icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dan ternyata cinta

Bab 4 First kiss

Jumlah Kata:1115    |    Dirilis Pada: 21/01/2024

"seru Vita melihat makanan

ibu nduk yang masak,"p

duduk dengan ibunya menikmati masakan sayu

bu emang juara dunia,"girang Vita s

nduk, hehehehe,juara duni

di habisin," pe

bersama sang ibu karena

akan pada tempat khusus untuk di bagikan ke unggas, sesudah selesai dengan kesibukan bersih - bersih

umah terdengar suara gemuruh motor, agak me

api kok suaranya kaya montor balap sih, mbo

emu alamat sini,"ujarnya dalam hati deg....deg

t.Gek mangkat!"geram bu M

tua tidak nurut,

as Edi bu,"

kita.Parkirnya ya di parkiran rumahnya,orang E

lama pintu di ke

Tok....! Suara

pet sana bukakin,

t Vita berdiri dan me

.rumah limasan berjalan dari ruang tivi ke

rai jendela, menerka siapahakah y

n jadi datang,"gi

kakan pintu u

n bibir manisnya tersun

jawab Vita mempersila

" tanya Andrian seraya memasuki

ahkan duduk, "

ofa kayu,matanya melirik sel

jadi kikuk apa lagi Vita ia hanya tertunduk membisu.Namun tiba - tiba ibu

k Astuti, Andri" seru

ian seraya berdiri menunduk menj

teman toh," imbuh Ma

b Andrian sing

bali, bu Marlina

bisik bu Marlina memeri

ng ibu, lalu ia berdiri d

pacaran sih?" selidik bu Marlina p

ma teman biasa bu,"

n dong.Ibu setuju apa lagi kali

alu jantungnya

a?" tanya bu

rjalanan kemari," Andrian juj

jodoh tebak ibu.Hehehehehe

umah Vita.Gadis bu Marlina keluar dari pintu ruang keluarga memba

man.Calon datang kesini kok di ang

ang ibu, matanya tak berani melirik wajah Andrian, buj

jar Vita pelan namun or

u Marlina seperti menerima kehadirann

kursi kayu panjang menyuruh

kian kali. entah apa yang akan diled

MA,ibumu Kinansih itu adik kelasku.Tapi saya nggak begitu dekat deng

a pernah cerita ke say

ih,kalau ginikan ga bisa ngobrol s

pa lama le,?" tany

ya singkat.Mata elangnya melirik wajah Vita terlih

oh?ga ngekost di rumah sewa ibu lagi,"cetuk

," jawabny

ntuk besok mau kepasar jualan, "kata bu Marli

nak muda mudi itu,sementara Vita masih duduk di depan Andrian membawa nampa

memulai percakapan

wab Vita tertu

aya yang saya bilang waktu chat kamu tempo h

aku ga faham," gugup Vita pur

hangat yang dibuat oleh Vita,lalu mulai membuat

u ngajak kamu lebih dari teman itupun kalau kamu berkenan,sosorry banget kalau aku lancang karena kita baru kenal ta

tampak ada ketulusan dari sorot elang miliknya.Mereka saling

kamu rasakan Andrian.Aku juga saya

asing.Andrian ingin memeluk tubuh indah Vita tapi takut

juga cinta sama aku, "girang Andrian lalu m

kata Vita memerintah Andrian namun ia eng

veku sumapah demi tuhan,"ujarnya

dah Vita kini dalam kehangatan,namun gadis itu melepas pelukan Andrian.Wajah mereka saling bertemu lagi akhirnya bibir mereka berde

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Dan ternyata cinta
Dan ternyata cinta
“Cinta datang seketika, pertemuan mereka diawali saat berada di burung besi tempat Vita bekerja, yang membawa terbang Andrian menuju pulau Jawa untuk melaksanakan tugas militernya. Pertama melihat wajah cantik Vita, Andria langsung terpanah asmara jatuh cinta pada pandangan pertama, cinta kedua sejoli itu berjalan indah hingga sampai ke pelaminan. Tetapi takdir berkata lain Vita mengajukan surat cerai untuk Andrian, apakah Andrian akan menandatangani surat cerai tersebut?....”
1 Bab 1 Pertemuan2 Bab 2 Pertemuan ke dua3 Bab 3 Menunggu Andrian4 Bab 4 First kiss5 Bab 5 Senja Indah6 Bab 6 Ngrumpi7 Bab 7 Vc an sama dia8 Bab 8 Andrian serius Vita! 9 Bab 9 Kedatangan ortu10 Bab 10 Calon mertua datang ke rumah11 Bab 11 Fatal lagi! 12 Bab 12 Vita pingsan13 Bab 13 Dia darah daging kami14 Bab 14 Di keluarkan dari perusahaan. 15 Bab 15 Kedatangan kak Erlina16 Bab 16 Tradisi pernikahan pedangpora17 Bab 17 Kado pernikahan18 Bab 18 Buket bunga19 Bab 19 Sub rasa air laut20 Bab 20 Ngak tega21 Bab 21 Di manja22 Bab 22 Gagal deh23 Bab 23 Acara 7 bulanan24 Bab 24 Siapa gadis itu25 Bab 25 Sebuah rencana26 Bab 26 Lost moveon27 Bab 27 Rencana bisnis28 Bab 28 Andrian pergi29 Bab 29 Lahiran30 Bab 30 Mengurus baby Zoe31 Bab 31 Mengurus Zoe 232 Bab 32 Tujuh bulan berlalu tanpa Andrian33 Bab 33 Pesawatnya jatuh34 Bab 34 Di usir dari rumah35 Bab 35 Andrian pulang36 Bab 36 Rindu menggebu37 Bab 37 Desahan Vita dan Andrian38 Bab 38 Entahlah39 Bab 39 Di paksa pulang40 Bab 40 Tatapan Anggara41 Bab 41 Tatapan Anggara42 Bab 42 Aku belum mas! 21+43 Bab 43 Ucapan Astuti44 Bab 44 Cuma aku katanya45 Bab 45 Kedatangan Asanti & Reza46 Bab 46 Empat tahun kemudian47 Bab 47 Mbak Susi hamil anak ke 248 Bab 48 Aku menyaksikannya! 49 Bab 49 Menggugat cerai50 Bab 50 Tindakan Hartana51 Bab 51 Berpisah52 Bab 52 Jatuh sakit