icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Om Duda I Love You

Bab 5 Kevin

Jumlah Kata:1489    |    Dirilis Pada: 08/03/2024

saat melihat orang yang

Sapa Baby membuat gadis ber

ong gitu." Tegur Ta

nya sama seperti pelakor ke

gan di ulang ya, Abang gak suka, Abang pergi dulu."

panas, melihat interaksi di hadapannya. Tala menatap sekilas Luna yang t

riak Baby melambaikan

ngat Tala lagi sebel

owo-cowo tampan, gimana rasanya punya dua Abang tampan si By?'' tanya L

t Baby asal, membuat Luna jengah memutar bola matanya malas, ber

gue lama-lama ngo

*

sar, hari ini ia di buat kaget dengan kabar

ekiknya frustasi. Rega, menatap f

ak, tanpa bayang-baya

t!

ng saja menjawab saat melihat na

.

awa ke

.

m.

u

jadi tidak tenang setelah mendapat kabar mantan istri yang ternyata jug

Tok!

suk

jika satu jam lagi kita akan pergi k

pkan semua

permisi." Pamit

*

ita pulang cepat, senangn

t, di antara banyaknya murid hanya wajah Baby saja yang terlihat

uk gitu sih By, bagus d

di depan dada, dengan

gak ada temannya di rumah, Bang Ken dan Bang

engar usulan dari Luna membuat wajah Baby seketika berubah cerah. "Ah

? Tenang gue bawa mo

terimakasi

tai aja kal

yang di putar oleh Luna, hingga tak terasa kini mobil Luna

, tapi meskipun begitu Bang Tala lo gak ada obat.

. "Ya sudah terimakasih ya Luna sudah anterin B

una pada Baby, Babypun menurut saja, ia berja

dalam gedung perusahaan milik sang Abang, namun langkahnya terhe

nya masuk dan berlaih meg

u kenapa menang

nya. "Huaaaa!" bukannya berhenti , tangis bocah it

aki kamu berdarah!" pekik Baby panik sendiri meli

berteriak bak orang gila. Bocah di hadapannya itu terdiam, dan

a?" seorang wanita muda menghampiri

nita itu. "Eh Mbak Ibunya, cepat panggil pem

" tanya L

ulan Mbak, maaf sa

ut Kevin yang me

ana, ternyata kamu di sini." Ujar Lila sembari mengangkat tubuh Kevin k

uanya pergi, barulah ia kembali melangkah m

di dalam kan?" tan

mpat Nara menjawab Baby

Baby

Sambung Baby meringis malu, sembari menutup kemba

bilang si ada Om

ut Nara. Baby pun memilih bediri di hadapan meja Nara sembari

." Ajak Nara merasa kasihan pada Ba

au melihat wajah Om singa,

nya Tu

r

enahannya. Baby pun langsung berusaha berdiri tegak. Saat ia sudah berdiri dengan benar di

um padanya. "Kamu, kamu 'kan yang di taman tadi?" kaget Baby melih

ntik." Sa

h Kevin ke dalam gendongannya. "D

terangkat saat mendengar panggilan

terlihat keheranan. "

udah menikah rupanya." Cicit Baby pelan, na

Tap

yang baru tiba sambil berlari,

an muda di sini." Uca

ri Om ya?"

da Baby. "Dia pengasuh K

in." Tiba-tiba Kevin berkata demiki

ih ada urusan sama Bang Ken? Kalau masih,

aya masih ada urusan dengan Ken." Mendengar

k Kevin menja mengulur

ia tidak kuat menggen

ehkannya. "Ih siapa bilang! Baby kuat kok, ayo Kevin Kakak gendo

n ke kantin, Baby laper, Bye Om!" tanpa mendengar jawaban Reg

si dua bocah itu!" suruh Rega sebelu

ap T

*

" tanya Kenan saat Rega kemba

kantin perusahaan." Jawab Reg

rab dengan anak kecil, tak heran jika dia s

ng lain, bahkan sama Lila saja dia ka

iliki daya pikat tersend

Rega be

anjutkan!" ujar Rega mem

anya sama-sama keluar untuk mencari keberadaan Baby dan Kevin yang tadi katany

eka?" tanya

." Usul Kenan. Rega pun langsung bergegas pergi un

pada Lila , saat sambungan t

a Tuan, maaf!" sahut L

awasi Kevin! Tidak becus! Mulai besok kamu tida

pi

u

sembari terus berlari men

k memakan ice cream berdua, hingga tiba-

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Om Duda I Love You
Om Duda I Love You
“"Om Singa ini kenapa sih, Baby itu serius Ayo pacaran sama Baby, Baby belum pernah pacaran tau, Baby sangat penasaran seperti apa pacaran itu." ~Kharisma Baby Arganda~ "Baby pacaran itu di dasari rasa sayang dan cinta, bukan main-main, lagi pula kamu masih sekolah." ~Rega Pradipta~ "Baby sayang kok sama Om Singa, Baby juga cinta, kata Luna kalau jantung Baby berdebar setiap dekat dengan Om Singa itu karena Baby cinta sama Om Singa." Rega benar-benar tak habis pikir dengan adik temannya itu. Bagaimana bisa dia memacari Baby yang masih berstatus pelajar. "Baby, perbedaan usia kita sangat jauh, kamu juga masih sekolah." "Oh ayolah Om, umur hanyalah angka."”
1 Bab 1 Awal2 Bab 2 Jangan panggil saya Om! 3 Bab 3 Pussy Baby sudah berdarah 4 Bab 4 Tamu di pagi hari5 Bab 5 Kevin 6 Bab 6 Kemarahan Lila 7 Bab 7 Bocah ajaib8 Bab 8 Cepat sembuh Baby9 Bab 9 Keposesifan Tala10 Bab 10 Tantrum11 Bab 11 Lalita12 Bab 12 Cemburu13 Bab 13 Siapa yang bercanda 14 Bab 14 1415 Bab 15 1516 Bab 16 1617 Bab 17 Nomor tidak di kenal18 Bab 18 Bertamu ke rumah Rega19 Bab 19 Rumah Rega20 Bab 20 Berubah drastis21 Bab 21 Makan malam22 Bab 22 Satu kelas23 Bab 23 Ke kantor Rega24 Bab 24 Umur hanyalah angka25 Bab 25 Berkirim pesan26 Bab 26 Salah letak27 Bab 27 Melisa28 Bab 28 Perubahan Rega29 Bab 29 Kita gak pacaran tpi Baby punya Om30 Bab 30 Cake stroberi31 Bab 31 Kenan mara32 Bab 32 Trauma Kenan33 Bab 33 Restu Kenan34 Bab 34 Bertemu Melisa35 Bab 35 Kelulusan36 Bab 36 Selesai