icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

IBU SUSU UNTUK BOSKU

Bab 4 Ujian Part II 18+

Jumlah Kata:635    |    Dirilis Pada: 09/08/2024

ubangun runtuh. Aku mengangguk pelan, membiarkan bibirnya menyentuh bibirku. Ciuman it

buka kancing blusku. Aku memejamkan mata dan mende

ta Mr. Wei tegas tapi te

an tangannya pada kulitku membuatku merasa hangat dan terbuai. Ada kekuatan

alkan jejak ciuman yang membakar di setiap sentuhan. Aku merasakan tangan lainnya memb

ngkup payu*daraku, sementara ibu jarinya dengan nakal menjentikkan

birku, punggungku melengkung saat gelombang kenikmatan mengalir dalam tubuhku. Lidahnya bermain lembu

belai rambut Mr. Wei saat dia melanjutkan aksin

tubuhku. Tapi saat tangan Mr. Wei melakukan keajaibannya,

dengan penuh semangat. Aku mengerang dalam ciumannya, keti

ya di telingaku, suaranya

inya merambat masuk, menemukan jalan ke inti tubuhku, membelai titik sensitifku dengan ketepatan yang hampir me

tik-titik yang membuatku mendesah dan menggeliat tak terkendali. "Bagaimana

erengah-engah, hamp

mennya," bisiknya di telingaku, membuat tubuh

ncak. Dalam momen itu, aku merasa benar-benar hidup, bebas

ong, suaranya penuh hasrat dan kekua

meraih wajahnya, merasakan lembutnya kulitnya di bawah jari-jariku. Hatiku berdetak lebih cepat, dan saat bibirku akhirnya menyentuh bibirnya, seolah semua yang terpendam dalam dirik

ak ingin ia lepaskan. Sorot matanya lembut namun membara, membuat jantungku berdebar kencang. Dalam tatapannya,

a dengan nada penuh persetuju

n itu. "Ujian pertama? Apa maksudmu?" tanyak

nuh teka-teki dan misteri. "Kamu

g, menepuk-nepuk di sebelahnya seolah

n campuran antara rasa ingin tahu dan kebimbangan yang menggebu. Ketika aku a

da lakukan?" tanyaku

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
IBU SUSU UNTUK BOSKU
IBU SUSU UNTUK BOSKU
“Aku, Sonia, seorang wanita berusia 23 tahun, terjebak dalam masalah keuangan yang parah akibat hutang pengobatan anakku yang mengidap Thalassemia dan harus menjalani perawatan medis yang sangat mahal dan berkelanjutan. Hidupku yang penuh kesulitan berubah drastis ketika aku bekerja dengan Mr. Wei, seorang CEO sukses berusia 45 tahun. Di tengah kemelut keuangan dan tekanan emosional, aku menemukan pelarian dalam pelukan Mr. Wei. Kehangatan dan dukungan yang dia berikan membuatku merasa dihargai dan dicintai, sesuatu yang telah lama hilang dalam pernikahanku. Namun, kebahagiaan kami tidak lepas dari konflik; suamiku mulai curiga dan berbagai rintangan muncul, menguji keteguhan hati kami. Cerita ini menggambarkan dinamika cinta yang penuh gairah dan sakit hati, pengkhianatan yang menyakitkan, serta pencarian jati diri dan pengampunan. Dengan latar belakang kehidupan kami yang kontras, aku dan Mr. Wei harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dan mempertanyakan nilai-nilai yang kami anut. Akankah cinta kami mampu mengatasi semua rintangan? atau akankah kami terperangkap dalam lingkaran drama dan penderitaan?”