icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

The Irresistable Hostage

Bab 3 Sentuhan Pertama

Jumlah Kata:1320    |    Dirilis Pada: 18/02/2024

Ariana memutuskan masuk ke dalam kamar yang telah diberikan untuknya. Ce

nggebu mara

, tidak lebih baik dari ditahan di kantor

nya. Saat itulah, dia baru sungguh-sungguh menatap

as. Ini seperti presidential suit di hotel

kan furniturnya bergaya klasik dan sangat berkel

g di dalamnya adalah kamar tidur. Dia masuk ke dalamnya dan menghempaskan dirinya

jara di negara asing. Setidaknya, dia masih mempunyai kesempatan untuk bisa melarikan diri.

bathtub bermodel klasik berwarna kuning keemasan. Saat air hangat mulai memanca

sangat membuai. Saat bathtub penuh dengan

gpun. Setelah menggelung rambut panjangnya ke atas, ia merendam dirinya ke dala

a juga telah mulai mendingin. Ariana terbangun dan bergegas keluar

hnya. Setelahnya, gadis berambut hitam panjang itu melangk

mkan itu berdiri di pintu kamar. Tubuhnya menjul

t-cepat menutupi tubuhnya den

ditutupi handuk, Ariana hanya menutupi bagian depan saja, bukan

sini?" bentak Ariana

ik tubuh Ariana, dari atas sampai bawah. Dari bawah

an terpercik di kedua matanya yang cokelat. Mat

ng pria itu mulai mela

patnya. "Ma- mau apa

yang menutupi bagian depan tubuhnya. Justru itu

pampang ditambah kaki jenjang Ariana,

eka semakin tipis. Kedua mata pria itu berkilat-kilat penuh gairah memandangi Aria

h sangat terbuka dan terl

rdiri di hadapannya hanya

n maju. Sampai akhirnya Ariana terhalang dind

ndongak menatapnya. Tidak terlalu kuat, tapi cukup membuat Ariana tak bis

hirupnya aroma anggur dari tubuh Ariana dengan

itu, "Jangan macam-macam. Sekalipun kau dewa peny

desis tajam seraya mengeratkan rahang kakunya. "Apa katam

itu!" tukas Ariana berani, mena

endengus ke wajah Ariana. "Kau pikir berap

aja setara dengan harga perusahaan ayahnya yang sedang krisis. Tetapi, tidak mungkin dia

ria mengerikan itu, dengan memasang raut galak

i kau! Kau pikir kau siapa? Tubuhmu saja bah

nya menilai dari fisik luarku saja! Kalau kau tahu inner valueku, uangmu itu takk

lalu tinggi!" Kemudian,

her gadis itu. Sebelah tangannya yang besar mulai menyentuh atas lutut bagian dalam Ariana, dan mer

ergejolak. Tak dipedulikannya penolakan Ariana. Tubuh kuning langsat Ariana terlihat sangat manis dan menggoda. Pun ukuran

a terhempas ke atas kasur empuknya. Handuknya tersingkir dari atas tubuh Ariana. Kini

esempatan bagi gadis itu untuk melawan. Dil

ia tidak punya kesempatan untuk memukul pria itu sedikitpun.

mendorong pria itu. Yang terjadi kemudian, malah k

melawan dengan kedua t

leh bibir pria itu. Ariana menahan ra

dis itu mulai berteriak kembali. "Lepaskan aku, kau jahanam! Lep

yesal mengucapkan semua itu. Dia takkan menarik ucapanya lagi. Bagi gadis 22 tahun it

, membuat Ariana menggelinjang geli yang jauh lebih nikmat dari tadi. Tubuhnya seakan tersengat percikan list

lisah. Tubuhnya yang ikut menikmati semua sentuhan pria itu membuatny

dada Ariana. Rasa frustrasi melanda A

ngmu. Hentikan ini!" Di sela sedu se

menghentikan aksi gila

a. Mereka semua menikmatinya. Bahkan meminta lagi, dan lagi. Tapi, gadis ingu

uh polos Ariana sekali lagi, dan dengan rahang yang mengeras

jadi-jadi. Tubuh gemetarnya meringkuk di atas kasur baga

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
The Irresistable Hostage
The Irresistable Hostage
“Liburan yang telah dia rencanakan berakhir berantakan saat Ariana tertahan di Thailand dan diharuskan membayar denda yang begitu besar. Tidak memiliki uang untuk membayar dendanya, Arian memohon pertolongan pada pria asing dengan aura dominan yang menakutkan. Pria itu menebusnya dan membawa Ariana mengarungi samudera dengan kapal pesiar mewah miliknya. Namun, penebusannya harus dibayar mahal oleh Ariana karena pria tampan beraura menakutkan itu sangat menginginkan tubuhnya. "I wanna go home." - Ariana - "Just do what I say!" - Alejandro - "Kau tidak punya kuasa atasku!" -Ariana - "Tentu saja aku punya. Karena aku sudah menebusmu dengan sangat mahal!"”