icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
DICERAI KARENA MANDUL

DICERAI KARENA MANDUL

icon

Bab 1 [Prolog & bab 1]

Jumlah Kata:861    |    Dirilis Pada: 27/02/2024

bahu hanya menatap lurus ke depan, tanpa ekspresi. Sementara dua lainnya, menatap si perempuan itu dengan pandangan

n itu bisa menyunggin

ya ambil segera, biar semua ur

n. Melirik sekilas amplop putih berlogo Pengadilan Ag

gadilan sebelumnya, sudah saya urus. Dua atau tiga hari l

perempuan i

ala salah dan khilaf Janu selama ini. Say

ua orang di depannya. Tak tahan, dia bangkit dari duduk dan memilih masuk ke kamar. Mengab

pamit,

pak. Mungkin kecewa, marah, kesal dan benci terhadap J

, "Saya pamit. Jaga d

*

i. Besar harapnya pada sang waktu, agar keping sakitnya perlahan lepas satu per satu. Cukup ba

ini ia sekarang. Mengambil satu keputusan besar bernama damai. Butuh tekad kuat, ke

t vers

ikmati setiap meter jarak yang dibentang oleh Sang Pencipta. Menaruh keping demi keping sakit yang dimiliki pada setiap pemberhentian bus yang dia tumpangi. Siapa tahu, k

mo

ebagian penumpang sudah terlelap tidur. Hanya dirinya dan sang supir yang masih terjaga-mungkin. Diembu

tadi tergeletak di sandaran kursi, dia ambil. Mengecek sekali lagi pesan terakhir yang dikirim oleh sahabatnya. Membaca

ka

an si perempuan dengan terampil mena

aranya tertawa. "Kota yang

nya menanggapi d

lau sama-sama kota besar, enggak sesumpek Jak

bahu itu malah menepuk pelan bahu suaminya.

aku ser

yum menanggapi. "Iya, aku juga serius.

ang ia bisa. Meneguk dengan kasar air mineral yang selalu ia sediakan di dekatnya. Sudah sejauh

tetes air mata kembali memba

*

aruh baya melemparkan dirinya ke sofa empu

s, Ma. Masa iya

ipi anak kamu. Mama sayang banget sama Sheryl, Nak. Sayang banget. Tapi Mama enggak

lebih dulu memijat pangkal hidungnya. Raut lelahnya jelas terceta

a, ya Ma. In

ar menjadi sosok yang mampu membuatnya kagum. Bukan sekadar pencapaian dalam karir, bukan. Wanita itu tidak terlalu mengharap

g punya masa

adi ikutan susah. Harusny

Diusapnya kepala pria yang sudah d

di. Cari yang lainnya aja, ya, Ma. K

n Mama pusing sama kamu

terkekeh.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
DICERAI KARENA MANDUL
DICERAI KARENA MANDUL
“Blurb : Ditinggal selingkuh. Mandul. Dijadikan seorang ibu rumah tangga biasa. Berujung perceraian dengan satu ton tuduhan yang membuatnya merasa kerdil. Apalagi yang kurang bagi Kala? Semuanya berkumpul jadi satu, merobek sisi kemanusiaannya perlahan. Membuatnya mempertanyakan satu hal pada Sang Pencipta, kenapa harus dirinya? Kendati demikian, ada setitik waras yang masih ia punya. Saat mata mereka mengudara, Kala sadar, dirinya sudah tertawan. Pada satu sosok polos yang kelahirannya tak diinginkan oleh sang ibu. Sosok kecil bernama Sheryl Amanta Versha. Pusarannya makin mengerucut, hingga mempertemukan pada secercah rasa yang ia tampik demikian keras. Berhasil kah, ia dengan jalan yang dipilih? *** PS : Biar kalian enggak bingung, judul ini aku ganti untuk menyesuaikan kebutuhan. Judul aslinya KALA MANTARI Jika ingin versi cetaknya bisa hubungi IG Aku ya. Cha.riyadi8888”
1 Bab 1 [Prolog & bab 1]2 Bab 2 [2]3 Bab 3 [3]4 Bab 4 [4]5 Bab 5 [5]6 Bab 6 [6]7 Bab 7 [7]8 Bab 8 [8]9 Bab 9 [9]10 Bab 10 [10]11 Bab 11 [11]12 Bab 12 [12]13 Bab 13 [13]14 Bab 14 [14]15 Bab 15 [15]16 Bab 16 [16]17 Bab 17 [17]18 Bab 18 [18]19 Bab 19 [19]20 Bab 20 [20]21 Bab 21 [21]22 Bab 22 [22]23 Bab 23 [23]24 Bab 24 [24]25 Bab 25 [25]26 Bab 26 [26]27 Bab 27 [27]28 Bab 28 [28]29 Bab 29 [29]30 Bab 30 [30]31 Bab 31 [31]32 Bab 32 [32]33 Bab 33 [33]34 Bab 34 [34]35 Bab 35 [35]36 Bab 36 [36]37 Bab 37 [37]38 Bab 38 [38]39 Bab 39 [39]40 Bab 40 [40]41 Bab 41 [41]42 Bab 42 [42]43 Bab 43 [43]44 Bab 44 [44]45 Bab 45 [45]46 Bab 46 [46]47 Bab 47 [47]48 Bab 48 [48]49 Bab 49 [49]50 Bab 50 [50]51 Bab 51 [51]52 Bab 52 [52]53 Bab 53 [53]54 Bab 54 [Epilog]55 Bab 55 [Ekstra. 1]56 Bab 56 [Ekstra. 2]57 Bab 57 [Ekstra. 3]58 Bab 58 [Ekstra. 4]59 Bab 59 [Ekstra. 5]60 Bab 60 [Ekstra. 6]61 Bab 61 [Ekstra. 7]62 Bab 62 [Ekstra. 8]63 Bab 63 [Ekstra. 9]64 Bab 64 [Ekstra. 10]