icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon
Ritual Birahi Digunung Keramat

Ritual Birahi Digunung Keramat

Penulis: Juliana
icon

Bab 1 Part 1. RITUAL PERTAMA MELEPAS PERJAKA

Jumlah Kata:1718    |    Dirilis Pada: 05/12/2023

OL

kan ritual Sex di Gunung Kemukus. Hingga akhirnya Ritual yang mereka lakukan justru membuka sebuah rahasia yang tertutup rapat selama

lah sex. Tanpa disadarinya, justru ritual membuat hidupnya berubah 180%. Sebuah teka teki kematian ayahn

empunyai anak. Di Gunung Kemukus justru dia bertemu dengan pria yang diam diam dicintainya, hingga akhirnya mereka melakukan ritual bersama. Ritual yang sangat diimpikannya bis

us agarr cepat kaya sehingga atas bujukan suaminya dia melakukan Ritual Sex di Gunung Kemukus. Dan pria yang dipilih untuk menjadi pasangan ritualn

gga akhirnya dia mendapatkan petunjuk lewat mimpinya untuk melakukan ritual sex di Gunung Kemukus yang mempertemukannya dengan Ujang. Pertemuan yang merubah hidupnya, ada cinta

dikinya. Misteri yang justru melibatkan keponakanny Ujang dalam pusaran konflik yang sepertinya tidak pernah

ang tuanya. Pertemuannya dengan Ujang justru membuatnya menghadapi masalah baru. Dia jatuh cinta pada pria yang baru dikenalny

dan rela menyerahkan keperawanannya kepada Ujang karena ingin membalas perbuatan ib

untuk mencari Gobang, justru bertemu dengan Ujang yang wajahnya sangat mirip

ati, ayah dari Ujang. Seorang perem

dari Bi Narsih orang yang dian

==========================*

mi meneruskan perjalanan menggunakan becak ke terminal bus. Ternyata perj

di dalam bus tidak ber AC sehingga jendela harus dibuka l

jawab Mbak Wati yang terlihat lelah namun tetap terlihat bersemangat. S

hat matanya yang letih tapi

k Wati dengan senyum manisnya. Senyum yang tidak

ksud, Mbak Wati. Saat bus mulai keluar terminal, kantukku sema

ta Mbak Wati sambil membangunkanku. Dengan m

kaca mobil, walau aku sebenarnya tidak mengena

ta Mbak Wati memberikan botol mineral yang isinya tingg

tas tas yang berisi pakaian kami, sudah seharusnya aku membawa semua tas

h Mbak Wati yang terus berjalan ke arah pintu depan dan aku tidak perlu mewakili

kemarin sore duduk saja." kata Mbak Wati saat kami sud

ju, berjalan bisa mengendor

gan halus. Berjalan sambil bergandengan tangan dengan seorang wanita cantik sangatlah berbeda rasanya, ada

wadung Kedung Ombo yang dibangun pada tahun 1985 h

n 37 desa, 7

u Sragen , Boyo

keluarga kehil

mbangunan

ami masih busa berjalan ke Gunung Kemukus tanpa menggunakan perahu, sekaran

ng Kemukus yang berupa tanah yang lebih tinggi dari pada kir

lebih satu kilo meter." jawab Mbak Wati mengusap keningnya yang berkeringa

u gerbang Gunung kemukus, Mbak Wati segera membeli tiket masuk yang aku lupa berapa harga

milik warung yang menyambut kami dengan mata berbinar. S

memasuki loket, sepanjang jalan berjajar warung warung yang terlihat sepi pembeli. Berbeda dengan te

berapa kali kesini ? Makannya juga, ggak?" tanya pemilik warung membombardir dengan b

. Masih ada kamar kosong, Bu? "Tanya Mbak Wati sambil menoleh ke arahku kar

warung sambil menyuguhkan kopi dan teh manis ke hadapan kami. Dia kembali menyiapkan nasi dan l

r berdinding triplek yang berjejer. Kami memilih kamar paling pojok agar tidak terganggu oleh pengunjung lain. Kamar

aling berdempetan membuat jantungku berdebar kencang, inilah pertama kali aku berada di kamar hanya berduaan dengan seorang wani

di dulu?" tanya Mbak Wati sambil memeluk

up. Payudara Mbak Wati ter

ererat pelukannya, bahkan wajahnya menempel pada wajahku

a melakukannya. Pikiranku kosong tidak tahu apa yang harus aku lakukan, aku hanya bisa berhar

edikit kecewa dengan keputusannya padahal aku sudah sangat ingin merasakannya, hal yang selalu dibanggakan oleh teman temanku yang sudah melepas masa perjakanya. Ya, memang seharusnya sepert

g, tinggal beberapa jam lagi. Aku m

at Mbak Wati langsung keluar kamar tanpa mem

ab Mbak Wati mengingatkanku saat aku mandi di tempat tempat keramat bersama Mang Karta, aku ti

ternyata hanya sebuah sumur di dalam kamar mand, konon di sinilah Dewi Ontrowulan menyucikan diri sebelum akhirnya moksai, Mbak wati membeli kembang, lalu mengajakku ma

ak Wati yang melihatku tegang

sam

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Ritual Birahi Digunung Keramat
Ritual Birahi Digunung Keramat
“"Jang, kamu sudah gak sabar ya?." tanya Mbak Wati setelah mantra selesai kami ucapkan dan melihat mataku yang tidak berkedip. Mbak Wati tiba tiba mendorongku jatuh terlentang. Jantungku berdegup sangat kencang, inilah saat yang aku tunggu, detik detik keperjakaanku menjadi tumbal Ritual di Gunung Keramat. Tumbal yang tidak akan pernah kusesali. Tumbal kenikmatan yang akan membuka pintu surga dunia. Mbak Wati tersenyum menggodaku yang sangat tegang menanti apa yang akan dilakukannya. Seperti seorang wanita nakal, Mbak Wati merangkak di atas tubuhku...”