icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

THE LADIES

Bab 3 Ternyata Tidak Mencintai

Jumlah Kata:1022    |    Dirilis Pada: 24/09/2023

bisa Lo kibulin! Salut! Salut, gue! Sumpah dah!" tu

, lewat!" ucapnya, sambil mengibas-ngibaskan sejumlah rup

bahak-bahak. Menertawakan Agnes yang

danya selama ini. Yang menurutnya sangat naif.

mendengar semua perkataan Jameso ya

yang nota bene adalah pria yang sangat dirinya cintai, ternyat

, tidak mencintai Agnes!" c

awab Jameso, penu

anget, Lo! Gila dah, Lo!" Temannya ta

untuk apa? Jika gue tidak bisa menikmati tubuhnya? Jadi gue menikmati

asi Agnes dengan ra

. Tapi semuanya, hanyalah akal-akalan gue saja! Asalkan gue bisa menikmati ua

Bro!" tukas

judi online.Bermain judi sudah menjadi kebiasaan Jameso sejak dirinya masih duduk

punya maksud lain denga

" Temannya, se

menjual Agnes kepada seorang germo yan

erlaluan banget, jika L

patuh ke gue. Gue sangat yakin kali ini, Agnes juga akan menuruti semua

a menangis. Hatinya sangat hancur. Dia ti

es pun keluar dari tempat persembunyianny

beberapa kali temannya memberi kode kepada Jameso untuk berhenti menjelek-jelekkan Agnes. Namun pria itu seakan tak peduli. Dia t

ri mulut Agnes. Menghe

sambil menatap pria itu,

angat kaget saat melihat sang kekasih

encoba meraih tangan Agnes dan mulai merayun

pat Agnes menep

meso! Kita putus!" ucap Agne

tu.Apalagi di tempat itu, juga ada temannya yang ik

engepalkan tangan

ni gue cinta sama Lo?" ketusnya, sam

u! Aku hanya mau uangmu! Ha-ha-ha

olisi sebagai kasus penipuan dan

san hukum pidana. Tahu betul seluk beluk pasal-pasal pidana. Tentu saja dia juga mengetahu

t lihai merayunya. Sehingga tak ada satu pun bukti

aja, Sayang? Kamu kurang b

kalah tajam sambil teru

utuskan hubungan ini." ketus Jameso, lalu mengajak temannya menjauh

tabunganku telah lenyap diambil o

ah dengan gontai. Tak tentu arah hendak ke mana. Uang di dompetnya tida

menyeberang jalan, dan mencoba untuk duduk di halt

kencang. Tepat di depannya. Untung saja pengemudi mobil itu, men

iba saja jatuh pingsan. Tubuh rampingnya sek

lasteran dengan bola mata coklat terang. Sedang menanyakan kepada sa

Tuan Muda. Tapi entah kenapa, dia tib

d yang khawatir, segera keluar dari d

at gadis itu telah jatuh pin

dan tegap. Sejenak tatapan mereka beradu. Agnes dapat melihat mata coklat milik pemuda itu yang sangat teduh. Sedan

!" perintah Edward, sesaat setela

an muda. Mark segera membuk

mpurna di dalam mobil. Edward pun kembali memerintahkan so

epat sedikit!"

pun melajukan mobil lebih kenc

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
THE LADIES
THE LADIES
“Arlyn, Zemi dan Agnes. Ketiganya adalah gadis cantik, pintar dan cerdas. Mereka baru saja lulus kuliah dengan predikat Cum Laude. Langsung diterima bekerja di beberapa perusahaan ternama di Jakarta. Akan tetapi kecerdasan ketiga perempuan itu, tidak serta merta membawa keberuntungan bagi mereka, dalam hal asmara. Malah sebaliknya, mereka selalu mengalami kegagalan dalam bercinta. Dikhianati, diselingkuhi dan di bawa lari uangnya. Dari pengalaman pahit di atas, ketiganya pun bertekad tidak akan mengenal cinta kepada lawan jenis lagi. Mereka akan fokus berkarier dan membangun cita-cita mereka mulai dari sekarang. Sehingga terbitlah sebuah perjanjian yang disepakati oleh ketiganya. No Man, No Cry! Namun apa yang terjadi selanjutnya? Mampukah gadis-gadis itu menepati janji mereka? Ataukah ada diantara ketiganya yang ingkar janji? Plagiarisme melanggar undang-undang hak cipta no. 28 tahun 2014. I dedicate this novel to my genk, THE LADIES.”