icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Setelah 17 Tahun Pernikahan

Bab 7 Tujuh

Jumlah Kata:617    |    Dirilis Pada: 01/10/2024

7 TAHUN P

n. Bagaimana menurut ibu, apa Amira sebaiknya

ingin acara pernikahan kalian di rusak olehnya. Apalagi Yo

kan. Yoona memang demikian adanya. Dia pemba

ya kau ceraikan Amira! Dia hanya akan

Amira?" Aku

a kau ke

Laila melarangku untuk me

atku deng

lian akan lebih tentram tanpa dihang

an. Laila khawatir hidup Amira akan terbengkalai jika kuceraik

terd

g lebih besar padanya. Aku malu pada Pak Haji Hasbullah bila memberi mahar Laila dengan nominal

nya yang sungguh sempurna seolah membuatku bersanding pada bidadari sungguhan tinggi semampai, kulit bersih dan penampilan yang benar-benar membuat

gar segera membersihkan rumah kalian. Membenahi semua barang-barang Amira dan Yoona dari sana. Ibu tidak ingin L

kami membeli ruma

a ingin membe

Rumah unt

bangga menden

g bagus." Beli

kahi Amira, aku tidak melihat raut wajah ibu sesumringah ibu. Ini adalah awal yang bagus.

angkan kenyamanan, Amira terlalu membosankan. Dikaruniai ana

a dengan Yoona?" aku

ela nafasnya denga

kan Yoona?" belia

sed

endek

kamu ibu mengut

u saj

awatirkan jija Yoona

ak bisa menyalahkan ibu dengan perkataannya. Ada beberapa ala

sikap, apakah ada seperti keluarga kita? Tidak. Postur tubuh apalagi, kau berisi se

aku juga berpikir begini. Te

rkan dari Yoona. Anak itu sudah remaja. Ia tentu

waktu untuk memikirkan Yoona y

tidak

, keturunan dari Laila lebih mulia darip

akan merayakannya dengan perayaan mewah, dan akan kuundang Amira, supaya Amira tahu j

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Setelah 17 Tahun Pernikahan
Setelah 17 Tahun Pernikahan
“[Menantumu sakit, Bu Nur? Sayang sekali. Padahal aku suka cara dia bekerja. Terpaksa aku harus cari karyawan lain,] Suara wanita di rekaman itu terdengar jelas. [Iya, Amira sudah sebulan hanya bisa berbaring saja. Kedua kakinya lumpuh. Kata dokter gejala stroke ringan. Oleh karena ini aku sangat terpukul. Sedih sekali rasanya, sebab kasihan sekali melihat Habib, karena istrinya sakit begini, Habib harus mengurus dirinya sendiri.] [Semoga Amira lekas sembuh, ya. Amiin.] [Amira tidak akan sembuh, Bu Sarah. Dia terserang stroke. Tidak mungkin sembuh lagi. Oleh karena ini aku memilih untuk menyuruh Habib menghalalkan Laila. Aku dan Habib sudah bicara soal ini dan dia setuju. Selanjutnya aku akan membicarakan hal ini pada Amira] "Ya Allah," Amira mengelus dada, lebih tepatnya ia terkesiap. [Apa? Menikahi Laila maksudnya?]”
1 Bab 1 Satu2 Bab 2 Dua3 Bab 3 Tiga4 Bab 4 Empat5 Bab 5 Lima6 Bab 6 Enam7 Bab 7 Tujuh8 Bab 8 Delapan9 Bab 9 Sembilan10 Bab 10 Sepuluh11 Bab 11 Sebelas12 Bab 12 Dua Belas13 Bab 13 Tiga Belas14 Bab 14 Empat Belas15 Bab 15 Lima Belas16 Bab 16 Enam Belas17 Bab 17 Tujuh Belas18 Bab 18 Delapan Belas19 Bab 19 Sembilan Belas20 Bab 20 Dua Puluh21 Bab 21 Dua Satu22 Bab 22 Dua Dua23 Bab 23 Dua Tiga24 Bab 24 Dua Empat25 Bab 25 Dua Lima26 Bab 26 Dua Enam27 Bab 27 Dua Tujuh28 Bab 28 Dua Delapan29 Bab 29 Dua Sembilan30 Bab 30 Tiga Puluh31 Bab 31 Tiga Satu32 Bab 32 Tiga Dua33 Bab 33 Tiga Tiga34 Bab 34 Tiga Empat