icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terpaksa menikah dengan CEO

Bab 4 Suatu hari

Jumlah Kata:569    |    Dirilis Pada: 25/07/2024

an mereka tetap terasa dingin dan jauh. Dimas tidak pernah menunjukkan sedikitpun perhatian a

tirahat setelah seharian merasa tertek

erlu kita bicarakan," kat

l buruk yang akan disampaikan. "Ap

"Mulai malam ini, kau akan tidur di ruang

Apa? Kau ingin aku tidur di ruang tamu? R

kan tidur di sana sampai aku bilang cukup. Ini ru

anya, namun ia berusaha tetap kuat. "Kenapa

perlu tahu alasannya. Yang perlu kau ta

uangan itu, yang biasa digunakan untuk tamu yang datang sebentar, kini menjadi tempat tidu

gat semua nasihat yang diberikan oleh ibunya dan Bu Ratna, namun rasa sakit dan ketidakadilan yang ia rasakan begitu kuat. Al

n dengan tubuh yang pegal karena tidur di sofa yang tidak nyaman. Ia mencoba menjalani akti

g pergi bekerja, Alia berbic

tahan. Dimas memaksaku tidur di ruang tamu yang kecil d

ni sangat sulit untuk Anda. Tapi ingatlah, Nona harus tetap k

tahu apakah aku bisa bertahan lebih lama lagi,

ua ini. Nona harus percaya pada diri sendiri dan pada Tuhan. Segala sesuatu akan menjad

ik ketidaknyamanan yang dialaminya. Meski begitu, ia berusaha mencari cara untuk mengalihkan pikirannya

Dimas, dan tentang harapannya untuk masa depan yang lebih baik. Menulis menjadi pelari

amu, Dimas tiba-tiba pulang lebih awal. Melihat Alia ya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terpaksa menikah dengan CEO
Terpaksa menikah dengan CEO
“Pak Darma adalah seorang pengusaha yang pernah sukses. Namun, karena beberapa keputusan bisnis yang salah dan kejatuhan pasar yang tidak terduga, ia mulai kehilangan kendali atas perusahaannya. Akhirnya, ia terpaksa meminjam uang dalam jumlah besar dari seorang konglomerat kejam, Dimas Santoso. Dimas adalah CEO dari perusahaan multinasional yang sangat berpengaruh, namun dikenal karena sifatnya yang dingin dan tidak berperasaan. Alia tak pernah tahu bahwa ayahnya sedang berada di ujung tanduk, berusaha menyelamatkan perusahaan keluarga dari kebangkrutan. Setiap hari, Alia bekerja keras dan mencoba memberikan yang terbaik di tempat kerjanya, tak menyadari bahwa di rumah, ayahnya sedang berjuang melawan waktu dan tekanan finansial yang tak kunjung reda.”