icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Menyerah atau bertahan

Bab 5 Kirim doa

Jumlah Kata:1056    |    Dirilis Pada: 20/12/2023

b

di ada kan di Musala depan rumahku. Sedang kan Ivan, mencetak buku yasin untuk di beri kan

u, kok pulang dari pasar b

Kenapa belanjaamu ban

arena hendak masak nasi berkat, untuk di bagikan ke t

ana, jangan di rum

" jawabku t

pot. Kirim doa saja s

lagi. Cari aman saja, dari pada di bu

berisi makanan, pada anggota pengajian. Sebagai ucapan terima kasih karena telah mend

juk hati. Apalagi hati ini masih bersedih karena kepergian Ibu. Aku mengerjakan semuanya sen

**

kus dan memasukkan makanan, ke dalam kotak nasi. Tak lama terdengar

amuala

aikum

sodaranya. Mereka menenteng kotak di tangannya. Setelah be

mbahan makanan, saat pengajian nanti," ucapnya

lu, kakak sudah selesai masak ini. Setelah maka

kue, untuk di bawa ke Musala. Karena sebentar lagi pengajian akan di gelar. Tepat jam dua siang pen

ap salatmu. Hanya doa anak yang soleh yang sampai padanya. Apabila engkau mempun

uk di depanku. Hanya doa di setiap salat yang bisa ku ber

pada semua anggota pengajian. Sebagai ucapan terima kasihku pada mereka. Untuk Pak Ustad ku berikan bungkusan dan sebuah

h, semoga ber

ami

**

pengajian. Alhamdulillah, hampir semua anggota pengajian datang untuk mengirimkan d

dengan orang lain. Dari pada dengan saudara sendiri. Karena dengan saudara sendiri malah mereka tak peduli seo

uduk di ruang tamu. Hari ini ia tak perg

ualaikum

m." jawabnya,

sedang fokus

belahnya melepas lelah. Tak

orang kaya itu, tak datang saat

an datang, bertanya atau mengucapkan lewat

penjelasan ku. Biasa lah manusia, saat punya wa

bangan dari penga

ntuk belanja tadi pagi," ucapku ketus. Ia p

da tiga orang tetangga yang tak datang ke pengajian tadi. Ku ajak duduk di teras rumah

Ibuku. Ketika hendak berpamitan, mereka menyelipkan amplop ke tanganku. "Alhamdulilla

kembali dan

g?" nah benarkan Bang Ben

ezekinya padaku. Niatnya isi amplop ini akan aku infak kan ke

**

angkot. Tapi tak apalah hemat ongkos, pikirku. Kadang Sinta merasa sedih, karena hampir semua temannya di antar jemput. Ingin seperti mereka, ucapnya padaku. Karena sekolahnya ini lu

buka bengkel itu cepat atau lama. Awalnya aku tak curiga. Selesai mengantar Si

i, kok enak ya. Pake udang

sama anaknya. Ia menumpang di rumah kakaknya. Jadi setiap pagi, mereka membuka us

isa ketemu," ta

. Suami si Lili itu dulu temanku juga. Tapi

mu dengan temannya itu. Sedangkan ia baru sekali mengantar Sinta ke sekol

mbung

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Menyerah atau bertahan
Menyerah atau bertahan
“Nayla seorang ibu rumah, punya anak tiga. Ia terlalu sakit hati dengan sikap kasar suami yang tak menghargai keluarganya. Sedikit pun sang suami tak pernah mendengarkan pendapatnya. Ia hanya bisa membatin di dalam hati, tanpa berani membantah. Hingga suatu hari sang Ibu di panggil oleh Tuhan, Nayla tak sempat mengurus ibunya di saat terakhir ia terbaring tak berdaya. Betapa hancur hati saat menyaksikan kenyataan ini. Semua penyesalan tak akan mengembalikan keadaan seperti semula. Puncaknya saat hatinya masih berduka atas kepergiaan sang Ibu, Beni sang suami, tega berbuat curang di belakangnya. Ia menjalin hubungan lagi dan berselingkuh dengan mantan pacarnya. Nayla pergi meninggalkan Beni dengan membawa ketiga anaknya. Karena sikap kasar dan tak menghargai itu, akankah Nayla bisa membalas semua perbuatan Beni terhadapnya? Mampukah ia bertahan demi ketiga anaknya yang masih membutuhkan figur seorang ayah? Silakan ikuti terus cinta Nayla dan Beni hingga selesai. Untuk pembaca tersayang, jangan lupa tinggalkan like, komen dan ratenya ya. Terima kasih.”
1 Bab 1 Ibu, maafkan anakmu2 Bab 2 Bertemu Ibu3 Bab 3 Saat terakhir bersama Ibu4 Bab 4 Ibu telah tiada5 Bab 5 Kirim doa6 Bab 6 Kenapa dengan Ibu angkat7 Bab 7 Bertemu rival8 Bab 8 Rencana berlibur9 Bab 9 Mengenal keluarga Rani10 Bab 10 Rani mencari perhatian11 Bab 11 Bingkisan12 Bab 12 Rahasia yang terungkap13 Bab 13 Pilih aku atau dia14 Bab 14 Beni kualat15 Bab 15 Pulang ke rumah Bapak16 Bab 16 Cerita masa lalu17 Bab 17 Tamu mencari Nayla18 Bab 18 Penasaran19 Bab 19 Bertahan20 Bab 20 Mengakui kesalahan21 Bab 21 Kebersamaan22 Bab 22 Bersembunyi23 Bab 23 Tamu mengagetkan24 Bab 24 Tetap tenang25 Bab 25 Pelajaran berharga26 Bab 26 Fans gelap27 Bab 27 Wisuda online28 Bab 28 Syukuran wisuda29 Bab 29 Mulai bekerja30 Bab 30 Berubah lebih baik