icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Pemuas Nafsu Keponakan

Bab 5 Chapter 5

Jumlah Kata:655    |    Dirilis Pada: 22/07/2024

ah-olah ada beban berat yang menekan setiap langkahku. Setiap kali pandangan kami bertemu, aku buru-buru pergi,

tkan, seakan-akan dia mengawasi setiap langkah dan gerak-gerikku dengan penuh obsesi. Ketika aku berusaha melarikan dir

ya mengikutiku. Pandangan Aldi yang penuh obsesi membuatku semakin takut dan gelisah. Aku meras

untuk segera mengunci diri di dalam kamar. "Mungkin di sini aku akan merasa sedikit lebih

biarkan dia mendekatiku lagi," doaku dalam hati, berharap keajaiban bisa melindungiku dari monster

mah ini?" pikiranku terus berkecamuk. Aku merasa bingung dan tak

kipun ketakutan dan trauma masih menghantuiku. "Aku harus segera mencari sol

rnah aku sayang tumbuh menjadi sosok yang menakutkan seperti ini?" renungku dengan air mata yang kembali meng

﹏﹏﹏﹏﹏

gemetar, memikirkan pengalaman traumatis yang baru saja kualami dan bayangan Aldi yang seolah tidak pernah meninggalkanku. Dalam kebuntu

nan untuk segera mengakhiri situasi yang mencekam ini, aku teringat bahwa pindah kembali ke rumah mertuaku mungkin adalah solusi terba

nangkan diri dengan menarik napas dalam-dalam sebelum menekan nomor suamiku. Sambil menunggu dering terdengar, berbagai pi

dengan suara bergetar beg

. Aku butuh waktu untuk menenangkan diri. Bisak

dengan kakakmu. Kamu tahu kan, ibu tidak setuju den

ebih lama lagi," kataku dengan suara bergetar. "Aku mohon

yang, ini semua demi kebaikan kita. Aku janji masalah i

lit. "Tolong mengerti, Mas. Aku benar-benar tidak bisa di

i sana yang tidak kamu ceritakan p

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Pemuas Nafsu Keponakan
Pemuas Nafsu Keponakan
“Warning!!!!! 21++ Dark Adult Novel Aku, Rina, seorang wanita 30 Tahun yang berjuang menghadapi kesepian dalam pernikahan jarak jauh. Suamiku bekerja di kapal pesiar, meninggalkanku untuk sementara tinggal bersama kakakku dan keponakanku, Aldi, yang telah tumbuh menjadi remaja 17 tahun. Kehadiranku di rumah kakakku awalnya membawa harapan untuk menemukan ketenangan, namun perlahan berubah menjadi mimpi buruk yang menghantui setiap langkahku. Aldi, keponakanku yang dulu polos, kini memiliki perasaan yang lebih dari sekadar hubungan keluarga. Perasaan itu berkembang menjadi pelampiasan hasrat yang memaksaku dalam situasi yang tak pernah kubayangkan. Di antara rasa bersalah dan penyesalan, aku terjebak dalam perang batin yang terus mencengkeramku. Bayang-bayang kenikmatan dan dosa menghantui setiap malam, membuatku bertanya-tanya bagaimana aku bisa melanjutkan hidup dengan beban ini. Kakakku, yang tidak menyadari apa yang terjadi di balik pintu tertutup, tetap percaya bahwa segala sesuatu berjalan baik di rumahnya. Kepercayaannya yang besar terhadap Aldi dan cintanya padaku membuatnya buta terhadap konflik dan ketegangan yang sebenarnya terjadi. Setiap kali dia pergi, meninggalkan aku dan Aldi sendirian, ketakutan dan kebingungan semakin menguasai diriku. Di tengah ketegangan ini, aku mencoba berbicara dengan Aldi, berharap bisa menghentikan siklus yang mengerikan ini. Namun, perasaan bingung dan nafsu yang tak terkendali membuat Aldi semakin sulit dikendalikan. Setiap malam adalah perjuangan untuk tetap kuat dan mempertahankan batasan yang semakin tipis. Kisah ini adalah tentang perjuanganku mencari ketenangan di tengah badai emosi dan cinta terlarang. Dalam setiap langkahku, aku berusaha menemukan jalan keluar dari jerat yang mencengkeram hatiku. Akankah aku berhasil menghentikan pelampiasan keponakanku dan kembali menemukan kedamaian dalam hidupku? Atau akankah aku terus terjebak dalam bayang-bayang kesepian dan penyesalan yang tak kunjung usai?”