icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Harta Tahta Obsesi Gila

Bab 4 Makin penasaran

Jumlah Kata:1196    |    Dirilis Pada: 20/01/2024

y Rea

, Ka

mengangkat tangan membalas lambaian sang pemanggil. Sebelum

un menyambut tangan yang mengajaknya ber-high f

Jakarta. Kepincut janda kembang ya, di sana?" kelakar Arkana. Me

gue yang di sini. Lo sendiri, gimana?

tanyaan Boy. Karena, sepertinya memang hanya itu

ngiri kalo tau," timpal Arkana dengan jumawa

melanjutkan obrolan sambil duduk

enak ngobrolnya," titah Boy, me

ti, dan langsung memanggil pelayan di san

ya gini? Gue tau lo, Boy. Lo kan salah satu temen kampret yang biasanya datang pas bu

k gue, lo," timpal Boy. Tak m

i, pekerjaan, masa lalu, bahkan gadis-gadis yang terus melirik mereka

tegorikan cogan hot. Karena memang para

n otot-otot yang pas membentuk tubuhnya. Karena itulah, tak heran jika kehad

elah seorang pelayan tiba-tiba datang kemeja mereka, dan meny

pan, Mas," ucap Barista itu, yang juga te

dengan senyum manisnya. Plus kerlingan mata nakal khas si playboy.

Sadewa. Karena pria ini memang pandai memanfaatkan apa ya

engan seringai menyebalkan. Sebelum memasukan ker

tuh cewek?" tan

get," jawab Arkana lugas. Seraya menyesap kopinya dengan per

makai cewek sudah seperti memaka

butan terjadi di sana. Berasal dari sebuah

gan! Sini gue habisin semua!" Sebua

dan rambut acak-acakan lalu keluar dari ruangan itu, denga

a tidak fokus, dan jalannya juga sedikit oleng. Bahkan dia meracau sambil memaki

wanita pada umumnya, kan, Jika dihadapkan situasi seperti ini? Semuanya saling berteriak dan

habisin lo!" Pria teler tadi k

security, yang memang bertugas mengamankan Cafe itu

gannya ke sembarang arah. Kedua security yang tak lagi muda itupun, terlihat keta

r gue b

r

ereka pun terkena botol pecah itu. Security itu memekik kesaki

juga gemas dengan kejadian itu, dan ingin sekali me

a-tiba seorang gadis berseragam Barista, melewati mereka deng

in gue OT dadakan tanpa bayaran. Bikin rugi saja!" ome

s! D

eman Bristanya memberi peringatan. Gadis itu l

gibaskan botol pecahnya pada gadis itu, da

rgerak cepat memberikan sikutan tajam pada wajah pria teler itu. Membuat

angan yang memegang botol pecah, dan memutarnya dengan keras ke be

t dikuncir ekor kuda itu lalu menendang belakang lutut si pria mabuk, hingga berlutut satu kaki. Sebelum mena

sek!" maki pria itu murka, s

gi, kalau gak mau gue kasih yang lebih brengsek dari ini," jawab ga

dan melemparkan sebuah ponsel yang dia temukan, ke p

gas. Sebelum pergi begitu saja. Meninggalkan kerumunan orang yang masih speachle

uatnya terkejut luar biasa. akan tetapi juga mel

mereka baru saja bertemu kemarin, dengan huru hara berbeda. N

tar yang sukses membuat Dewa

tanga

n sejawatnya yang menunjuk perban di tanga

ersebut. Untuk kedua kalinya, gadis itu melewati Dewa begitu saja. Mengabaika

dewa pun sema

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Harta Tahta Obsesi Gila
Harta Tahta Obsesi Gila
“Don't Judge book by cover! Kata itu seperti tepat menggambarkan seorang Arleta. Karena meski mempunyai rupa yang menarik juga tubuh yang tak kalah mempesona seperti namanya. Sayang, hidup Arleta tidak secantik namanya. Arleta adalah kotak pandora. Banyak rahasia dan luka yang dia bawa dalam perjalan hidupnya. Dia seorang tuan putri, namun tidak bisa memakai gaun indah layaknya cerita dalam negeri dongeng. Karena yang Arleta butuhkan bukan gaun indah, melainkan baju jirah dan sebilah senjata agar bisa bertahan hidup. Joshua, sang paman yang terobsesi padanya membuat hidup Arleta penuh dengan darah dan air mata. Hingga Arleta tidak pernah berani berharap akan hari esok yang indah, juga tidak berani membuka hati untuk satu orang pria pun. Baginya cinta hanya akan membuat lemah dan membuang waktu berharganya saja. Hal itu menjadi tantangan berat untuk Arkana Sadewa, photografer yang jatuh cinta pada Arleta di pertemuan pertama mereka yang tidak di sengaja. Siapa Arleta sebenarnya? Ikuti kisahnya dalam novel ini.”
1 Bab 1 Gadis Asing2 Bab 2 Penyelamatan3 Bab 3 Diabaikan4 Bab 4 Makin penasaran5 Bab 5 Gosip6 Bab 6 Teringat kembali7 Bab 7 Jaga pagi8 Bab 8 Mencari Informasi9 Bab 9 Haters Arletta10 Bab 10 Kecerobohan membawa petaka11 Bab 11 Sok Akrab12 Bab 12 Kang photo atau kang modus 13 Bab 13 Keberadaan yang diketahui14 Bab 14 Pintar Menjawab15 Bab 15 Kang photo nggak waras16 Bab 16 Pantang Menyerah17 Bab 17 Mukbang Live18 Bab 18 Pria omong besar19 Bab 19 Dua pria dalam sehari20 Bab 20 Masih dua pria21 Bab 21 Karma untuk Kang Photo22 Bab 22 Mulai nyaman23 Bab 23 Makin mengenal24 Bab 24 Rahasia kecil Arkana25 Bab 25 Yakin sakit 26 Bab 26 Info dari Haikal27 Bab 27 Hantu atau bukan28 Bab 28 Kemarahan Arletta29 Bab 29 Arletta yang kejam30 Bab 30 Hantu masa lalu31 Bab 31 Hantu masa lalu(2)32 Bab 32 Hantu masa lalu (3)33 Bab 33 Sia-sia belaka34 Bab 34 Salah pahamkah 35 Bab 35 Ada apa dengan Arletta36 Bab 36 Elkava dan Karmilla37 Bab 37 Tantangan Elkava38 Bab 38 Aneh39 Bab 39 Permulaan40 Bab 40 Panik41 Bab 41 Mungkinkah42 Bab 42 Kembali ke mode awal43 Bab 43 Patah hati44 Bab 44 yang sebenarnya45 Bab 45 Masih abai46 Bab 46 Arkana memang gila47 Bab 47 Masih menghindari48 Bab 48 Menggila49 Bab 49 Tak ingin percaya50 Bab 50 Kejadian sebenanya51 Bab 51 Meminta kesempatan52 Bab 52 Arletta yang sadis53 Bab 53 Meyakinkan54 Bab 54 54. Keputusan Arkana55 Bab 55 Simpul Misteri