icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

IBU SUSU UNTUK BOSKU

Bab 3 Ujian 18+

Jumlah Kata:685    |    Dirilis Pada: 09/08/2024

"Baiklah," kataku akhirnya, suara ku terd

an sebuah permainan besar. "Baiklah, Sonia. Namun, kamu har

tanyaku dengan suara

a. "Ya, ujian. Aku ingin memastikan bahwa kamu memang pantas mendapat

kin berat. "Apa yang harus saya lakukan untuk lulus ujian i

ci dari wajahku. Aku bisa merasakan napasnya yang hanga

tangannya dan dengan lembut hinggap di salah satu gunung kem

, ini tentang kepercayaan," bisik Mr. Wei dengan

asanya sesak. "Tuan Wei," kataku, sua

engan senyum yang semakin lebar. "Ka

g. Ini bukan hanya tentang pekerjaan, ini tentang eksploitasi. Aku m

rusaha melepaskan diri dari genggamannya.

engan nafsu. "Oh, Sonia, kamu terlalu polos. Tap

nnya dan melangkah mundur. "Baiklah

elumnya tidak kuperhatikan. "Di sana," katanya, "itu tem

am, ruangan itu remang-remang dengan musik lembut yang mengalun di latar belakang. Sebuah sofa besar dan nyaman menjad

pintu di belakang kami. "Relax, So

erasa bergetar antara harapan dan ketakutan. "Apa yang sebenarnya Anda inginkan dari saya?" tanyaku dengan suara bergetar, berus

adi bagian dari kesepakatan kita. Tetapi, aku ingin lebih dari sekadar kepatuhan. Aku

a yang ceria memberiku kekuatan untuk menjalani semua ini. Aku berdoa dalam hati, sem

an, dan membuka tutupnya. Ia menuangkan wine ke dalam dua gelas kristal, lalu menyodork

u mengambil gelas itu dan meneguk sedikit demi sedikit. Rasa anggur yang mem

amnya dengan erat. "Kamu aman di sini

yang mengalir dari ujung jari-jarinya ke seluruh tubuhku. Mr. Wei, dengan

mbutku. "Kamu sangat cantik, Sonia," bisikny

lam hati, aku berjuang melawan perasaan ini. Aku tahu

ak antara bibir kami hanya beberapa senti

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
IBU SUSU UNTUK BOSKU
IBU SUSU UNTUK BOSKU
“Aku, Sonia, seorang wanita berusia 23 tahun, terjebak dalam masalah keuangan yang parah akibat hutang pengobatan anakku yang mengidap Thalassemia dan harus menjalani perawatan medis yang sangat mahal dan berkelanjutan. Hidupku yang penuh kesulitan berubah drastis ketika aku bekerja dengan Mr. Wei, seorang CEO sukses berusia 45 tahun. Di tengah kemelut keuangan dan tekanan emosional, aku menemukan pelarian dalam pelukan Mr. Wei. Kehangatan dan dukungan yang dia berikan membuatku merasa dihargai dan dicintai, sesuatu yang telah lama hilang dalam pernikahanku. Namun, kebahagiaan kami tidak lepas dari konflik; suamiku mulai curiga dan berbagai rintangan muncul, menguji keteguhan hati kami. Cerita ini menggambarkan dinamika cinta yang penuh gairah dan sakit hati, pengkhianatan yang menyakitkan, serta pencarian jati diri dan pengampunan. Dengan latar belakang kehidupan kami yang kontras, aku dan Mr. Wei harus menghadapi pilihan-pilihan sulit dan mempertanyakan nilai-nilai yang kami anut. Akankah cinta kami mampu mengatasi semua rintangan? atau akankah kami terperangkap dalam lingkaran drama dan penderitaan?”