icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Jerat Pesona Ayah Anakku

Jerat Pesona Ayah Anakku

icon

Bab 1 Membangunkan Singa Buas

Jumlah Kata:1013    |    Dirilis Pada: 19/01/2024

gh

, Kara berupaya bangkit. Ia mengerjap beberapa saat melihat sekitar yang terasa asing, hingga sedetik kemudian ked

gh

pa dia? Kenapa dia bisa tertidur di

rr

adis tersebut se

Kara dikejutkan dengan hal lain. Sang ayah menelepon,

imana ekspresi ayahnya nanti ketika mengetahui dirinya yang sedang ber

Kara sudah mengecewakan Bapak!" l

ing dengan semakin nyatanya mimpi buruk yang ada di hadapannya. Ia sama sekali tak menyangka, b

i itu, dengan senang hati aku akan mengabulkannya!" ujar suar

akannya. Bayangan itu, entah kenapa masih terasa sangat nyata. Kara benar-benar masih

rpesta teman-temannya, semua kejadian ini pa

bukan lelaki baik, karena telah memanfaatkan keadaanmu

matanya, dan beranjak. Namun sayang, pergerakan yang dibuatnya itu malah membuat seseorang yang tak diharapkan bangun. Kedua netra lela

n dariku, lalu sekarang kau mau pergi begitu saja? Heumm?" tanya

jam dan sedikit sayu, cukup membuat Kara mengatupkan bibirnya ketakutan. Hingga perlahan, degup

lahan! Tidak seharusnya aku di sini!" lirihnya t

nahan isak tangis, dan menghindar dari lelaki yang ada di atasnya. Namun sayang, semua usahanya itu namp

begitu saja dariku?" bisik

n, lepask

an meraup bibir merahnya lebih dulu. Lelaki tersebut terus menyesapnya tanpa jeda, seolah sed

upan seorang Barra Piterson! Dan kau tidak akan bisa keluar begitu saja, tanpa aku biarkan!

gh

tah di mana persisnya, akan tetapi yang jelas nama tersebu

erak menyesap lembut bibir menggoda yang ada di hadapannya. Ia benar-benar terus melakukannya

bagai pahatan sempurna yang menggambarkan tokoh para dewa, akan te

iar dibandingkan yang cengeng seperti ini!" titah Barra semaki

harus pulang! Bapa

ukan semua yang diinginkannya. Segala pemberontakannya bagai angin belaka. Lelaki itu se

egitu saja dengan aktingmu? Heumm?" geram lelaki itu se

kapmu berubah, seolah aku yang sudah memaksamu lebih dulu? Mimpi apa yang telah merubahmu seper

hitam Kara secara bergantian. Ia seketika merasa aneh, hingga setelahnya salah

untuk merusak nama baikku? Siapa namamu? Dan siap

gh

! Ka

rahnya mendidih, hingga membuat rahang tegasnya mengeras. Namun ketika hendak mencengkram kembali

erak cepat meraih beberapa pakaiannya yang tercecer di atas lantai. Ia langsung membawanya

ak

Kara meringis kesakitan, hingga sedetik kemudian dirinya merasa melayang ke ud

lah berbuat apa saja semalam? Kau sudah berhasil membangunkan singa buas ya

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 Membangunkan Singa Buas2 Bab 2 Derita3 Bab 3 Malaikat Kecil yang Sempat Tak Diharapkan4 Bab 4 Pertemuan yang Tak Disangka5 Bab 5 Apa Alasanmu 6 Bab 6 Takut Dilupakan7 Bab 7 Perdebatan dan Tawaran8 Bab 8 Kesempatan Dalam Kesempitan9 Bab 9 Selangkah Lebih Maju10 Bab 10 Surat Cinta11 Bab 11 Larangan dan Rindu 12 Bab 12 Dekapan Hangat di Malam Hari 13 Bab 13 Ikatan Batin14 Bab 14 Siapa yang Paling Tampan 15 Bab 15 Tak Sesuai Rencana16 Bab 16 Ketakutan Kara17 Bab 17 Haruskah Aku Mundur 18 Bab 18 Permohonan Barra19 Bab 19 Saling Memantapkan Hati20 Bab 20 Pemotretan Pertama21 Bab 21 Hari Sial Clarissa22 Bab 22 Permintaan Arka23 Bab 23 Seperti Keluarga Bahagia24 Bab 24 Harapan dan Kenyataan25 Bab 25 Janji Untuk Berjuang26 Bab 26 Pertemuan Pertama27 Bab 27 Penolakan Keras28 Bab 28 Teman Lama29 Bab 29 Kecurigaan Avaline30 Bab 30 Sebuah Ultimatum Keras31 Bab 31 Siapa yang Akan Menyerah 32 Bab 32 Bukan yang Diharapkan33 Bab 33 Mana Janjimu yang Dulu 34 Bab 34 Kunci Sebuah Hubungan35 Bab 35 Cemburunya Arka36 Bab 36 Menuntut Penjelasan37 Bab 37 Ungkapan Cinta38 Bab 38 Salah Tingkah 39 Bab 39 Saling Terbuai40 Bab 40 Dongeng Pengantar Tidur41 Bab 41 Bekas Orang Lain42 Bab 42 Perdebatan yang Tak Kunjung Usai43 Bab 43 Dunia yang Sempit44 Bab 44 Seperti Rumah45 Bab 45 Ikuti Mereka Terus!46 Bab 46 Aku Bukan Wanita Jalang, Bu!47 Bab 47 Rencana Cadangan48 Bab 48 Kekhawatiran Kara49 Bab 49 Keputusan Jack50 Bab 50 Cemburu51 Bab 51 Pilihan 52 Bab 52 Dia Bahagia Bersamaku!53 Bab 53 Gagal!54 Bab 54 Mengusut Tuntas55 Bab 55 Merasa Tersentuh 56 Bab 56 Melerai Keributan57 Bab 57 Perubahan Sikap Avaline 58 Bab 58 Ketakutan Clarissa 59 Bab 59 Tidak Becus!60 Bab 60 Sebuah Tamparan Keras 61 Bab 61 Mengorbankan Semuanya 62 Bab 62 Hilang Tanpa Kabar 63 Bab 63 Serahkan Padaku Sebuah Bukti 64 Bab 64 Sakit Ditinggalkan65 Bab 65 Masih Tak Percaya 66 Bab 66 Tuduhan Tak Berdasar 67 Bab 67 Pusingnya Avaline68 Bab 68 Permainan Drama69 Bab 69 Terkecoh70 Bab 70 Melewatkan yang Berharga 71 Bab 71 Terpaksa Menerima72 Bab 72 Kehilangan Jejak73 Bab 73 Nomor Tidak Dikenal74 Bab 74 Semakin Mengerucut 75 Bab 75 Mempercepat Semuanya 76 Bab 76 Ini Semua Demi Kebaikan Anakku!77 Bab 77 Berpaling 78 Bab 78 Meminta Jawaban Kembali 79 Bab 79 Aku Masih Belum Percaya!80 Bab 80 Tak Mudah81 Bab 81 Sambutan Hangat 82 Bab 82 Berbeda 83 Bab 83 Merasa Asing 84 Bab 84 Om Baik yang Jahat 85 Bab 85 Jangan Coba-coba Menghasut Anakku, Barra!86 Bab 86 Dia Bukan Suami Saya, Pak!87 Bab 87 Minta Maaf yang Mudah88 Bab 88 Dalang Sebenarnya 89 Bab 89 Tidak Sepenuhnya Selesai 90 Bab 90 Hak Arka91 Bab 91 Biar Aku yang Mengurusnya!92 Bab 92 Cukup Buktikan Saja!93 Bab 93 Balasan Atas Keegoisan 94 Bab 94 Mengawasi Secara Langsung 95 Bab 95 Bukan Itu Tujuanku Sekarang!96 Bab 96 Berbicara Baik-baik 97 Bab 97 Kebenaran yang Ditakutkan 98 Bab 98 Siapa yang Memutarbalikkan Fakta 99 Bab 99 Kesepakatan Awal100 Bab 100 Keresahan Kara