icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

PENGANTIN TITIPAN

Bab 5 Pernikahan

Jumlah Kata:950    |    Dirilis Pada: 06/01/2024

nggir Kota Bekasi. Ayah menyambut aku

nya Kak Mirna sembar

! Suamimu gak ikut?" tanya ayah d

ncoba mengukir sebuah senyuman di bibir. Ayah men

Yah. Nanti dia nyusul, kok. Tenang aja,

sepatu waktu itu. Sejak menikah dengan Mas Andri dua tahun lalu, dia tidak lagi bekerja. Mas And

ah, aku hanya mengajar mengaji anak-anak TPA di kampung bersama teman-teman remaja masjid.

*

bisa menerka reaksi ayah atas informasi yang baru saja kami sampaikan. Acara akad dan resepsi perni

pejam sejenak, kemudian menarik napas dalam-dalam dan mengembuskannya perlahan. "Mila ... p

gangguk

rnikahan ini." Beliau bangk

"aku tetap akan menikah dengan Bang Aldin." Kuta

apku lekat.

harus menghadapi semua.

in-main, tahu, 'kan?" Aya

ku akan jalani pernikahan ini d

pa yang ada di mataku. Maaf, Yah. Mila membuat

melipat bibir, kemudian berlalu masuk ke kamarnya. Sungguh

umah menyatakan bahwa ia serius. Ia bilang akan meyakink

dia kembali berkeras karena aku juga didesak keadaan untuk segera memberi jawaban terhadap lamaran M

yarkan kecamuk di pikiran. "Kita

orinya ... dan kami lalu m

*

helatan resepsi pernikahan sederhana telah usai. Walaupun ada sedikit kericuhan kecil di antara warga kampung ketika kami harus mera

ngah jam sebelum akad nikah. Jadi, ayah dan dia belum sempat bercerita banyak. D

sembuh dari demam, Pak. Jadi, terpaksa s

tidak ditunjukkan di depan ayah. Di

uami Kak Mirna-yang ditanya oleh ayah. Pria berumur empat puluhan itu

Saya juga sempat ketinggalan bis," jawab M

enantunya itu. "Mirna, kasih suamimu mak

Sepasang suami-istri itu pu

apa kamu, Aldin?

tidak dikenal? Dan aku tidak tahu apa-apa tentang dia selain nama dan status duda beranak satunya. Mila ... kau m

bisnis property da

k pelan, "oh ya, panggil ayah aj

ngguk. Wajahnya terlihat wise

ti

ia tampan. Akan tetapi men

memang belum larut, masih pukul 21.05. Akan tetapi, tubuhku terasa c

sti shalat sunnah pernikahan.

din berpandangan. "Be–

a SMP ketika itu. Saat itu Kak Mirna sudah dua tahunan ikut temannya bekerja di kota. Ya, jarak umurku dengan Kak Mirna cukup jauh, yaitu

Kalau memang sudah capek, ist

knya. Kemudian dia melangkah

berdesir meneri

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
PENGANTIN TITIPAN
PENGANTIN TITIPAN
“Kamila, gadis muda yang cantik dan lugu jatuh cinta kepada Dion Sugara, seorang mahasiswa yang tengah melaksanakan kegiatan KKN di kampungnya. Dion melamarnya tanpa sepengetahuan kedua orang tua. Ternyata mereka tidak direstui. Persiapan pernikahan sudah hampir rampung oleh ayah Kamila. Akan tetapi, Dion malah membawa Aldin Nabastala untuk menggantikan dirinya menikahi sang gadis. Lelaki itu berencana menitipkan gadisnya kepada duda beranak satu tersebut untuk beberapa waktu. Kamila akhirnya menerima demi menjaga nama baik keluarga. Ia tidak mau sang ayah menerima rasa malu karena kegagalan pernikahan sang anak. Gadis cantik ini pun terjebak di dalam pernikahan bersama Aldin. Sementara hatinya masih bersama Dion. Rasa mulai tumbuh di hati Aldin kepada Kamila si gadis shaliha. Apakah pria itu akan menyerahkan sang istri kembali kepada kekasihnya, sementara benih-benih cinta telah muncul?”