icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Become True

Become True

Penulis: drizzle
icon

Bab 1 Kakak

Jumlah Kata:1426    |    Dirilis Pada: 26/04/2024

yang berjejer rapi. Bulir keringat terlihat kian membasahi dahi mulusnya. Rambut panj

an masalah berapa lantai yang harus ia tempuh, melainkan tidak ada akses alternatif menuju puncak gedung s

langan tangan kanannya. Waktu sudah menunjukkan pukul 16.29, itu art

terlambat. Ini kesempatan bagus demi mewujudkan mimpinya. Mimpi yan

ui ternyata sangat jauh dari ekspektasinya. Tak ada siapa – siapa di sana, hanya ada

gi naskah cerita yang sudah di jilid ra

harus ia temui sore ini? Kemana orang yang bisa memberikannya jalan

ganya, ia menoleh cepat ke sumber suara dengan tangan terkepal. Ia

. Bukan bocah dalam arti sesungguhnya, melainkan dalam artian s

t dihadapannya ini, selalu jadi tersangka utama untuk s

n senyum meledek dari laki – laki itu. Ia semakin kesa

ngusilin gue sehari aja?" k

lo mau jadi

yang selalu ia dengar sepa

akan pernah, bahkan dal

pan saling mengintimidasi satu sama lain yang mereka layangkan saat ini. Hingg

rsis di antara keduanya. Tumpukan pakaian kering ada dalam dekapan tubuh tegapnya. Iris

uanya kompak dengan m

Adam yang tiba – tiba, keduanya salin

ran Adam, ia memilih berdiri memunggungi Adam daripada harus bert

rangkap kemeja kebesaran, topi baseball buluk dikepala serta celana jeans sobek yang membungkus kaki jenjangnya, membuatnya terlihat se

dah cukup menjadi alasan untuk A

," Itu bukan aja

tapan melototnya pada cowok berkacamata yang sejak tadi hanya diam memperhatikan. " Dia tu...," Medina menjeda ucapannya, liri

ya...aku

ali menghentikan langkahnya ketika mendengar cekikikan dari arah belakang. Medina menoleh dan memandangi cowok b

ya itu, tapi apa mau di kata, langkahnya tertahan karena Adam telah l

arus beri dia pelajara

Kamu sendiri masi

ak.

Di

ng yang paling sering membantah perkataan kakaknya. Walau ia bandel dan kakaknya cukup teg

atunya keluarga yang ia miliki set

gebohongin aku, dia h

ongin," tuding Adam sambil menggedor salah

tahan saat si empunya rumah keluar dan menerim

eberapa lembar uang lima ribuan pada Adam. Ada

ahu itu kan? Jadi...apa salahnya aku kasih dia pukulan sedikit biar jera," Medina

ek. Nggak pant

itu juga perlu p

l yang penting, bukan bua

pi,

gajarin kamu berkelaku

galah. Keduanya keukeuh mempertahankan argumen masing – masing. Yang mereka ributkan tentu saja bukan hanya soal kelakuan

bih santun dan feminim, tapi percuma nasehat itu mental duluan

liat kamu berpenampilan kayak gini la

aman dengan penampil

enasehati adiknya itu. Terlalu keras di beritahu, Medina akan sem

dahi perdebatan ini sebelum Medina ngambek dan kabu

erlalu pergi meninggalkan pelataran parkir rumah susun serta Medina yang terli

un itu yang penting sekarang Medina tidak harus menuruti

kalau 'macan kamp

Nando kini berdiri di sisinya dengan melayangkan senyum yang dibuat sema

sung dari bogem mentah gue ya?" tanya Medina sa

o aja, gue pasrah." Nando semakin semringah. Tak gentar me

semakin menaikkan kadar k

tinjunya, Nando reflek m

Tom and Jerry mengisi pelataran par

genal sejak masih ingusan, tapi karena keusi

SMA, bahkan kampus yang sama, itu tak membuat keduanya bisa menjalin pertemanan yang baik, apalagi sejak Nando

ia ingin membuat Nando menjauh? Entahlah, apapun itu toh usahanya untuk membuat Nando menjauh

cinta itu k

*

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka