icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Rasa Sakit Yang Sama

Rasa Sakit Yang Sama

icon

Bab 1 Pulang Kampung

Jumlah Kata:1035    |    Dirilis Pada: 13/01/2024

tempatnya merantau selama ini. Sudah berkali-kali ia membujuk orang tuanya pindah ke kota,

ia mengajak dua anak kecil, N

Pak," ucap Dara seti

terbuka kacanya. Tangan Shaka terlepas dari genggaman Dara. Dia berlari-lari sambil mene

sekitarnya sepi. Andai datangnya lebih pagi atau sedikit sore pasti

k rumah dari dalam. Terlihat handle pi

sedikit basah tadi di daster yang beliau kenakan. Setelah itu beliau menerima uluran tangan sang p

at video call pun Dara tidak mengatakan kalau akan pulang. Biasanya Dara akan pulang saat h

sama Mbah," titahnya pada ana

cium punggung tangannya. Sedangkan Shaka terl

ya ibunya sambil menerima u

ya Bu. Sepertinya mereka

pa Nduk," ucap Bu Maisaroh

masuk. Setelah memasuki ruangan, Nindy dan Shaka segera duduk di kursi ka

ri anyaman rotan. Setelah duduk Nindy terdiam sedangkan S

takkan tas yang berisi beberapa potong pakaian untuk mereka bertiga.

l dulu," katanya seraya mendaratkan

buran di sini?" ta

sambil mengangguk.

saroh datang sambil membawa nampan yang

anya Bu Maisaroh seraya meletakkan

olah bertanya tentang

bisa panggil Mbah," seol

. Mulai dari kakak dulu ya,". peri

y, Anindya Wardhani. Umur s

alkan diri, Shaka pun lang

dra, Mbah. Saya sudah sekolah

rsenyum sambil mengacak rambut si kecil. Setel

h. "Kalian pasti capek kan? Ayo sekali

t Dara mengangguk, keduanya langsung mengambil gelas yang ada didepannya.

amuala

ar. Bu Maisaroh segera bangkit

gan dorongan pela

a halnya dengan sang istri, Pak Abdullah jug

g ayah. Diraihnya tangan tua itu

haka. Dua bocah itu segera meletakkan gelas yang sedari tadi

langsung menoleh ke arah anak ke

engan Pak Abdul karena posisi S

Shaka," sapa Shaka de

eser dan Nindy melangkah mendekat. Dia

Anin,

nang. Dia berharap kalau mereka benar

seorang cucu. Tapi sang putri tidak mau menikah. Dia juga s

hal itu. Ada kejadian naas yang membua

eka juga paham bagaimana kejadian naas i

epuluh tahun yang lalu memang tidak bisa mereka lupakan. Apalagi untuk Dara. Dia mengala

merayakan kelulusan. Dia diculik dan dilecehkan hingga tak sad

saran. Rumah tempat kejadian perkara telah lama ditinggal

itu. Ada yang menduga kalau itu suara makhlu

n terguncang. Dia tidak mau bertemu dengan siapa pun kecuali ayah ibunya. Sering kali dia mencoba mengakh

ya. Dukungan dari orang tuanya membuat wanita itu lebih semangat berjuang, berubah menjadi diri yang lebih baik. Dia me

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Rasa Sakit Yang Sama
Rasa Sakit Yang Sama
“Karena trauma dengan masa lalu yang kelam membuat Dara Ayra memutuskan untuk tidak menikah. Perbuatan jahat seseorang yang hampir membuatnya gila. Dan disaat seseorang dari masa lalunya muncul yang membuat Dara merasa bimbang kembali. Cinta pertamanya yang dulu meninggalkannya sendiri di kala masa beratnya. Ditambah saat ini pimpinan dari tempat dia bekerja yang juga menaruh hati padanya Bisakah Dara melupakan kenangan pahit didalam hidupnya? Lalu menentukan dan memilih seseorang untuk menemani menjalani hidupnya dimasa depan.”
1 Bab 1 Pulang Kampung 2 Bab 2 Membujuk Dara Kembali 3 Bab 3 Kemunculan Dafi 4 Bab 4 Membujuk Bapak Dan Ibu 5 Bab 5 Dafi Dan Shaka 6 Bab 6 Hanya Bunda Shaka 7 Bab 7 Tuduhan Pelakor 8 Bab 8 Kedatangan Aidin 9 Bab 9 Dua Pria 10 Bab 10 Persaingan 11 Bab 11 Perdebatan 12 Bab 12 Kembali Ke Kota 13 Bab 13 Pillow Talk 14 Bab 14 Sepi 15 Bab 15 Gosip 16 Bab 16 Karena Dafi 17 Bab 17 Kisah Kelam 18 Bab 18 Abishaka 19 Bab 19 Membujuk Shaka 20 Bab 20 Tentang Aidin 21 Bab 21 Tentang Aidin 222 Bab 22 Bu Indira 23 Bab 23 Salah Paham 24 Bab 24 Biar Mereka Senang 25 Bab 25 Pesawat Kertas 26 Bab 26 Lupakan Kenanga27 Bab 27 Penasaran 28 Bab 28 Ikhlas 29 Bab 29 Ide Dafi 30 Bab 30 Lupa31 Bab 31 Mata Genit 32 Bab 32 Pilihan Berbeda 33 Bab 33 Lamaran 34 Bab 34 Jalan-jalan 35 Bab 35 Bukan Kencan 36 Bab 36 Pengintip 37 Bab 37 Terjadi Lagi 38 Bab 38 Salah39 Bab 39 Kecewa 40 Bab 40 Berkas Yang Hilang 41 Bab 41 Lamaran 242 Bab 42 Kisah Dara43 Bab 43 Adik Dara44 Bab 44 Demi Aya 45 Bab 45 Pesan Singkat