icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Bekas Luka Ikatan yang Hancur

Bab 4 Cinta Pertamanya

Jumlah Kata:662    |    Dirilis Pada: 16/10/2023

merasakan kesedihan yang luar bias

begitu turun dari pesawat. Semua orang tahu bahwa hati Tris

tiga tahun terakhir, hanya Keluarga Bi

nya. Bahkan jika dia melakukannya sesekali, semua orang m

saat mendapati Sinta berada di dalam mob

a, lalu mengabaikan sopir, segera

erja. Saat ini, yang bisa dia lakukan untuk mengalihkan

udian, Trisna membalas email tersebut dengan singkat seperti

email tersebut dengan kata "Dimengerti

menerima pesan dari Trisna yang berbunyi, "A

a mengatupkan bibir dan mengetik kat

lu melaporkan siapa saja yang dia temui. Namun, dalam dua hari terakhir, dia mengaba

hadiah dari perjalanan bisnisku, tapi aku lupa memberikannya padamu. Had

ab dengan si

ba-tiba Trisna merasa sedikit kesal. Dia bersan

mengetuk pintu dan mengumumka

nta mendengar para karyawan

Pak Trisna barusan, apa dia

li dia menge

rasa dia mirip

hil! Bukankah dia sedang

sna adalah pasan

eorang yang menyadar

nti dan mereka me

alas dengan lesu, "Jam kerja sudah

. Matanya memancarkan semburat merah karena air mata yang tertahan dan hatinya terasa

sna? Mereka belum bercerai. Apakah Trisna sadar bah

ali berlanjut, hanya saja mere

angat mengintimidasi, sama seperti Pak Tr

baru terkejut dan bertanya, "Bu

g menekan ayah Pak Trisna untuk mengadopsinya. Jika

ahu dar

alam di Depar

Sinta orang ya

sang sabuk pengaman. Saat mendongak, dia

ng mengenakan masker dan topi, sedang memeluk lengannya dengan erat dan asyik mengobrol dengannya. Dia sedikit m

, tiba-tiba wanita itu menggunc

rsenyum lembut dan terlihat

ertama Trisna,

ia memilihkan dasi itu untuk merayakan kehadiran calon buah hati mereka.

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
Bekas Luka Ikatan yang Hancur
Bekas Luka Ikatan yang Hancur
“Sinta butuh tiga tahun penuh untuk menyadari bahwa suaminya, Trisna, tidak punya hati. Dia adalah pria terdingin dan paling acuh tak acuh yang pernah dia temui. Pria itu tidak pernah tersenyum padanya, apalagi memperlakukannya seperti istrinya. Lebih buruk lagi, kembalinya wanita yang menjadi cinta pertamanya tidak membawa apa-apa bagi Sinta selain surat cerai. Hati Sinta hancur. Berharap bahwa masih ada kesempatan bagi mereka untuk memperbaiki pernikahan mereka, dia bertanya, "Pertanyaan cepat, Trisna. Apakah kamu masih akan menceraikanku jika aku memberitahumu bahwa aku hamil?" "Tentu saja!" jawabnya. Menyadari bahwa dia tidak bermaksud jahat padanya, Sinta memutuskan untuk melepaskannya. Dia menandatangani perjanjian perceraian sambil berbaring di tempat tidur sakitnya dengan hati yang hancur. Anehnya, itu bukan akhir bagi pasangan itu. Seolah-olah ada penghalang jatuh dari mata Trisna setelah dia menandatangani perjanjian perceraian. Pria yang dulu begitu tidak berperasaan itu merendahkan diri di samping tempat tidurnya dan memohon, "Sinta, aku membuat kesalahan besar. Tolong jangan ceraikan aku. Aku berjanji untuk berubah." Sinta tersenyum lemah, tidak tahu harus berbuat apa ....”