icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Ambil Nafasku Pergi

Bab 2 Kusuma yang Sulit dipahami

Jumlah Kata:1477    |    Dirilis Pada: 18/11/2021

ma, Dewi segera mundur. Lalu ia kabur da

ekali!" katanya dengan bangga, sambil menepuk punggung Dewi. Te

etapi ia dapat melihat gadis itu menghilang ke dalam Kamar 501. Pria itu hendak meminta salah satu pengawalnya untuk membaw

Baiklah. Aku akan segera ke sana." Kusuma menekan tombol untuk mengakhiri panggilan, kemudian melirik Kamar 501. Ia menarik n

h baik berdoa agar kita tidak pernah bertemu lagi. Lain kali, kamu tidak

a tidak pernah melakukan hal segila ini dalam hidupnya. Jantung Dewi berdebar kencang, pikirannya

ku selingkuh

andatangani perjanjian per

Secara hukum, pasangan yang telah berpisah selama lebih

ami selama tiga tahun. Jadi mungkin secara hukum, aku buka

iuman ... ' Dewi lupa ada

a ampun!" Semua teman sekelasn

ina Latif, yang hendak minum anggur, menumpahkan isi gelasnya k

piri Dewi yang masih tenggelam dalam

man setiap wanita. Pria itu masih muda, tampan, kaya, dan berkuasa, dan ia memiliki peru

wi bertanya seraya mengambil se

gadis yang sedang berulang tahun. Nama itu seharusnya menjelaska

uk-batuk, tidak menyadari bahwa ia telah menyemburkan sampanye ke wajah teman sekamarnya

ini kamu telah berbuat kesalahan besar. " katanya. Jaya adalah putra manajer umum sebuah

kamu mencium Tuan Hadi! Ahhh. Biarkan aku menciummu karena it

ya dengan tisu, tetapi terlalu

a, Dewi melemparkan tisu ke me

maku ketika aku berada di lorong?" tanya Dewi. Ia merinding memik

u tadi memanggil namamu. Jadi hal kecil ini yang membuatmu cemas? Aku tahu, mencium Tuan Hadi akan membuat hati

nepuk lengan Kirani untuk menghibur sekaligus meminta maaf. Tiba-tib

itu meninggalkan ruangan dengan tergesa-gesa. Semua orang meny

endengar ada banyak wanita yang mengejar Kusuma. Untuk menyingkirkan wanita-wanita tersebut, Kusuma akan meminta anak buahnya untuk menelanjangi sang

ri keluar ruangan, berharap untuk menceg

mbat, gadis itu tid

a memanggil taksi dan meminta sopir untu

alam ini. Kalau tidak, ia mungkin berpikir aku menyesal telah memin

ristiwa yang ia alami sa

Kusuma menugaskan Panji untuk mengurus m

k pernah bertemu

an dan menghabiskan sebagian besar waktun

ya. Mereka juga memiliki teman dan lingkar pergaulan yang berbeda. Sehingga sangat

trinya. Tetapi sebelum meninggal, beliau menyerahkan akta nikah

Dewi tahu seperti

iap ia datang, asisten Kusuma lah yang menyambutnya. Jadi ia tidak punya kesempatan untuk bertemu suaminya. Terakhir kali pergi ke perusahaan, Dewi tidak memperkenalkan dirinya, jadi p

kan setelah tahu nama suaminya, Dewi tidak pernah menemukan foto Kusuma di Internet. Ia tidak pernah menonjolkan dir

u, dikatakan bahwa ia sedang memegang tangan seorang aktris

ya ia mengetahui

usuma telah menandatangani surat cerai, secar

k menemani dirinya. Tetapi ia membenci wan

elisah. 'Ya Tuhan! Mati aku. Aku benar-benar berharap

ela napas lega ketika melihat

maku, dan bahkan tidak mengenali wajahku. Terim

a peristiwa malam ini. "Jika dia mengenaliku, aku yakin dia pasti tidak menyukaiku. Tapi mungkin itu

elas 22 Jurusan Keuangan Fakultas Ekonomi

ya. Empat puluh dari mereka lulus ujian masuk pergur

suma juga lulus dari institusi ini. Ada banyak orang yang ingin mendaftar di univer

elas. Beliau mendorong kacamatanya ke atas hidung sembari mengambil napas dala

buku ke mejanya. Suara yang sangat keras membuat sebagian besar

ang gadis dengan jas putih santai yang duduk di baris

sudah tua dan memiliki rambut abu-abu, tetapi suaranya masih menggelegar. Rua

uh bagi Dewi. Ia masih tertidur lelap. Semua orang

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ambil Nafasku Pergi
Ambil Nafasku Pergi
“"Usir wanita ini keluar!" "Lempar wanita ini ke laut!" Saat dia tidak mengetahui identitas Dewi Nayaka yang sebenarnya, Kusuma Hadi mengabaikan wanita tersebut. Sekretaris Kusuma mengingatkan"Tuan Hadi, wanita itu adalah istri Anda,". Mendengar hal itu, Kusuma memberinya tatapan dingin dan mengeluh, "Kenapa tidak memberitahuku sebelumnya?" Sejak saat itu, Kusuma sangat memanjakannya. Semua orang tidak menyangka bahwa mereka akan bercerai.”