icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Mantan Suamiku

Bab 2 Menemui Henry

Jumlah Kata:983    |    Dirilis Pada: 01/10/2024

aan melintas dan banyak anak-anak berjalan kaki di trotoar hendak pergi ke sekolah. Mobil Aurora berhenti tepat di depan lam

ia teringat pertemuannya dengan mantan suaminya tadi. Entah apa yang pria itu inginkan darinya? Gelagat Henry terlihat mencuriga

a. Aurora memarkirkan mobilnya dengan mulus tepat di samping perusahaan. Aroma laut dan garam langsung menyambutnya begitu keluar d

lam?" tanya Aurora pad

kwell ada

kakak terkejut saat melihat Au

amu datang

ertemu deng

mbuatmu terlihat

arusnya kamu memanfaatkan kesempatan untuk memenangkan hati Tuan Lyod untuk berinvestasi di sini.

ri perusahaan lain dan apa kamu menerima tawaran Henry?" Vernon beranjak

bungan lagi dengan pria gila kerja seperti Henry, ba

mengalah sejak kalian menikah dan lebih mengutamakan ego kalian. Setahuku Henry itu p

atkannya dari Henry. Ternyata dia bukan tipe pria romantis yang s

kasar. "Jadi apa kam

gaimana perasaanku

enyesalinya telah

gnya. Aurora menekankan kedua tangannya di meja kerja Vernon dan

yesal telah berpisah darin

kan tubuhnya dan melip

n Ayah kita. Kita sudah hampir kehabisan waktu." Aurora memijat pelipisnya,

yelamatkan perusahaan ini dan harus bersiap

erah. Aku yakin pasti ada jalan kelua

uat Aurora menegakkan tubuhnya dan sorot matanya yang tajam ter

n pernah memin

sikap adik perempuannya itu.

alam tas. Tertera nama Evelyn, asisten rumah tangga ibunya. Dahi Aurora

pa, Ev

ar mandi sekarang sudah dibawa

ketika Aurora menjadi panik.

ungan teleponnya da

Vernon yang terlihat bingu

di dan sekarang ada di

n panik. "Tunggu apa la

rburu-buru menin

*

on yang baru saja tiba di depan ruang perawatan. Masih dengan na

. Nyonya terk

rdua masuk dan melihat ibu mereka terbaring tak sadarkan diri. Tak

t kehilan

ja." Vernon mengusap l

lu mendekati sang ibu dengan tata

nya kita harus mengambil tawaran Henry. Kita sudah tidak memiliki uang lagi

gapinya hanya memandangi ibunya. Setetes air matanya terjatuh

n menemu

lak. "Sungguh?" tan

a dirinya demi sang ibu. Kalau bukan karena ibunya dia

g jaga

alakan mesin mobil. Jantung Aurora berdetak lebih cepat seiring ia semakin mendekati tujuan menemui mantan suaminy

perkantoran tersebut. Wanita itu menyuruh seseorang untuk memarkirkan mobilnya dan langsung mene

a yang masih mengenalinya s

ada di

ada di

p wanita di depannya. Ruangan yang cukup luas terasa menye

berat dan terbata tidak kalah terkejut. Se

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Mantan Suamiku
Mantan Suamiku
“Tidak ada yang lebih sulit dari pada jatuh cinta kepada orang yang pernah bersumpah di hadapan Tuhan akan saling mencintai selamanya, tapi Aurora harus menjalani kenyataan pahit. Dia yang disebut sebagai 'mantan suami' menceraikannya dua tahun lalu dan sekarang mereka kembali bertemu. 'Mantan suami' memiliki rencana lain untuk Aurora. Ya, dia ingin kembali memiliki wanita itu seutuhnya dengan berbagai cara licik agar bisa menaklukan hati sang Kekasih. "Aku mencintaimu, Aurora." Suara Henry terdengar berat, seiring gerakan tubuhnya yang masuk kian dalam. Menelusup jauh membagi kehangatan sekaligus dengan tamak mereguk kenikmatan bercinta. Mereka berdua berpeluh keringat disertai debur ombak yang bergulung-gulung. Perlahan meniti satu persatu anak tangga kenikmatan yang mereka ciptakan bersama. Berbagi cinta dalam helaan napas, mendesah dalam setiap tetes keringat yang berbaur, menyerap dengan tamak intisari tubuh satu sama lain. Erangan Aurora begitu nyata, senyata perasaan melayang Henry mendapati dahsyatnya gelombang gairah yang menerpa dirinya. Menyulut setiap jengkal sel di sebagian tubuh lelaki itu dengan api kenikmatan yang berkobar, menyebar hingga ke seluruh tubuh. Darah dalam dirinya seakan menggelegak oleh kobaran gairah yang menyala-nyala, setiap sel dalam tubuhnya menjerit kegirangan merasakan penyatuan dua kutub manusia yang berbeda dan ketika puncak itu akan diraih, tanpa sadar keduanya bergerak semakin cepat.”
1 Bab 1 Kedai kopi2 Bab 2 Menemui Henry3 Bab 3 Makan malam4 Bab 4 Pusaran gairah5 Bab 5 Sejuta pesona6 Bab 6 Bagian yang terpenting7 Bab 7 Bintang-bintang yang berpendaran8 Bab 8 Desahan manis9 Bab 9 Gema kekesalan10 Bab 10 Milikku11 Bab 11 Apa kamu masih mencintaiku 12 Bab 12 Mencintai dan membenci13 Bab 13 Cemburu14 Bab 14 Permintaan Aurora15 Bab 15 Rencana nenek16 Bab 16 Es krim17 Bab 17 Lamaran pernikahan18 Bab 18 Belahan jiwa19 Bab 19 Jawaban20 Bab 20 Istriku21 Bab 21 Ancaman