juan menoleh k

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Belenggu Adik Ipar
Belenggu Adik Ipar
“Nara, diusia kehamilannya yang memasuki usia 38 minggu harus menelan kenyataan pahit saat ia menemukan testpack yang terjatuh dari tas suaminya Juan. Testpack yang ia temui bukan hanya satu melainkan banyak. "Mas ..." Panggilku mencoba memberi tau Mas Juan jika barangnya ada yang jatuh. Brak ... Pintu tertutup rapat, tanpa menunggu lama akupun memungut benda yang terjatuh dari tas Mas Juan tadi. Dan betapa terkejutnya aku, saat tau jika yang ada digenggamanku saat ini adalah ... "Testpack siapa ini? Kenapa sebanyak ini dan ..." Aku membolak-balikkan Testpack yang terbungkus plastik ditanganku. "Kenapa ada angka yang tertera disetiap testpacknya." "Aku tidak pernah memiliki testpack sebanyak ini," Tak terasa hati ini bergemuruh, gelisah dan kecewa. "Apa mungkin, Mas Juan ada main dibelakang ku?"”
1 Bab 1 Testpack Yang Terjatuh2 Bab 2 Rea Sakit3 Bab 3 Perhatian Pada Rea, tapi Tidak Pada Nara4 Bab 4 Nara Ingin Tau5 Bab 5 Teman Masa Dulu6 Bab 6 Audrey7 Bab 7 Ibu Menunggu Dan Khawatir8 Bab 8 Satu-satunya Jalan9 Bab 9 Janin Itu Masih Ada10 Bab 10 Isi Hati Rea11 Bab 11 Sikap Nara Aneh12 Bab 12 Pesan Singkat