icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Kembalinya Sang Mantan

Kembalinya Sang Mantan

Penulis: tyas
icon

Bab 1 Mantan

Jumlah Kata:518    |    Dirilis Pada: 29/05/2024

dong, Ca. Biar

a bersih-bersih di sungai dekat rumah ko

gue semoga jodohnya

ahnya Soleh, "Berisik. Sadar, ini mas

yakin halu, Ca. Sup

buka dong blokirannya," Cic

meninggalkan Soleh. Bukan hatinya cenat-cenut lagi sehingga menimbulkan getaran c

Soleh tidak menyerah. Dia i

sas

agar menghadap ke dirinya,

gguk singka

Gue gak takut setan, karena elo

Sampe tembus emp

seru Soleh sambil modus

am

ucap dalam be

dirinya memeluk C

*

n dah? Roti Jepang?" Sole

warung. Bocah bernama Yuna mengh

an Lee Min Hoo. Kulit putih bersih, hidung mancung macem perosotan anak TK, alis tebal, bulu mata lentik, serta mempunyai postur tubuh tinggi dan punya ABS alias six pack. Serius. Cica tidak mengada-ngada. Apalagi soal roti

ds. How

s kasar, lebih baik dirinya masuk

udah p

p lelaki itu berubah. Pas dulu emang friendly, tetapi sekara

n mulu dah ker

a. Efek memikirkan mantan jadinya ya ... wait? Suar

erpesona seketika kala Soleh membuka

aya enggak terjerat kembali oleh peso

u terpesona ya lo dengan waj

t six pack nya. Sakit sih tapi, nikmat dalam waktu

sini lagi, So

laturahmi sama calon

batuk-batuk terus sewa

inggal masa,"

tnya? Batin Cica sambil be

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Kembalinya Sang Mantan
Kembalinya Sang Mantan
“"Kalau jalan lampu hijau, hati-hati lampu kuning, kalau kita asing, gimana?" "Udah asing kali. Gak inget ya, kita udah putus dua tahun yang lalu?" Cica, perempuan yang tahun ini menginjak kepala dua itu, harus berjumpa kembali dengan sang mantan sewaktu SMA dulu. Pertemuannya sangatlah tidak aesthetic. Di selokan--ketika Cica fokus memainkan ponsel sampai tidak melihat selokan penuh lumpur dan bau. "Es krim yang dari Cina itu apa sih namanya? Miss you gak sih?" Cica memutar kedua bola matanya, lalu mencebik kasar, "Bantuin gue naik, oy. Malah ngegombal terus. Udah kenyang gue makan janji manisnya elu, Soleh?!" Soleh--mantan Cica justru terkekeh ringan. Lelaki tersebut jongkok alih-alih membantu Cica keluar dari selokan, "Le minerale itu yang ada nangis-nangisnya dikit gak sih?" "Keinget masa lalu ya, Beb?" sambung Soleh membuat Cica menggeram, menahan emosi. "Dasar g*la," Tidak disangka, Cica menarik pergelangan tangan Soleh. Alhasil, mereka berdua sama. Iya, sama-sama kotor terkena lumpur. "Untung gue masih sayang sama elu, Ca," Soleh mencuil sedikit lumpur dan menaruhnya di pipi tirus sang mantan.”