icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Irresistable Hostage

Bab 5 Tawaran AJ

Jumlah Kata:1330    |    Dirilis Pada: 18/02/2024

kan dia

ggil Kak AJ oleh Vitto, saat adiknya itu mengantarka

eakan berat untuk meninggalkan Ariana

hirnya, dia t

dia memeluk dirinya sendiri, agar terlindungi da

ng-bayang kembali di benaknya. Ariana

luas, dan menawan. Furnitur yang terpampang di sana unik dan berkelas, namun kental ber

ebony yang gelap mengkilap. Dari tempatnya berdiri yang berjarak tiga meter di depan

o berwajah putih, mulus, tanpa rambut wajah sedikitpun. Sedangkan kakaknya berwajah tega

is, tulus, dan menawarkan persahabatan. Sedangkan, pria dingin ini, ta

yang perlu diintimidasi? Tanpa tatapan membunuh sepert

hm

erdeham keras, membu

u penuh kecurigaan. Dia baru saja mematikan l

elevel dengan pria di hadapannya. Hanya satu yang tertera di benaknya. D

anmu!" jawa

ngan tatapan membunuh yang tak lepas sedetikpun dari Ariana. Dan hingga tib

an rahangnya dan menatap gadis itu dari sudut ma

ta pria itu. Bagi gadis itu, dia sudah terlanjur membuat singa ganas di hadapannya mara

manis. Apalagi harus mencuri hat

ini Ariana berlagak seakan dia

pan mereka beradu bagaikan dua

dagu lancip Ariana. Ariana tersengat, ingin me

ap sepasang mata tajam AJ. Dengan tatapan membunuh yang semakin kel

a caraku berbicara padamu?" tany

an ada bara api di sana. Beraninya ga

eduli. Sudah kepalang basah, piki

mendayu manja sambil bergelanyut, menempelkan dadaku di tubuhmu, maka kau

ari AJ. Terlihat tatapan AJ yang semakin marah dan dibal

imana rahang AJ seakan menggemeretak. Pun jari jemari tangan AJ mengepal kuat ka

ah payah mengatur nad

ena mau membicarakan kontrak

ak? Ma

ra kau berlagak berani ka

sinis itu raib digantikan waja

lam kau tersedu-sedu berkata bahwa ka

mengingat kejadian semalam. Memikirkan itu

melihat rona malu di pipinya. Karena itu, dengan cepa

ihat dulu!" Lagi, Ariana berlagak seakan d

kan. Pria itu pun membalasnya deng

nulisnya," ja

dengus kes

lk about

rannya. Ariana dibiarkannya berdiri terpaku di tempat, tanpa ditawariny

ns yang memperlihatkan paha jenjangnya yang mulus. AJ mencibir dalam hatinya. Kaki Ariana

kulit yang unik. Dan mungkin, yang paling membuatnya terpukau adalah rambut hi

gin tahu. Bagaimana kau bere

ana apa-apa. Sedikitpun belum terpikir olehnya bagaimana

AJ kesal melihat A

Ariana yang suaranya telah me

engus kasar tak terkes

ak yang ingin kau tawarkan padaku?" Ariana yang kesal dit

Kemudian berkata, "Aku mena

ksi Ariana. Namun, g

njutkan

un. Segala kebutuhan hidupmu akan kutanggung. Tetapi, kau tidak mener

0 ribu per tahun. Dan itu berarti sekitar 800 dolar per bulan. Jika di rup

toriter dengan aura membunuh setiap dia? Bisa-bisa dia depresi akut. Dan s

a?" tanya Ari

l. Ariana mulai m

u ini," jawab AJ sengaja memancing rasa pe

yang tersedia bagiku. Agar aku bis

ke-dua sangatlah mudah. Kau tidak perlu bekerja padaku. Tidak per

esima. Tawaran sebagus itu, pastilah ada udang di b

jadi wanitaku. Yang patuh padaku. Me

rakan gadis itu akan merasa sangat lega

ana hanya menjaw

Ariana, AJ berbisik, "Jika kau memilih opsi ke-dua, kau berhak menikmati hidup mewahku. Kau juga akan kuajak d

ja. Setelahnya, kau bebas. Jika perlu, aku akan meng

itu merentangkan kedua tangannya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Irresistable Hostage
The Irresistable Hostage
“Liburan yang telah dia rencanakan berakhir berantakan saat Ariana tertahan di Thailand dan diharuskan membayar denda yang begitu besar. Tidak memiliki uang untuk membayar dendanya, Arian memohon pertolongan pada pria asing dengan aura dominan yang menakutkan. Pria itu menebusnya dan membawa Ariana mengarungi samudera dengan kapal pesiar mewah miliknya. Namun, penebusannya harus dibayar mahal oleh Ariana karena pria tampan beraura menakutkan itu sangat menginginkan tubuhnya. "I wanna go home." - Ariana - "Just do what I say!" - Alejandro - "Kau tidak punya kuasa atasku!" -Ariana - "Tentu saja aku punya. Karena aku sudah menebusmu dengan sangat mahal!"”