icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Keputusan Takdir

Keputusan Takdir

Penulis: pena_riang
icon

Bab 1  Prolog

Jumlah Kata:612    |    Dirilis Pada: 30/11/2024

ang bertabur bintang membuat langit biru terlihat indah. Tapi tidak bagi gadis tersebut.

-laki terdengar dari ujung lorong, derap lan

, menampakkan wajah penuh riasan mi

ak berkaca-kaca dengan kilauan kecil bagaikan bintang berasal dari pant

k pundak sahabatnya lembut, bertanya sambil mengeluark

aan dengan pertanyaan, "Kenapa semua orang selalu memint

tua kamu di mata publik, maka semakin ketat lagi keluarga kamu menjaga sem

temen di taman tapi selalu di larang. Madam Kian bilang Sally harus bermain bersama or

ehidupan kamu selalu di kekang, jangan pernah membe

arta sebagai standar dalam berteman. Sally benci harus menjadi Sally yang sel

n? Simpan diri kamu di sini," dia menunjuk dada kirinya, "Simpan diri kamu dalam hati, mencintai diri sendiri adalah cara terbaik untuk menjalani hidup. Jadi, jangan pernah berfikir menyesal telah

pesta. Semuanya sombong, Veen selalu bilang harus menjadi manusia bai

in, "Cintai dirimu setulus hati, maka aku yaki

ayai kemampuan yang tersimpan dalam diri kita. Segalanya akan terasa mudah. Lingkungan memang kerap kali berhasil merubah seseorang secara drastis, n

untuk melakukan sesuatu yang bukan bakatnya atau kesukaannya. Hal lumrah bagi anak-anak unt

sebaik mungkin ketika berada dalam pandangan masyarakat? Mental dan tubuh perlahan akan mulai lelah hingga kita seketika

kan pujian dari seseorang atau kelompok orang yang bahkan tidak akan menolongmu ketika kau sedang berada diposisi bawah por

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Keputusan Takdir
Keputusan Takdir
“Banyak orang sering mengatakan bahwa level mencintai paling tertinggi adalah merelakan, mengikhlaskan, dan membuat sosok yang menempati hati ini supaya mendapatkan kebahagiaan selalu-meskipun sumber kebahagiaan itu bukanlah kita, melainkan orang lain. Sallyana berpikir kisah cintanya akan selalu mulus dan damai, namun takdir berkata lain. Veen-pemuda itu memaksanya untuk mundur membawa perasaan yang perlahan mulai terkikis oleh rasa perih dari sebuah penolakan. Ketika Sallyana mulai berhasil mengikhlaskan dan merelakan sosok itu menghilang dari hidup maupun hatinya, takdir justru memutuskan untuk kembali mempertemukan mereka berdua dengan status dan hubungan yang sudah tidak lagi sama seperti dulu kala. Akankah Sallyana kembali mencintai Veen? Apakah takdir akhirnya mengambil keputusan untuk mempersatukan mereka berdua setelah sempat terpisah? Atau takdir justru menyandingkan Sallyana dengan pemuda yang pernah mampir dalam hatinya saat sedang menjalani proses melupakan sosok Veen?”