icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Terpaksa menikah dengan CEO

Bab 3 Setelah pernikahan yang dingin

Jumlah Kata:701    |    Dirilis Pada: 25/07/2024

bersama keluarganya, terutama di saat-saat sulit seperti ini. Ia berharap bisa meyakinkan Dimas untuk memb

imas tentang keinginannya. Setelah sarapan yang suny

esuatu yang penting," kata Alia

ya tanpa ekspr

aktu. Aku merasa masih butuh waktu untuk menyesuaikan diri dengan se

tuamu? Apa kau pikir ini semua lelucon? Kita sudah menikah, Alia. D

u hanya butuh waktu, Dimas. Situasi ini s

tu, Alia. Kau harus belajar menjalani hidup ini sesuai dengan atur

lebih jauh hanya akan memperburuk keadaan. Dengan berat hati, ia menerima

hnya sendiri. Setiap sudut rumah mengingatkannya pada perjanjian yang mengikatnya dengan Dimas,

sekali lagi untuk berbicara dengannya. "Dimas, bisakah kita bicarakan

jawabannya, Alia. Aku tidak ingin mendengar kelu

r mata yang hampir tumpah. Ia merasa

ia menerima panggilan dari ibunya. Bu Darma terdengar sangat

" kata Alia dengan suara yang mencoba ter

ita selalu ada untukmu. Jika kau butuh sesuatu, jangan rag

alu ingat itu," jawab Alia deng

g. Ia tahu bahwa hidupnya kini berada di tangan seorang pria yang tidak memiliki belas kasihan

n salah satu pelayan rumah, Bu Ratna. Mereka duduk di dap

di sini. Apa yang harus aku lakukan?"

h simpati. "Nona Alia, hidup ini memang tidak selalu adil. Tapi yang penting, N

u Ratna. Dimas begitu kejam dan tidak berpe

an keputusasaan menguasai hati Nona. Percayalah, suatu hari nanti, Nona akan menemu

bebaskan dirinya dan keluarganya dari perjanjian yang menyiksa ini. Dengan dukungan dari keluarganya da

a tempuh terasa berat dan penuh rintangan, ia tahu bahwa dengan tekad dan keberanian, ia akan mampu mengatasi seg

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Terpaksa menikah dengan CEO
Terpaksa menikah dengan CEO
“Pak Darma adalah seorang pengusaha yang pernah sukses. Namun, karena beberapa keputusan bisnis yang salah dan kejatuhan pasar yang tidak terduga, ia mulai kehilangan kendali atas perusahaannya. Akhirnya, ia terpaksa meminjam uang dalam jumlah besar dari seorang konglomerat kejam, Dimas Santoso. Dimas adalah CEO dari perusahaan multinasional yang sangat berpengaruh, namun dikenal karena sifatnya yang dingin dan tidak berperasaan. Alia tak pernah tahu bahwa ayahnya sedang berada di ujung tanduk, berusaha menyelamatkan perusahaan keluarga dari kebangkrutan. Setiap hari, Alia bekerja keras dan mencoba memberikan yang terbaik di tempat kerjanya, tak menyadari bahwa di rumah, ayahnya sedang berjuang melawan waktu dan tekanan finansial yang tak kunjung reda.”