icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ayah CEO Pengen Pelukan

Bab 8Perjumpaan Dengan Teman Lama

Jumlah Kata:1276    |    Dirilis Pada: 30/11/2021

gory, Fiona hanya bisa

untuk urusannya sendiri. Namun ia tetap tidak menemukan pendukung yang le

sedikit khawatir, bagaimana jika Gregory akan jatuh cinta lagi pada Nadia. Karena Nadia b

idak, Tapi inga

tan sambil mengulurkan tangan kanannya dan m

mulah satu-satunya cinta sejati di dalam

dan mencium Fiona dengan pen

r bisa membantumu? Ku ras

menyalakan pemantik rokoknya. Fiona segera mendorong Gregory, ia menarik bajunya ke bawah

kok sendirian

dalah Fiona, yang juga merupakan kenalan dari Nadia. Dia bahkan tidak m

nya Kresna de

menyukainya, karena ia melihat Kresna tidak langsung menolak dirinya. Ia pun

pa-apa kok,

ang menyengat, namun ia tidak langsung pergi. Kresna tau bahwa Fiona sudah lama

ngan Nadia Nismara?" tan

engan rasa cemburu pun muncul tatapan licik. Di dalam benaknya ia mencari

bersama, jadi aku tahu segalanya tentang dirinya. Jika kamu mau, aku bisa memberi

menyentuh dadanya. Sangat jelas b

Cahya Grup dan Gumelar Grup. Menyadari bahwa Kresna belum kembali juga, Nadia pun keluar untuk m

Sudah lama

. Selama Grup Soraya bisa diselamatkan, Gregory tidak keberatan entah siapa di ant

bertemu dengan Nadia dalam situasi seperti ini. Sudah

an serta pesona femininnya. Rambutnya yang hitam dan panjang tersisir rapi dan tergerai. Nadia pada

engan jari-jarinya. Sejak dulu dia selalu terobsesi dengan rambu

Bahkan sambutan pembukaanmu masih sama

dia pasti mempunyai niat buruk. Sejak tujuh tahun yang lalu

dan selingkuh. Menurut Nadia, sudah tidak ada yang bisa dibicarakan lagi di antara mereka. Per

atanya beralih ke ujung koridor dan melihat Kresna. Di depan Kresna ad

ak pergi, Gregory pun b

dengar dari Fiona bahwa sekarang kamu bersama Kresna Gumelar, Terlepas dari ap

bantuku untuk membujuk Tuan Gumelar agar berinvestasi di Grup Soraya. Perusahaan seka

at membantu dan bisa menyelamatkan perusahaan. Dia amat sangat bahagia ketika melihat

a beberapa tahun ini, Fiona telah menghasilkan keuntungan untuk Grup Soraya karena kecantik

watir melihat Fiona berada di samping Kresna. Jika Fiona mengungkit tentang

h sangat dekat? Aku tidak ingat ada hal seperti itu. Rasanya a

ory saat itu. Hanya saja Gregory yang dulu lemah lembut, baik hati, dan penuh perhati

nggut nyawanya. Nadia tidak bisa menyalahkan siapa

nya dan hendak berjalan kearah Kresna, namun Gre

ang apa yang terjadi padamu tujuh tahun yang lalu, apakah menurutmu dia akan tetap mempertahankanmu? Nurut sajalah padaku, Jika kamu menuru

menundukkan kepalanya dan ingin mencium tangan Nadia. Tapi sebelum bibirnya men

resna juga mundur dan men

a. Ia benar-benar membenci bau parfum Fiona yang sangat menyengat itu, ia pun berbalik da

sa tidak senan

tidak tahu malu sepertimu! Cepat atau lambat

ndongak, ia melihat Kresna yang sedang menatapnya, mata mereka pu

na. Jangan-jangan Fiona telah memberit

mengabaikan Gregory dan lang

at, ia sema

erpikir untuk memegang lengan Kresna

ya dengan sekuat tenaga. Fiona hampir jatuh k

lar, kau seharusnya tahu diri. Tuan Gumel

nnya, ia berharap Kresna tidak memperc

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ayah CEO Pengen Pelukan
Ayah CEO Pengen Pelukan
“Setelah dijebak oleh pacar dan sahabatnya, Nadia akhirnya menghabiskan malam dengan orang asing yang misterius. Wanita ini benar-benar menikmati pertemuan yang tidak terduga, tetapi ketika dia bangun keesokan paginya, dia tidak bisa menahan perasaan buruk tentang apa yang dia lakukan. Namun, semua rasa bersalahnya terhapus ketika dia melihat wajah pria yang berbaring di sebelahnya. "Dia... tampan," bisiknya, terpesona dengan apa yang dilihatnya. Rasa bersalahnya dengan cepat berubah menjadi rasa malu, dan itu mendorongnya untuk meninggalkan sedikit uang kepada pria itu sebelum dia pergi. Kresna tercengang. 'Apakah wanita itu mencoba membayar saya? Seperti pelacur?' pikirnya, tersinggung. "Minta manajer hotel untuk video pengawasan," perintahnya kepada asistennya dengan tegas, alisnya berkerut. Dia memiliki ekspresi tegas di wajahnya. "Aku ingin mencari tahu siapa yang ada di kamarku tadi malam." "Dan ketika saya menemukan wanita itu, saya akan memberinya pelajaran!" Ke mana cerita mereka akan pergi?”