icon 0
icon Pengisian Ulang
rightIcon
icon Riwayat Membaca
rightIcon
icon Keluar
rightIcon
icon Unduh Aplikasi
rightIcon

Dewa Perang Terbaik

Bab 9 Kita Lihat saja Nanti

Jumlah Kata:1257    |    Dirilis Pada: 15/09/2023

rjalan agak ke depan den

am ini jenderal sudah ditunggu di acara penggalangan dana kota ini yang diadaka

sudah aku putuskan demikian. Biarkan Bri

Aku sudah memesankan suatu kamar presiden su

itu cuma memil

enderal

aku mendapatkan kamar y

u yang tidak leluasa untuk b

k apa

mengikuti Thomas dan Wilona yang sekarang in

dan Daniel makan malam di ruang tamu kamar mereka ini sementara Thomas dan Jun

ng pemilik butik terkenal di kota Auburn ini, langsung di

baju ini, kak?" tanya Wilona.

temanku. Iya kan, nyonya?" Daniel me

iel, namun karena semua pakaian yang dibeli di butiknya suda

n Daniel yang tidur di ekstra bed. "Kak

na?" Daniel bu

telepon aku dan dia meminta aku

i akal-akalan mamamu. Aku takut kamu

sakan aku untuk menikah dengan Richard lagi tapi dia sungguh-sungguh memi

n memaksa kamu untuk menik

g-hitung aku sudah membantu Mama tapi dengan adanya kakak, aku

mau. Aku memang harus t

i baru teringat sesuatu. "Tapi bagaimana den

engar kabar kalau polisi tidak lagi mencariku bahkan sudah terj

pa info itu

bisa bersamamu dan aku aka

lau aku akan menemani Mama untuk meng

ena itu berarti, dia harus menghadiri acaranya sendiri tapi ota

gan terus dikawal oleh Thomas dan Juno menuju ke t

ka supaya mereka bisa sama-sama datang ke tempat pertemuan dengan Jenderal Be

, Daniel melakukan instruksi-instruksinya

uk bertemu dengan Vanda dan juga Frans, orang tuanya Wil

disiapkan Vanda dan Frans, khususnya Va

dan Kyle, ayahnya untuk menyingkirkan Daniel seperti yang hampir dilakukan

in ada perangkap yang disiapkan tiga orang itu unt

at pertemuan dengan Jenderal Besar Raven itu, Karena di depan sana ada sebuah mobi

ingan untuk menuju ke gedung tempat pertemuan dengan Jenderal Besar Raven. Bebe

enemui Vanda dan Frans yang baru keluar dari mobil mereka. Frans mend

hat. Aku meng Wilona a lihatlah apa yang dilakukan kepada Wilona di panggung pernikahan di

tuju Wilona dipukul oleh Frans pada saat itu, tapi, dia juga dalam dilema kar

Sekarang kita akan bertemu dulu dengan Jender

angat kaget. Dia memegang tangan Wilona dan ber

h muda, singel dan tampan. Aku sangat mengaguminya, ingin bertemu dengannya. Saat mendengar kabar kalau

ayangnya undangan itu hanya untuk 3 orang. Jadi, kamu harus tung

iar aku mencari tiket

sanggup untuk mencarikan undangan untukku padahal tanpa undangan tidak boleh masuk ke tempat itu. Aku baru menghubungi konek

um. "Segala sesuatu

mu boleh ikut kami bertiga. Kalau tidak, kamu harus tinggal

jadi kalau Daniel tidak bisa masuk ke dalam, kamu jangan bilang kalau mama ingin menjauhkan kamu d

. Aku nge

an dia untuk menunggu di luar ka

wkings itu langsung membujuk Daniel. "Daniel, kalau kamu tidak bisa masuk, kamu jangan memaksa, ya? K

i terus bersamamu maka aku akan mencari t

t undangan ini sangat terbatas hanya orang-orang penting di kota ini yang

nyum. "Kita lihat

Buka APP dan Klaim Bonus Anda

Buka
1 Bab 1 1 Penyambutan Besar-Besaran2 Bab 2 Pernikahan Wilona3 Bab 3 Ketakutan di Wajah Wilona4 Bab 4 Tangisan Wilona5 Bab 5 Menyelamatkan Wilona6 Bab 6 Alfonso sangat Murka7 Bab 7 Harusnya Aku Datang Sejak Awal8 Bab 8 Di Dekat Markas Musuh adalah Tempat Paling Aman9 Bab 9 Kita Lihat saja Nanti10 Bab 10 Aku Ragu kalau Jenderal Mengenalmu11 Bab 11 Perintah dari Atasan12 Bab 12 Menyambut sang Jenderal Besar13 Bab 13 13 Mempermalukan si Pembohong14 Bab 14 Hukuman untuk Gary15 Bab 15 Gadis Kecil Penolong16 Bab 16 Kertas Jawaban17 Bab 17 Semoga Kamu bisa Menjawab dengan Benar18 Bab 18 Satu Jawaban Benar19 Bab 19 Dilamar sang Jenderal20 Bab 20 Katakan Siapa Dia21 Bab 21 Diancam Richard22 Bab 22 Richard Ditangkap23 Bab 23 Agen Rahasia Musuh24 Bab 24 Mengejar Agen Rahasia Musuh25 Bab 25 Menghabisi Agen N11026 Bab 26 Jenderal Raven Tidak akan Memaksa27 Bab 27 Kedatangan Seorang Pangeran28 Bab 28 Kelakuan sang Pangeran29 Bab 29 Menyingkirkan William dari Sisi Wilona30 Bab 30 Berusaha Meyakinkan Wilona31 Bab 31 Geng Kapak32 Bab 32 Pemandangan yang Tidak Menakutkan33 Bab 33 Satu Lawan Lima Ratus34 Bab 34 Senjata Makan Tuan35 Bab 35 Memalsukan Peristiwa36 Bab 36 Pencuri Data Intelijen37 Bab 37 Serangan Tiba-tiba38 Bab 38 Dikejar Dua Pengawal39 Bab 39 Mengejar si Hacker40 Bab 40 Sang Hacker41 Bab 41 Hacker Bernama Suzane42 Bab 42 Rencana Menolong Orang43 Bab 43 Agen 00744 Bab 44 Kecelakaan Massal45 Bab 45 Kedatangan Drone-Drone Musuh46 Bab 46 Ancaman itu sangatlah Nyata47 Bab 47 Melawan Pesawat Tempur Musuh48 Bab 48 Pintu Perbatasan Terkunci49 Bab 49 Perang Hampir Terjadi50 Bab 50 Berlindung di Pos Penjagaan Perbatasan51 Bab 51 Melawan dengan RPG52 Bab 52 Akses Sampai ke Komando Tertinggi53 Bab 53 Membicarakan Sebuah Hal Penting54 Bab 54 Harus Gerak Cepat55 Bab 55 Lamaran Diterima. Tapi... 56 Bab 56 Berebut Meja57 Bab 57 Istri yang Dipermalukan58 Bab 58 Aku mencintaimu59 Bab 59 Naikkan Penawaranmu60 Bab 60 Terompet Ungu61 Bab 61 Papa yang Sakit62 Bab 62 Mengkhawatirkan Wilona63 Bab 63 Menolong Wilona64 Bab 64 Kencan di Atas Motor65 Bab 65 Kencan di Kota Tua66 Bab 66 Bertemu Orang Sombong67 Bab 67 Hukuman untuk Orang Sombong68 Bab 68 Meja dan Makan Gratis69 Bab 69 Bibir Perawan70 Bab 70 Jikan Yo Tomare71 Bab 71 Pengkhianatan di Masa Lalu72 Bab 72 Tekanan pada Perdana Menteri73 Bab 73 Melindungi Saksi74 Bab 74 Melindungi Putri Jenderal75 Bab 75 Demo untuk Jenderal Hernandez76 Bab 76 Keputusan Terbaik di Hidupku77 Bab 77 Tender Proyek Dibuka untuk Wilona78 Bab 78 Membalas dengan Elegan79 Bab 79 Arsitek Nomor Satu di Kawasan Timur80 Bab 80 Dapat Proyek tapi Dimarahi Ayah81 Bab 81 Operasi Menolong Jenderal Hernandez82 Bab 82 Ruang Kepala Rumah Tahanan83 Bab 83 Aku Tidak Pernah Melepaskan 84 Bab 84 Bersiap untuk Melompat85 Bab 85 Penumpang Gelap